alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

JKN-KIS Penolong Hidup Jalani Rawat Inap

Kesehatan merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada hamba-Nya. Tanpa kesehatan, hidup tak akan berarti. Kesimpulan inilah yang diambil Sulasminah (50) Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang kita kenal dengan peserta mandiri. Ia terpaksa menginap di Rumah Sakit Al-Aziz Jombang akibat penyakit paru dan hipertensi yang dideritanya.

“Awalnya badan ini merasakan lelah, sakit semua dan detak jantung tidak teratur. Sering sesak nafas sampai keluar keringat dingin, waktu itu rasanya campur aduk apalagi kejadian malam hari,” ujar Sulasminah saat ditemui di rumahnya.

Takut terjadi sesuatu, dengan dibantu keluarganya Sulasminah kemudian dilarikan ke rumah sakit. Berbekal Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki, sesampai di IGD Ia langsung di tangani oleh para medis. Dari hasil visum yaitu adanya akibat peradangan pada paru-paru dan adanya tekanan darah yang tinggi. Tak terbayangkan dalam benaknya, biaya rawat inap yang sangat mahal. Namun ketika mengetahui bahwa biaya semua tindakan rawat inap dan obat ditanggung sepenuhnya oleh JKN-KIS, Ia mengapresiasi pelayanan yang didapatnya selama satu minggu. Menurutnya, fasilitas yang diterimanya tak ada beda dengan pasien umum, mulai dari ruangan kamar yang bersih, tenaga medis kesehatan yang ramah dan pelayanan yang memuaskan. 

Baca Juga :  184 Peserta CPNS Gugur

“Alhamdulillah setelah beberapa hari ditangani rumah sakit, kondisi saya berangsur semakin membaik dan di diperbolehkan pulang, namun harus menjalani kontrol secara berkala dan jaga pola makan. Ia sangat bersyukur telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan merupakan  penolong dalam menjalani rawat inap  yang berbiaya mahal,” tutur Sulasminah.

Dari pengalaman yang telah dirasakan memakai Kartu JKN-KIS, ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri di Program JKN-KIS ini, dan juga menghimbau peserta untuk selalu tepat waktu dalam membayar iurannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS. Semoga program ini tetap berlangsung dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya (ar/gy)

Baca Juga :  FKUB Kutuk Tindakan Tak Manusiawi kepada Etnis Rohingya

Kesehatan merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada hamba-Nya. Tanpa kesehatan, hidup tak akan berarti. Kesimpulan inilah yang diambil Sulasminah (50) Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang kita kenal dengan peserta mandiri. Ia terpaksa menginap di Rumah Sakit Al-Aziz Jombang akibat penyakit paru dan hipertensi yang dideritanya.

“Awalnya badan ini merasakan lelah, sakit semua dan detak jantung tidak teratur. Sering sesak nafas sampai keluar keringat dingin, waktu itu rasanya campur aduk apalagi kejadian malam hari,” ujar Sulasminah saat ditemui di rumahnya.

Takut terjadi sesuatu, dengan dibantu keluarganya Sulasminah kemudian dilarikan ke rumah sakit. Berbekal Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki, sesampai di IGD Ia langsung di tangani oleh para medis. Dari hasil visum yaitu adanya akibat peradangan pada paru-paru dan adanya tekanan darah yang tinggi. Tak terbayangkan dalam benaknya, biaya rawat inap yang sangat mahal. Namun ketika mengetahui bahwa biaya semua tindakan rawat inap dan obat ditanggung sepenuhnya oleh JKN-KIS, Ia mengapresiasi pelayanan yang didapatnya selama satu minggu. Menurutnya, fasilitas yang diterimanya tak ada beda dengan pasien umum, mulai dari ruangan kamar yang bersih, tenaga medis kesehatan yang ramah dan pelayanan yang memuaskan. 

Baca Juga :  184 Peserta CPNS Gugur

“Alhamdulillah setelah beberapa hari ditangani rumah sakit, kondisi saya berangsur semakin membaik dan di diperbolehkan pulang, namun harus menjalani kontrol secara berkala dan jaga pola makan. Ia sangat bersyukur telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan merupakan  penolong dalam menjalani rawat inap  yang berbiaya mahal,” tutur Sulasminah.

Dari pengalaman yang telah dirasakan memakai Kartu JKN-KIS, ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri di Program JKN-KIS ini, dan juga menghimbau peserta untuk selalu tepat waktu dalam membayar iurannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS. Semoga program ini tetap berlangsung dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya (ar/gy)

Baca Juga :  Pentingnya Kartu JKN-KIS Penyakit Kronis di Usia Senja

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/