alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Hujan Kian Deras, Minimarket di Ngoro Terendam 40 Centimeter

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Intensitas hujan yang mengguyur kawasan Mojokerto kian meninggi, Selasa (7/12) malam. Akibatnya, banjir luapan saluran dan sungai di Jalan Raya Ngoro-Japanan kian meningkat hingga memasuki sebuah minimarket di Dusun Ngetrep, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 18.00 WIB agaknya kian menjadi. Luapan air di saluran dan sungai di pinggir Jalan Raya Ngoro-Japanan tambah besar. Tak hanya ruas jalan Nasional saja yang terendam banjir. Sejumlah pemukiman hingga minimarket mulai terendam banjir.

Informasi yang dihimpun, banjir yang sebelumnya hanya menyentuh halaman minimarket rupanya tambah naik. Sekitar pukul 19.30 WIB, banjir merangsek memasuki minimarket yang tengah dipenuhi pengunjung dan pengguna jalan yang menghindari banjir. ’’Banjir masuk ke minimarket. Ketinggian banjir hingga lutut orang dewasa ( sekitar 40 centimeter),’’ ujar Ahmad, warga setempat.

Baca Juga :  Wisata Lumpuh, Target PAD Terjun Bebas

Hal itu tak diduga karyawan setempat. Meski sempat menutup pintu kaca, banjir tak terbendung hingga memenuhi seluruh ruangan minimarket. Sedang, tanda-tanda meredanya hujan belum tampak. Akibatnya, banjir pun kian meningkat. ’’Kami khawatir hujan berlangsung lama, banjir bisa masuk ke pemukiman warga,’’ tambah pria 42 tahun ini.

Sebelumnya, genangan banjir muncul di Jl. Raya Ngoro Mojokerto-Japanan sepanjang 1 kilometer, Selasa (7/12) sore. Banjir imbas luapan saluran dan sungai setempat itu menggenangi Dusun Sumber Waru Desa Kembangsri sampai Dusun Ngetrep Desa Sedati Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto utamanya di depan SPBU Ngetrep.

Jalan Nasional Jalan Raya Ngoro-Japanan tersebut tergenang air mencapai kedalaman 30 – 40 centimeter. Diduga kuat, itu diakibatkan drainase saluran air tidak berfungsi dengan baik. Sedang, kondisi bahu jalan lebih rendah sehingga pada saat musim penghujan badan jalan tergenangi air.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Sekda, Ini Tugas Berat Gaguk Tri Prasetyo

Akibat kejadian itu, lalu lintas menjadi tersendat. Lalu lalang kendaraan relatif berkurang drastis. Praktis, hanya kendaraan besar seperti truk kontainer yang bisa menerjang banjir saja yang melintas. ’’Banyak pengendara roda dua mogok saat menerobos genangan,’’ ungkap Ahmad.

Tak sedikit pengguna lalu lintas yang memilih jalur alternatif untuk menghindari banjir. Adapun jalur alternatif arus lalu lintas dialihkan ke Jl. Raya Ds. Ngoro (NIP) – Jl. Raya Ds. Sedati Kec. Ngoro – Jl. Raya Ds. Lamongan Kec. Pungging – Jl. Raya Ds. Lebaksono Kec. Pungging (SMK Habibi) – Jl. Raya Ds. Awang-Awang Kec. Mojosari tembus ke Jl. Raya Desa Pekukuan Kecamatan Mojosari (Simpang Empat Pekukuhan) Kabupaten Mojokerto. (bas/fen)

 

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Intensitas hujan yang mengguyur kawasan Mojokerto kian meninggi, Selasa (7/12) malam. Akibatnya, banjir luapan saluran dan sungai di Jalan Raya Ngoro-Japanan kian meningkat hingga memasuki sebuah minimarket di Dusun Ngetrep, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 18.00 WIB agaknya kian menjadi. Luapan air di saluran dan sungai di pinggir Jalan Raya Ngoro-Japanan tambah besar. Tak hanya ruas jalan Nasional saja yang terendam banjir. Sejumlah pemukiman hingga minimarket mulai terendam banjir.

Informasi yang dihimpun, banjir yang sebelumnya hanya menyentuh halaman minimarket rupanya tambah naik. Sekitar pukul 19.30 WIB, banjir merangsek memasuki minimarket yang tengah dipenuhi pengunjung dan pengguna jalan yang menghindari banjir. ’’Banjir masuk ke minimarket. Ketinggian banjir hingga lutut orang dewasa ( sekitar 40 centimeter),’’ ujar Ahmad, warga setempat.

Baca Juga :  Hujan Lebat, Pohon Tumbang dan Jalan Tergenang

Hal itu tak diduga karyawan setempat. Meski sempat menutup pintu kaca, banjir tak terbendung hingga memenuhi seluruh ruangan minimarket. Sedang, tanda-tanda meredanya hujan belum tampak. Akibatnya, banjir pun kian meningkat. ’’Kami khawatir hujan berlangsung lama, banjir bisa masuk ke pemukiman warga,’’ tambah pria 42 tahun ini.

Sebelumnya, genangan banjir muncul di Jl. Raya Ngoro Mojokerto-Japanan sepanjang 1 kilometer, Selasa (7/12) sore. Banjir imbas luapan saluran dan sungai setempat itu menggenangi Dusun Sumber Waru Desa Kembangsri sampai Dusun Ngetrep Desa Sedati Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto utamanya di depan SPBU Ngetrep.

Jalan Nasional Jalan Raya Ngoro-Japanan tersebut tergenang air mencapai kedalaman 30 – 40 centimeter. Diduga kuat, itu diakibatkan drainase saluran air tidak berfungsi dengan baik. Sedang, kondisi bahu jalan lebih rendah sehingga pada saat musim penghujan badan jalan tergenangi air.

Baca Juga :  BPBD Sebut Dipicu Hutan Gundul
- Advertisement -

Akibat kejadian itu, lalu lintas menjadi tersendat. Lalu lalang kendaraan relatif berkurang drastis. Praktis, hanya kendaraan besar seperti truk kontainer yang bisa menerjang banjir saja yang melintas. ’’Banyak pengendara roda dua mogok saat menerobos genangan,’’ ungkap Ahmad.

Tak sedikit pengguna lalu lintas yang memilih jalur alternatif untuk menghindari banjir. Adapun jalur alternatif arus lalu lintas dialihkan ke Jl. Raya Ds. Ngoro (NIP) – Jl. Raya Ds. Sedati Kec. Ngoro – Jl. Raya Ds. Lamongan Kec. Pungging – Jl. Raya Ds. Lebaksono Kec. Pungging (SMK Habibi) – Jl. Raya Ds. Awang-Awang Kec. Mojosari tembus ke Jl. Raya Desa Pekukuan Kecamatan Mojosari (Simpang Empat Pekukuhan) Kabupaten Mojokerto. (bas/fen)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/