alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

UPPO Kodim 0815 Mojokerto Beri Nilai Tambah bagi Petani

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Kodim 0815 Mojokerto di halaman belakang Makoramil 0815/07 Jetis, Jalan PB Sudirman Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, merupakan Program Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Salah satu tujuan didirikannya UPPO adalah untuk memasyarakatkan pupuk organik. Sehingga, para petani memiliki kemandirian dalam mengembangkan dan menggunakan pupuk organik.

’’Pupuk organik yang dihasilkan dari UPPO ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan lahan sawah atau ladang yang ditanami padi, jagung, dan palawija,’’ ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat meninjau UPPO, Selasa (7/7).Ke depan, pupuk ini bisa disalurkan ke Poktan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pupuk organik.

Baca Juga :  Penipuan Lowongan Kerja, Catut PT Ajinomoto

’’Teknisnya digilir atau secara bergantian dan tentunya kami berharap keberadaan UPPO ini mampu memberikan nilai tambah dan kontribusi positif bagi warga yang ada di sekitar Makoramil Jetis, khususnya para petani,’’ tandasnya sebelum melanjutkan lawatannya ke lokasi rehab Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU) di Desa Penompo, Kecamatan Jetis.

Danramil 0815/07 Jetis, Kapten Kav Rohyadi, menambahkan, untuk sapi yang berada di UPPO ada 12 ekor. Terdiri 9 ekor betina dan 3 ekor pejantan. ’’Ada petugas khusus dari anggota Koramil dan Kodim untuk merawatnya. Termasuk memberi makan sapi menggunakan campuran jerami ditambah sentrat dan tetes tebu,’’ katanya.

Untuk menambah nutrisi pada pakan sapi, lanjut Danramil, juga dicampur dengan Fermented Mother Liquor (FML) yang kaya kandungan protein dan asam amino. FML ini mampu meningkatkan rasa dan aroma pakan ternak. Sehingga, dapat meningkatkan nafsu makan hewan ternak. Bahkan dapat mengurangi bau limbah pada kotoran ternak.

Baca Juga :  Banyu Panas Pacet Dikuras

Selain kotoran yang bisa dijadikan pupuk organik, UPPO ini mampu menghasilkan biogas secara terbatas. Pemanfaatannya untuk makoramil pun bisa untuk lampu penerangan dan menyalakan kompor. ’’Sejak 2018, biogas ini sudah disalurkan ke dua rumah warga yang tinggal di belakang makoramil untuk menyalakan kompor,’’ jelasnya. (ori/abi)

 

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Kodim 0815 Mojokerto di halaman belakang Makoramil 0815/07 Jetis, Jalan PB Sudirman Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, merupakan Program Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Salah satu tujuan didirikannya UPPO adalah untuk memasyarakatkan pupuk organik. Sehingga, para petani memiliki kemandirian dalam mengembangkan dan menggunakan pupuk organik.

’’Pupuk organik yang dihasilkan dari UPPO ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan lahan sawah atau ladang yang ditanami padi, jagung, dan palawija,’’ ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat meninjau UPPO, Selasa (7/7).Ke depan, pupuk ini bisa disalurkan ke Poktan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pupuk organik.

Baca Juga :  Terpeleset di Rumah, CJH Patah Tulang

’’Teknisnya digilir atau secara bergantian dan tentunya kami berharap keberadaan UPPO ini mampu memberikan nilai tambah dan kontribusi positif bagi warga yang ada di sekitar Makoramil Jetis, khususnya para petani,’’ tandasnya sebelum melanjutkan lawatannya ke lokasi rehab Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU) di Desa Penompo, Kecamatan Jetis.

Danramil 0815/07 Jetis, Kapten Kav Rohyadi, menambahkan, untuk sapi yang berada di UPPO ada 12 ekor. Terdiri 9 ekor betina dan 3 ekor pejantan. ’’Ada petugas khusus dari anggota Koramil dan Kodim untuk merawatnya. Termasuk memberi makan sapi menggunakan campuran jerami ditambah sentrat dan tetes tebu,’’ katanya.

Untuk menambah nutrisi pada pakan sapi, lanjut Danramil, juga dicampur dengan Fermented Mother Liquor (FML) yang kaya kandungan protein dan asam amino. FML ini mampu meningkatkan rasa dan aroma pakan ternak. Sehingga, dapat meningkatkan nafsu makan hewan ternak. Bahkan dapat mengurangi bau limbah pada kotoran ternak.

Baca Juga :  Penipuan Lowongan Kerja, Catut PT Ajinomoto
- Advertisement -

Selain kotoran yang bisa dijadikan pupuk organik, UPPO ini mampu menghasilkan biogas secara terbatas. Pemanfaatannya untuk makoramil pun bisa untuk lampu penerangan dan menyalakan kompor. ’’Sejak 2018, biogas ini sudah disalurkan ke dua rumah warga yang tinggal di belakang makoramil untuk menyalakan kompor,’’ jelasnya. (ori/abi)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/