alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Tuesday, June 28, 2022

307 Siswa Gagal Dapat PIN

Keliru Unggah Berkas, Ortu Diimbau Mendampingi
MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari kelima pengambilan Personal Identification Number (PIN) untuk syarat PPDB jenjang SMA/SMK di Mojokerto masih terkendala. Pasca jaringan internet bermasalah selama tiga jam di hari pertama, kali ini ratusan peserta gagal mengambil PIN karena salah mengajukan berkas.

Seperti yang terjadi di SMA Negeri 1 Puri Mojokerto, kemarin. Sejumlah siswa datang ke sekolah untuk memperbaiki berkas pendaftaran agar memperoleh PIN. Humas SMAN 1 Puri Mojokerto Abdul Kholiq mengatakan, sejak hari pertama hingga kemarin total ada 26 anak yang datang ke sekolah untuk merevisi pengajuan berkas yang salah. ’’Banyak yang ke sini. Mulai dari yang salah unggah KK (Kartu Keluarga), ada juga yang penentuan koordinat rumahnya tidak sesuai,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Sudah Musim Hujan, Proyek Normalisasi Belum Juga Tuntas

Kholiq menuturkan, total sudah ada 440 anak yang sudah mengajukan PIN di SMAN 1 Puri. Namun, baru sekitar 200 siswa yang berhasil mendapatkan PIN. Selebihnya masih dalam proses perbaikan. ’’Yang ke sini banyak, nggak hanya dari daerah Desa Banjaragung saja. Bahkan ada juga yang dari Kecamatan Trowulan, ngambil PIN di sini,’’ bebernya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, sejak dimulainya pengambilan PIN pada 2 Juni lalu, tercatat ada 10.554 siswa Mojokerto yang mengajukan PIN. Rincinya, sebanyak 1.783 siswa kota dan 8.771 siswa kabupaten.

Lalu, dari jumlah tersebut, sebanyak 10.297 siswa sudah ditangani pemberkasannya. ’’Kalau untuk berkas salah, data per hari ini ada 307 siswa. Kalau yang berhasil dapat PIN baru 9.708 orang, lalu 282 siswa masih dalam proses revisi data,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Lynn Hotel Mojokerto, Suguhkan Nuansa Majapahit

Trisilo tak memungkiri, masih banyak siswa yang mengajukan berkas salah pada aplikasi PPDB. Itu dikarenakan dokumen yang diunggah tidak memenuhi persyaratan. Misalnya, masa pembuatan kartu keluarga (KK) yang kurang dari setahun atau penentuan titik lokasi rumah tak sesuai dengan domisili yang tercantum di identitas.

’’Untuk meminimalisir kesalahan pengajuan berkas, kami harap pengisian data untuk pengambilan PIN harus didampingi orang tua. Namun, jika bingung, siswa bisa langsung ke sekolah untuk minta bantuan operator yang bertugas,’’ tandasnya. (oce/fen)

Keliru Unggah Berkas, Ortu Diimbau Mendampingi
MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari kelima pengambilan Personal Identification Number (PIN) untuk syarat PPDB jenjang SMA/SMK di Mojokerto masih terkendala. Pasca jaringan internet bermasalah selama tiga jam di hari pertama, kali ini ratusan peserta gagal mengambil PIN karena salah mengajukan berkas.

Seperti yang terjadi di SMA Negeri 1 Puri Mojokerto, kemarin. Sejumlah siswa datang ke sekolah untuk memperbaiki berkas pendaftaran agar memperoleh PIN. Humas SMAN 1 Puri Mojokerto Abdul Kholiq mengatakan, sejak hari pertama hingga kemarin total ada 26 anak yang datang ke sekolah untuk merevisi pengajuan berkas yang salah. ’’Banyak yang ke sini. Mulai dari yang salah unggah KK (Kartu Keluarga), ada juga yang penentuan koordinat rumahnya tidak sesuai,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Seluruh Warga Dilibatkan Pengelolaan

Kholiq menuturkan, total sudah ada 440 anak yang sudah mengajukan PIN di SMAN 1 Puri. Namun, baru sekitar 200 siswa yang berhasil mendapatkan PIN. Selebihnya masih dalam proses perbaikan. ’’Yang ke sini banyak, nggak hanya dari daerah Desa Banjaragung saja. Bahkan ada juga yang dari Kecamatan Trowulan, ngambil PIN di sini,’’ bebernya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, sejak dimulainya pengambilan PIN pada 2 Juni lalu, tercatat ada 10.554 siswa Mojokerto yang mengajukan PIN. Rincinya, sebanyak 1.783 siswa kota dan 8.771 siswa kabupaten.

Lalu, dari jumlah tersebut, sebanyak 10.297 siswa sudah ditangani pemberkasannya. ’’Kalau untuk berkas salah, data per hari ini ada 307 siswa. Kalau yang berhasil dapat PIN baru 9.708 orang, lalu 282 siswa masih dalam proses revisi data,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Cakupan Vaksin Lansia Paling Rendah

Trisilo tak memungkiri, masih banyak siswa yang mengajukan berkas salah pada aplikasi PPDB. Itu dikarenakan dokumen yang diunggah tidak memenuhi persyaratan. Misalnya, masa pembuatan kartu keluarga (KK) yang kurang dari setahun atau penentuan titik lokasi rumah tak sesuai dengan domisili yang tercantum di identitas.

- Advertisement -

’’Untuk meminimalisir kesalahan pengajuan berkas, kami harap pengisian data untuk pengambilan PIN harus didampingi orang tua. Namun, jika bingung, siswa bisa langsung ke sekolah untuk minta bantuan operator yang bertugas,’’ tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/