alexametrics
24.6 C
Mojokerto
Tuesday, May 17, 2022

Lomba Logo City Branding Diikuti Desainer Batam dan Sumatera

MOJOKERTO – Nama Kota Mojokerto rupanya sudah dikenal hingga seantero Indonesia. Itu terlihat dari banyaknya peserta lomba City Branding Kota Mojokerto yang digelar Pemkot Mojokerto.

Sejak dibuka pendaftaran bulan Juli lalu hingga awal Agustus ini, tak kurang dari 200 peserta ikut ambil bagian dalam lomba logo dan slogan City Branding Kota Mojokerto. Asal pesertanya pun bervariasi dan dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, warga dari Sumatera dan Batam ikut beradu konsep dalam lomba ini.

“Dari publikasi lewat media, lomba ini diikuti banyak peserta dan dari berbagai daerah,” ungkap Ari Yuda, panitia lomba City Branding, ditemui selepas pertemuan CSR Kota Mojokerto, Rabu (9/8). Dia mengatakan, dari 200 peserta yang mengirimkan karyanya akan dilakukan penyaringan/seleksi lebih lanjut.

Baca Juga :  Honda Civic LX, Pelopor Mobil Berjiwa Sporty

Menurutnya, besok panitia akan menyaring lagi peserta yang mengirimkan karya. Dari 200 peserta sudah diseleksi hingga 10 nominator. Kesepuluh nominator terbaik ini berhak mengikuti tes wawancara dan pemaparan dihadapan dewan juri. “Besok (hari ini), 10 nominator akan memaparkan karyanya dihadapan dewan juri. Dari situ akan dipilih karya-karya terbaik,” sambung Ari.

Nantinya, pada tanggal 15 Agustus 2017, panitia lomba akan mengumumkan para pemenang lomba City Branding. Tempatnya di Sunrise Mal, di Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto. Lomba ini bertujuan membangun citra Kota Mojokerto yang mencerminkan identitas, sejarah, budaya, dan gaya hidup dengan tetap berpedoman pada visi Kota Mojokerto. ”Yakni, terwujudnya Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral,” kata Ari.

Baca Juga :  Mojokerto Full of Majapahit Greatness Jadi Brand Baru Kabupaten

Sekretaris Bappeko ini menambahkan, batasan tema logo dan slogan lomba adalah seluruh wilayah Kota Mojokerto, yang terdiri dari 3 kecamatan dan 18 kelurahan. Selain itu, karya/produk yang harus dihasilkan oleh peserta lomba adalah logo dan slogan yang merupakan satu-kesatuan dan dilampiri diskripsi atau penjelasan pesan yang disampaikan dalam logo dan slogan tersebut.

 

MOJOKERTO – Nama Kota Mojokerto rupanya sudah dikenal hingga seantero Indonesia. Itu terlihat dari banyaknya peserta lomba City Branding Kota Mojokerto yang digelar Pemkot Mojokerto.

Sejak dibuka pendaftaran bulan Juli lalu hingga awal Agustus ini, tak kurang dari 200 peserta ikut ambil bagian dalam lomba logo dan slogan City Branding Kota Mojokerto. Asal pesertanya pun bervariasi dan dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, warga dari Sumatera dan Batam ikut beradu konsep dalam lomba ini.

“Dari publikasi lewat media, lomba ini diikuti banyak peserta dan dari berbagai daerah,” ungkap Ari Yuda, panitia lomba City Branding, ditemui selepas pertemuan CSR Kota Mojokerto, Rabu (9/8). Dia mengatakan, dari 200 peserta yang mengirimkan karyanya akan dilakukan penyaringan/seleksi lebih lanjut.

Baca Juga :  Honda Civic LX, Pelopor Mobil Berjiwa Sporty

Menurutnya, besok panitia akan menyaring lagi peserta yang mengirimkan karya. Dari 200 peserta sudah diseleksi hingga 10 nominator. Kesepuluh nominator terbaik ini berhak mengikuti tes wawancara dan pemaparan dihadapan dewan juri. “Besok (hari ini), 10 nominator akan memaparkan karyanya dihadapan dewan juri. Dari situ akan dipilih karya-karya terbaik,” sambung Ari.

- Advertisement -

Nantinya, pada tanggal 15 Agustus 2017, panitia lomba akan mengumumkan para pemenang lomba City Branding. Tempatnya di Sunrise Mal, di Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto. Lomba ini bertujuan membangun citra Kota Mojokerto yang mencerminkan identitas, sejarah, budaya, dan gaya hidup dengan tetap berpedoman pada visi Kota Mojokerto. ”Yakni, terwujudnya Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral,” kata Ari.

Baca Juga :  Sarat Permainan Pemodal

Sekretaris Bappeko ini menambahkan, batasan tema logo dan slogan lomba adalah seluruh wilayah Kota Mojokerto, yang terdiri dari 3 kecamatan dan 18 kelurahan. Selain itu, karya/produk yang harus dihasilkan oleh peserta lomba adalah logo dan slogan yang merupakan satu-kesatuan dan dilampiri diskripsi atau penjelasan pesan yang disampaikan dalam logo dan slogan tersebut.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/