alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Terdampak Proyek Jalan Empunala, Pedagang Bakal Direlokasi

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Nasib para pelaku usaha yang terdampak proyek peningkatan Jalan Empunala, Kota Mojokerto, dipastikan meninggalkan tempat usahanya. Pemkot Mojokerto bakal merelokasi ke sejumlah pusat perdagangan.
Kabid Perdagangan Dinas Kopersi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ganesh P. Khresnawan mengungkapkan, pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait adanya kegiatan proyek peningkatan dari DPUPRPRKP. Sebagai tindak lanjut, dia menyebut telah memanggil para pelaku usaha di Jalan Empunala yang terdampak. ’’Iya, teman-teman pedagang sudah kami kumpulkan,’’ terangnya kemarin.
Ganesh menyatakan, deretan tempat usaha yang berada di sisi timur simpang empat Pasar Burung Empunala dalam waktu dekat akan terdampak pembongkaran. Sehingga, masing-masing pelaku usaha diberi alternatif untuk pindah ke tempat relokasi. ’’Kami menawarkan di beberapa tempat,’’ ujarnya.
Tempat yang ditawarkan tersebut terseber di sejumlah pusat perdagangan milik Pemkot Mojokerto. Di antaranya di Rest Area Gunung Gedangan, Pasar Kliwon, hingga Pasar Rakyat Prapanca.
Ganesh beralasan, pilihan kios dan tempat berdagang memang tidak dipusatkan lantaran menyesuaikan bidang usaha masing-masing. Sebab, dari sekitar 12 pelaku usaha di Jalan Empunala terdiri dari penjual makanan dan minuman (mamin), barbershop, diler, hingga bengkel motor. ’’Makanya kami berikan pilihan. Kalau memang mamin bisa ke rest area. Sedangkan untuk diler, ada beberapa kios di Prapanca dan titik lainnya yang bisa ditempati,’’ paparnya.
Namun, sebut Ganesh, tempat relokasi pelaku usaha itu bersifat opsional. Karena itu, pihaknya menyerahkan keputusan kepada para pedagang terdampak proyek peningkatan Jalan Empunala. ’’Kalau memang di antara aset-aset Kota Mojokerto ini bagi mereka (pelaku usaha) kurang representatif, teman-teman kalau punya pilihan lain ya silakan. Intinya kami sudah mencoba untuk memfasilitasi,’’ pungkasnya. (ram/abi)

Baca Juga :  Aturan Pembatasan Pembelian Dicabut, Kota Malah Terapkan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Nasib para pelaku usaha yang terdampak proyek peningkatan Jalan Empunala, Kota Mojokerto, dipastikan meninggalkan tempat usahanya. Pemkot Mojokerto bakal merelokasi ke sejumlah pusat perdagangan.
Kabid Perdagangan Dinas Kopersi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ganesh P. Khresnawan mengungkapkan, pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait adanya kegiatan proyek peningkatan dari DPUPRPRKP. Sebagai tindak lanjut, dia menyebut telah memanggil para pelaku usaha di Jalan Empunala yang terdampak. ’’Iya, teman-teman pedagang sudah kami kumpulkan,’’ terangnya kemarin.
Ganesh menyatakan, deretan tempat usaha yang berada di sisi timur simpang empat Pasar Burung Empunala dalam waktu dekat akan terdampak pembongkaran. Sehingga, masing-masing pelaku usaha diberi alternatif untuk pindah ke tempat relokasi. ’’Kami menawarkan di beberapa tempat,’’ ujarnya.
Tempat yang ditawarkan tersebut terseber di sejumlah pusat perdagangan milik Pemkot Mojokerto. Di antaranya di Rest Area Gunung Gedangan, Pasar Kliwon, hingga Pasar Rakyat Prapanca.
Ganesh beralasan, pilihan kios dan tempat berdagang memang tidak dipusatkan lantaran menyesuaikan bidang usaha masing-masing. Sebab, dari sekitar 12 pelaku usaha di Jalan Empunala terdiri dari penjual makanan dan minuman (mamin), barbershop, diler, hingga bengkel motor. ’’Makanya kami berikan pilihan. Kalau memang mamin bisa ke rest area. Sedangkan untuk diler, ada beberapa kios di Prapanca dan titik lainnya yang bisa ditempati,’’ paparnya.
Namun, sebut Ganesh, tempat relokasi pelaku usaha itu bersifat opsional. Karena itu, pihaknya menyerahkan keputusan kepada para pedagang terdampak proyek peningkatan Jalan Empunala. ’’Kalau memang di antara aset-aset Kota Mojokerto ini bagi mereka (pelaku usaha) kurang representatif, teman-teman kalau punya pilihan lain ya silakan. Intinya kami sudah mencoba untuk memfasilitasi,’’ pungkasnya. (ram/abi)

Baca Juga :  Kontrak Mundur, Optimistis Rampung Tepat Waktu

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/