alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Rumah Warga Terancam Longsor

Sementara itu, selain memutus akses antardusun, banjir yang menerjang Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong Kamis petang (4/11), juga mengakibatkan tanggul anak Kali Marmoyo tergerus. Longsor tersebut mengancam rumah warga di sekitar lokasi yang kini permukaan tanahnya mulai turun.

Kades Gunungsari Susanto menyatakan, pasca luapan aliran sungai, jembatan darurat yang dimanfaatkan sebagai alternatif selama proses pembangunan jembatan baru hanya bisa dilalui pejalan kaki. Pemotor tak bisa melintas lantaran terjangan banjir membuat penyangga jembatan berbahan bambu itu amblas. ”Yang jalur darurat sementara ini tidak boleh dilewati motor. Kalau jalan kaki saja aman,” terangnya, kemarin (5/11).

Selain merusak jembatan darurat, banjir yang terjadi setelah hujan deras selama berjam-jam itu juga menggerus kedua sisi tanggul sungai. Di sisi selatan, longsoran mengakibatkan ruas jalan dan jembatan darurat dalam posisi meggantung. Sementara itu, di sisi utara longsoran, mengancam bangunan rumah warga. Di tepi sungai itu, tedapat dua rumah yang masing-masing berada di sisi timur dan barat jalan. Jarak rumah dengan sungai tak lebih dari lima meter. Susanto menyebut, tergerusnya tanggul sungai mengancam dua bangunan rumah warganya. Bahkan, lanjutnya, halaman rumah yang berada di sisi barat jalan mulai terdampak. Permukaan tanahnya mulai turun. ”Rumah sebelah barat itu tanahnya turun. Jadi ambles,” ujar dia.

Baca Juga :  Belum Ramadan, Harga Cabai Merah Sudah Rp 42 Ribu Per Kg

Menurutnya, penurunan permukaan tanah tersebut terjadi pasca tanggul sungai tergerus banjir luapan. Pihaknya khawatir, hujan yang terus turun bakal membuat pergerakan tanah semakin turun. Kendati demikian, menurut dia, penghuni rumah sejauh ini masih memilih bertahan di tempat tinggalnya. ”Saya khawatir kalau hujan. Karena tanahnya tergerus terus,” ungkapnya.

Di lain sisi, pengerjaan proyek jembatan baru berhenti. Tak terlihat aktivitas proyek pasca banjir. ”Kelihatannya satu hari ini berhenti dulu,” imbuh dia. Kamis petang (4/11), banjir luapan sungai di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong telah merusak sejumlah fasilitas umum. Akses antardusun terputus dan sebuah tiang listrik ambruk. (adi/ron)

Sementara itu, selain memutus akses antardusun, banjir yang menerjang Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong Kamis petang (4/11), juga mengakibatkan tanggul anak Kali Marmoyo tergerus. Longsor tersebut mengancam rumah warga di sekitar lokasi yang kini permukaan tanahnya mulai turun.

Kades Gunungsari Susanto menyatakan, pasca luapan aliran sungai, jembatan darurat yang dimanfaatkan sebagai alternatif selama proses pembangunan jembatan baru hanya bisa dilalui pejalan kaki. Pemotor tak bisa melintas lantaran terjangan banjir membuat penyangga jembatan berbahan bambu itu amblas. ”Yang jalur darurat sementara ini tidak boleh dilewati motor. Kalau jalan kaki saja aman,” terangnya, kemarin (5/11).

Selain merusak jembatan darurat, banjir yang terjadi setelah hujan deras selama berjam-jam itu juga menggerus kedua sisi tanggul sungai. Di sisi selatan, longsoran mengakibatkan ruas jalan dan jembatan darurat dalam posisi meggantung. Sementara itu, di sisi utara longsoran, mengancam bangunan rumah warga. Di tepi sungai itu, tedapat dua rumah yang masing-masing berada di sisi timur dan barat jalan. Jarak rumah dengan sungai tak lebih dari lima meter. Susanto menyebut, tergerusnya tanggul sungai mengancam dua bangunan rumah warganya. Bahkan, lanjutnya, halaman rumah yang berada di sisi barat jalan mulai terdampak. Permukaan tanahnya mulai turun. ”Rumah sebelah barat itu tanahnya turun. Jadi ambles,” ujar dia.

Baca Juga :  Korsleting, Rumah Rata dengan Tanah

Menurutnya, penurunan permukaan tanah tersebut terjadi pasca tanggul sungai tergerus banjir luapan. Pihaknya khawatir, hujan yang terus turun bakal membuat pergerakan tanah semakin turun. Kendati demikian, menurut dia, penghuni rumah sejauh ini masih memilih bertahan di tempat tinggalnya. ”Saya khawatir kalau hujan. Karena tanahnya tergerus terus,” ungkapnya.

Di lain sisi, pengerjaan proyek jembatan baru berhenti. Tak terlihat aktivitas proyek pasca banjir. ”Kelihatannya satu hari ini berhenti dulu,” imbuh dia. Kamis petang (4/11), banjir luapan sungai di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong telah merusak sejumlah fasilitas umum. Akses antardusun terputus dan sebuah tiang listrik ambruk. (adi/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Vaksin Anak dan Booster Digeber

Panen Cabai, Petani Terancam Merugi

Artikel Terbaru


/