alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Ning Ita Pastikan Tempat Ibadah Aman

Rutin Safari Ramadan Bersama Forkopimda

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Selama bulan suci, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari rutin melakukan safari Ramadan di masjid dan musala. Silaturahmi yang dilakukan bersama Forkopimda Kota Mojokerto itu bertujuan menjamin keamanan dan kenyaman tempat ibadah di bulan Ramadan.

Di hari keenam puasa, Jumat (8/4), Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyambangi Musala Al Majid di Sinoman Gang 2, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. Dia menyampaikan, kegiatan safari Ramadan telah menjadi agenda rutin pemkot sejak awal masa kepemimpinannya. Ramadan 1443 Hijriah ini menjadi agenda di tahun keempat selama bulan suci dengan agenda mengunjungi tempat ibadah, masjid, musala, dan TPQ secara bergiliran. ’’Kami maksudkan safari Ramadan ini sebagai ajang bersilaturahmi langsung dengan masyarakat di masing-masing lingkungan,’’ terangnya.

Di samping itu, kegiatan yang juga diikuti unsur Forkopimda serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) itu juga untuk memastikan pelaksanaan peribadahan selama Ramadan berjalan dengan lancar dan aman. Mengingat, Kota Mojokerto menjadi daerah satu-satunya di Jawa Timur yang mendapatkan Harmony Award dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Karena dari enam agama yang ada di kota, semuanya saling menghormati, menghargai, serta hidup rukun dan damai. ’’Inilah yang menjadi keunggulan di Kota Mojokerto. Kalau masyarakatnya harmonis, tentu program dan pembangunan di Kota Mojokerto juga akan berjalan dengan baik,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Mohon Doa Restu Pembangunan Penunjang Wisata

Dalam kesempatan itu, Ning Ita juga menyampaikan, pembangunan tempat ibadah menjadi salah satu yang menjadi atensi Pemkot Mojokerto. Hal itu diwujudkan dengan memberikan bantuan hibah rutin setiap tahun. Di 2022 ini, total ada 79 ibadah yang mendapat hibah dengan total anggaran mencapai Rp 6 miliar. Salah satunya, telah disalurkan kepada Musala Al Majid di Lingkungan Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, senilai Rp 50 juta.

Wali kota perempuan pertama ini berharap, bantuan hibah bisa membawa manfaat langsung bagi warga, khususnya jamaah Musala Al Majid. Ning Ita juga berpesan agar bantuan tersebut dapat direalisasikan sebaik-baiknya sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dalam safari Ramadan kemarin, Ning Ita juga membeberkan program prioritas yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto 2018-2023. Menariknya, hasil sentuhan fisik maupun rencana pembangunan kota itu disampaikan dengan sesi tanya jawab kepada jamaah Musala Al Majid dan memberikan apresiasi bagi warga yang menjawab pertanyaam dengan tepat.

Baca Juga :  Sampaikan Program Pembangunan dan Beri Kuis Berhadiah

’’Di bulan yang mulia ini, kami Pemerintah Kota Mojokerto juga mohon doa agar program-program prioritas dapat berjalan lancar. Sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat Kota Mojokerto,’’ tandas Ning Ita.

Sementara itu, perwakilan Takmir Musala Al Majid Agus Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Ning Ita dan unsur Forkopimda atas ketersediaannya berkunjung ke Musala Al Majid. Pihaknya juga menyampaikan rasa syukur karena telah mendapatkan bantuan dana hibah sebesar Rp 50 juta dari Pemkot Mojokerto.

’’Kami bersyukur mendapatkan dana hibah untuk merenovasi rumah Allah ini. Karena takmir bersama masyarakat Sinoman Gang 2 ini berusaha saling memelihara Musala Al Majid ini supaya tetap bersih dan nyaman untuk kegiatan beribadah,’’ sambungnya.

Pihaknya juga berharap, dengan adanya bantuan tersebut bisa semakin meningkatkan ibadah jamaah Musala Al Majid. Selain bantuan dana hibah, Wali Kota Ika Pusputasari juga memberikan perlengkapan ibadah dan ayat suci Alquran. Tak hanya jelang berbuka puasa, kegiatan safari Ramadan juga dilakukan saat subuh selama sebulan penuh. (ram/abi)

Rutin Safari Ramadan Bersama Forkopimda

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Selama bulan suci, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari rutin melakukan safari Ramadan di masjid dan musala. Silaturahmi yang dilakukan bersama Forkopimda Kota Mojokerto itu bertujuan menjamin keamanan dan kenyaman tempat ibadah di bulan Ramadan.

Di hari keenam puasa, Jumat (8/4), Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyambangi Musala Al Majid di Sinoman Gang 2, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. Dia menyampaikan, kegiatan safari Ramadan telah menjadi agenda rutin pemkot sejak awal masa kepemimpinannya. Ramadan 1443 Hijriah ini menjadi agenda di tahun keempat selama bulan suci dengan agenda mengunjungi tempat ibadah, masjid, musala, dan TPQ secara bergiliran. ’’Kami maksudkan safari Ramadan ini sebagai ajang bersilaturahmi langsung dengan masyarakat di masing-masing lingkungan,’’ terangnya.

Di samping itu, kegiatan yang juga diikuti unsur Forkopimda serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) itu juga untuk memastikan pelaksanaan peribadahan selama Ramadan berjalan dengan lancar dan aman. Mengingat, Kota Mojokerto menjadi daerah satu-satunya di Jawa Timur yang mendapatkan Harmony Award dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Karena dari enam agama yang ada di kota, semuanya saling menghormati, menghargai, serta hidup rukun dan damai. ’’Inilah yang menjadi keunggulan di Kota Mojokerto. Kalau masyarakatnya harmonis, tentu program dan pembangunan di Kota Mojokerto juga akan berjalan dengan baik,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Dari Preman Menjadi Budiman

Dalam kesempatan itu, Ning Ita juga menyampaikan, pembangunan tempat ibadah menjadi salah satu yang menjadi atensi Pemkot Mojokerto. Hal itu diwujudkan dengan memberikan bantuan hibah rutin setiap tahun. Di 2022 ini, total ada 79 ibadah yang mendapat hibah dengan total anggaran mencapai Rp 6 miliar. Salah satunya, telah disalurkan kepada Musala Al Majid di Lingkungan Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, senilai Rp 50 juta.

Wali kota perempuan pertama ini berharap, bantuan hibah bisa membawa manfaat langsung bagi warga, khususnya jamaah Musala Al Majid. Ning Ita juga berpesan agar bantuan tersebut dapat direalisasikan sebaik-baiknya sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dalam safari Ramadan kemarin, Ning Ita juga membeberkan program prioritas yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto 2018-2023. Menariknya, hasil sentuhan fisik maupun rencana pembangunan kota itu disampaikan dengan sesi tanya jawab kepada jamaah Musala Al Majid dan memberikan apresiasi bagi warga yang menjawab pertanyaam dengan tepat.

Baca Juga :  Gencarkan Patroli dan Swab Acak
- Advertisement -

’’Di bulan yang mulia ini, kami Pemerintah Kota Mojokerto juga mohon doa agar program-program prioritas dapat berjalan lancar. Sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat Kota Mojokerto,’’ tandas Ning Ita.

Sementara itu, perwakilan Takmir Musala Al Majid Agus Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Ning Ita dan unsur Forkopimda atas ketersediaannya berkunjung ke Musala Al Majid. Pihaknya juga menyampaikan rasa syukur karena telah mendapatkan bantuan dana hibah sebesar Rp 50 juta dari Pemkot Mojokerto.

’’Kami bersyukur mendapatkan dana hibah untuk merenovasi rumah Allah ini. Karena takmir bersama masyarakat Sinoman Gang 2 ini berusaha saling memelihara Musala Al Majid ini supaya tetap bersih dan nyaman untuk kegiatan beribadah,’’ sambungnya.

Pihaknya juga berharap, dengan adanya bantuan tersebut bisa semakin meningkatkan ibadah jamaah Musala Al Majid. Selain bantuan dana hibah, Wali Kota Ika Pusputasari juga memberikan perlengkapan ibadah dan ayat suci Alquran. Tak hanya jelang berbuka puasa, kegiatan safari Ramadan juga dilakukan saat subuh selama sebulan penuh. (ram/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/