alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Dukung Gerakan Jatim Bermasker, Ning Ita Siapkan Puluhan Ribu Masker

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Dandim 0815 Letkol Inf.

Dwi Mawan Sutanto serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi me-launching Gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru Surodinawan, Kamis (6/8).

Pada kegiatan yang digelar secara serentak dan virtual di Jawa Timur itu,  Ning Ita menyampaikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, berbagai organisasi profesi masih terus mengkampanyekan gerakan memakai masker secara masif.

’’Gerakan Jatim Bermasker merupakan gerakan bersama-sama, bersinergi, bergotong royong dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di seluruh Jawa Timur,’’ kata Ning Ita.

Baca Juga :  Usai dari Gereja, Ning Ita dan Suami Pantau Pemadaman Kebakaran Ruko

Pemerintah telah membagikan lebih dari 14.800 masker kepada masyarakat dan masih memiliki stok sekitar 5.000 yang siap dibagikan. Lebih lanjut, Ning Ita mengungkapkan, UMKM  di Kota Mojokerto masih terus memproduksi masker sampai nanti 140.000.

’’Gerakan untuk menyebarkan masker dan mengajak masyarakat untuk terus memakai masker akan terus kita lakukan sampai masyarakat benar-benar sadar bahwa masker bukan keinginan kami, bukan ajakan kami, bukan imbauan kami, tetapi benar-benar kebutuhan masyarakat untuk melindingi dirinya dan orang lain agar terbebas dari Covid-19,’’ tutur Ning Ita.

Ia menegaskan, targetnya kampanye memakai masker adalah mereka sadar bahwa masker adalah kebutuhan masing-masing. ’’Seperti halnya kita butuh diri kita sehat,’’ katanya. 

Baca Juga :  Tambah Intensitas TC

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyampaikan, warga Kota Mojokerto saat ini semakin memiliki ketaatan yang lebih terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.

’’Kita patut bersyukur saat ini warga semakin disiplin bermasker, disiplin  menjaga jarak, disiplin cuci tangan. Karena disiplin terhadap protokol kehehatan adalah kunci menjadi pemutus Covid-19,’’ ujar wali kota.

Launching Jatim Bermasker ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis kepada  perwakilan komunitas yang membantu memerangi Covid-19 di Kota Mojokerto. Di antaranya  Persit, Bhayangkari, PKK, Karang Taruna, Banser, Remaja Masjid. (al/adv)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Dandim 0815 Letkol Inf.

Dwi Mawan Sutanto serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi me-launching Gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru Surodinawan, Kamis (6/8).

Pada kegiatan yang digelar secara serentak dan virtual di Jawa Timur itu,  Ning Ita menyampaikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, berbagai organisasi profesi masih terus mengkampanyekan gerakan memakai masker secara masif.

’’Gerakan Jatim Bermasker merupakan gerakan bersama-sama, bersinergi, bergotong royong dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di seluruh Jawa Timur,’’ kata Ning Ita.

Baca Juga :  Mojotirto Festival 2022, Dijadikan sebagai Muatan Lokal

Pemerintah telah membagikan lebih dari 14.800 masker kepada masyarakat dan masih memiliki stok sekitar 5.000 yang siap dibagikan. Lebih lanjut, Ning Ita mengungkapkan, UMKM  di Kota Mojokerto masih terus memproduksi masker sampai nanti 140.000.

’’Gerakan untuk menyebarkan masker dan mengajak masyarakat untuk terus memakai masker akan terus kita lakukan sampai masyarakat benar-benar sadar bahwa masker bukan keinginan kami, bukan ajakan kami, bukan imbauan kami, tetapi benar-benar kebutuhan masyarakat untuk melindingi dirinya dan orang lain agar terbebas dari Covid-19,’’ tutur Ning Ita.

- Advertisement -

Ia menegaskan, targetnya kampanye memakai masker adalah mereka sadar bahwa masker adalah kebutuhan masing-masing. ’’Seperti halnya kita butuh diri kita sehat,’’ katanya. 

Baca Juga :  Tak Ter-Cover P-APBD, Aplikasi Adminduk Urung Terealisasi

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyampaikan, warga Kota Mojokerto saat ini semakin memiliki ketaatan yang lebih terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.

’’Kita patut bersyukur saat ini warga semakin disiplin bermasker, disiplin  menjaga jarak, disiplin cuci tangan. Karena disiplin terhadap protokol kehehatan adalah kunci menjadi pemutus Covid-19,’’ ujar wali kota.

Launching Jatim Bermasker ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis kepada  perwakilan komunitas yang membantu memerangi Covid-19 di Kota Mojokerto. Di antaranya  Persit, Bhayangkari, PKK, Karang Taruna, Banser, Remaja Masjid. (al/adv)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/