alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Bupati Pungkasiadi Berharap Posko Covid-19 PWI Mojokerto Sinergis

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bupati Pungkasiadi mengapresiasi sekaligus mendukung kinerja awak media terkait pendirian Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto.

Sebab, posko ini dinilai mampu beriteraksi langsung dengan masyarakat. Pernyataan orang nomor satu di Pemkab Mojokerto tersebut ditegaskan saat menggelar pertemuan dengan tim Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto di Pringgitan, kemarin (6/5).

’’Secara prinsip saya apresiasi sekali kepada teman-teman PWI yang membuat posko pengaduan Covid-19. Apalagi, posko pengaduan memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaporkan secara langsung berbagai permasalahan terkait pandemi korona,’’ katanya.

Orang nomor satu di lingkup pemkab ini juga berharap kerja sama yang dibangun posko dengan pihaknya dapat menjadi suatu kekuatan sinergis dengan feedback yang baik. Sebenarnya, kata Pung, tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto juga membuka posko pengaduan melalui laman yang dibuat diskominfo.

Baca Juga :  Kolonel Inf Unang Sudargo Resmi Pimpin Korem 082/CPYJ

’’Saya kira Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto punya nilai plus, karena membuka saluran pengaduan secara langsung. Sehingga menjadi instrumen yang kuat untuk meneruskan aspirasi masyarakat,’’ tegasnya.

Ia menyatakan bakal menerima tindaklanjut pengaduan yang diterima Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto secara terbuka. ’’Silakan sampaikan pengaduan yang ditampung PWI langsung ke leading sector. Kami sangat terbuka,’’ imbuh  Pung. 

Dia menambahkan, media berperan dalam konstruksi realitas yang dibangun. Sehingga ia berharap PWI Mojokerto bisa bergerak bersama memutus mata rantai virus korona. ’’Mari kita bareng-bareng menghentikan penyebaran Covid-19,’’ tandasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto, mengatakan, tindak lanjut terhadap setiap pengaduan disampaikan secara informatif, terukur, dan akurat. ’’Kami akan lebih meningkatkan kecepatan tindak lanjut terhadap pengaduan masyarakat. Meningkatkan pelayanan pengaduan untuk kanal offline, serta mempercepat respons administrator untuk kanal pengaduan online,’’ katanya.

Baca Juga :  Bagikan Ribuan Obat Gratis untuk Warga Isoman

 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bupati Pungkasiadi mengapresiasi sekaligus mendukung kinerja awak media terkait pendirian Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto.

Sebab, posko ini dinilai mampu beriteraksi langsung dengan masyarakat. Pernyataan orang nomor satu di Pemkab Mojokerto tersebut ditegaskan saat menggelar pertemuan dengan tim Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto di Pringgitan, kemarin (6/5).

’’Secara prinsip saya apresiasi sekali kepada teman-teman PWI yang membuat posko pengaduan Covid-19. Apalagi, posko pengaduan memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaporkan secara langsung berbagai permasalahan terkait pandemi korona,’’ katanya.

Orang nomor satu di lingkup pemkab ini juga berharap kerja sama yang dibangun posko dengan pihaknya dapat menjadi suatu kekuatan sinergis dengan feedback yang baik. Sebenarnya, kata Pung, tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto juga membuka posko pengaduan melalui laman yang dibuat diskominfo.

Baca Juga :  Desa Zona Merah Covid-19 Dilarang Menggelar Salat Id Berjamaah

’’Saya kira Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto punya nilai plus, karena membuka saluran pengaduan secara langsung. Sehingga menjadi instrumen yang kuat untuk meneruskan aspirasi masyarakat,’’ tegasnya.

Ia menyatakan bakal menerima tindaklanjut pengaduan yang diterima Posko Pengaduan Covid-19 PWI Mojokerto secara terbuka. ’’Silakan sampaikan pengaduan yang ditampung PWI langsung ke leading sector. Kami sangat terbuka,’’ imbuh  Pung. 

- Advertisement -

Dia menambahkan, media berperan dalam konstruksi realitas yang dibangun. Sehingga ia berharap PWI Mojokerto bisa bergerak bersama memutus mata rantai virus korona. ’’Mari kita bareng-bareng menghentikan penyebaran Covid-19,’’ tandasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto, mengatakan, tindak lanjut terhadap setiap pengaduan disampaikan secara informatif, terukur, dan akurat. ’’Kami akan lebih meningkatkan kecepatan tindak lanjut terhadap pengaduan masyarakat. Meningkatkan pelayanan pengaduan untuk kanal offline, serta mempercepat respons administrator untuk kanal pengaduan online,’’ katanya.

Baca Juga :  1.202 KK Kecamatan Dlanggu Terima JPS Provinsi Jatim

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/