alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Belasan Tersisih, Tetapkan 54 Penghuni Rusunawa

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tahap seleksi calon penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kota Mojokerto telah rampung. Tim verifikasi telah menetapkan 54 kepala keluarga (KK) untuk menghuni tower empat lantai di Jalan Cinde Baru VIII, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mojokerto Mashudi, menuturkan, proses seleksi calon penghuni telah digulirkan sejak Oktober lalu.

Setidaknya, terdapat 69 berkas KK (kepala keluarga) yang secara resmi mengajukan diri untuk menghuni rusunawa.

Mashudi menuturkan, seluruh permohonan telah selesai diverifikasi oleh tim yang terdiri dari lintas unsur. Selain DPKP, juga melibatkan Dinas Sosial (Dinsos), Bagian Hukum Setdakot, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA). ”Dari 69 berkas, yang ditetapkan lolos oleh tim verifikasi ada 54 KK,” terangnya, Selasa (5/11).

Dengan demikian, terdapat 15 pemohon yang dinyatakan gugur. Menurutnya, gagalnya belasan pemohon itu lantaran tidak memenuhi syarat. Antara lain kurang lengkapnya persyaratan administratif, hingga ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku. ”Sebagian besar yang tidak lolos karena jumlah di dalam KK (kepala keluarga) melebih dari aturannya,” paparnya.

Dia menceritakan, dalam Peraturan Menterian Pekerjaan Umum dan Permahan Rakyat (Permen PUPR) 1/2018 tentang Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun, jumlah anggota keluarga calon penghuni dalam KK maksimal adalah 4 orang.

Baca Juga :  Kepala Ayah Sendiri Dipalu, Anak Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

”Sedangkan pemohon ada yang KK-nya terdapat 6-7 orang, sehingga tidak memenuhi syarat,” tandasnya. Kemarin (5/11), seluruh perwakilan calon penghuni yang ditetapkan lolos seleksi dikumpulkan di kantor DPKP, Jalan Benteng Pancasila (Benpas).

Mantan kasatpol PP Kota Mojokerto ini, menyebutkan, jika agenda tersebut guna memberikan sosialisasi lebih lanjut terkait hak dan kewajiban sebagai penghuni. Selain bersifat sewa, pihaknya juga menyampaikan terkait mekanisme sekaligus besaran tarif bulanan.

Sesuai Keputusan Wali Kota Mojokerto tentang Tarif Sewa Satuan Rumah Susun di Kota Mojokerto, masing-masing lantai dibebankan biaya  sewa bervariatif.

Terendah ada pada lantai IV dengan besaran sewa Rp 275 ribu per bulan. Secara berturut-turut untuk lantai III ditetapkan Rp 300 ribu, lantai II dibanderol Rp 325 ribu, serta lantai dasar dipatok sebesar Rp 350 ribu per bulan.

”Kita tunjukkan juga fasilitas di dalamnya. Biar mereka paham kondisi di dalam seperti apa,” imbuhnya. Pria yang juga kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto ini, menyebutkan, hnian setara tipe 36 tersebut antara lain dilengkapi dengan kamar tidur utama, kamar tidur anak, kamar mandi, dapur, hingga ruang tamu. Tak hanya itu, di dalamnya juga telah dilengkapi dengan mebeler penunjang lainnya. Secara keseluruhan, tower empat lantai tersebut berkapasitas sebanyak 58 unit hunian.

Baca Juga :  35 Calon Kepsek Urung Dilantik

Dengan demikian, masih ada 4 hunian yang masih belum memiliki penghuni. Disebutkan jika sisa hunian tersebut memang sengaja dikosongkan sebagai antisipasi jika terdapat trouble pada hunian di masing-masing lantai. Kendati telah ditetapkan, para penghuni yang lolos verifikasi tersebut tidak secara otomatis bisa boyongan ke rusunawa.

Pasalnya, saat ini, DPKP tengah mengalokasikan untuk melengkapi kekurangan yang ada pada proyek yang sebelumnya dinaungi oleh Kemen-PUPR tersebut. Sentuhan fisik itu berupa pembuatan pintu gerbang dan lokasi parkir kendaraan yang belum ada di rusunawa.

Selain itu, juga untuk pembangunan kantor Tata Usaha (TU) lengkap dengan pengadaan mebeler serta perangkat komputer di dalamnya. Di samping itu juga untuk pembuatan saluran air yang bersumber dari air tanah.”Kalau semua sarana penujang itu selesai, maka bisa langsung siap ditempati,” pungkasnya.

Tahap akhir yang menyerap anggaran dari P-APBD sekitar Rp 826 juta itu ditargetkan selesai pada akhir tahun nanti. Dengan begitu, pengisian hunian di rusunawa paling cepat akan digulirkan awal 2020 mendatang.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tahap seleksi calon penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kota Mojokerto telah rampung. Tim verifikasi telah menetapkan 54 kepala keluarga (KK) untuk menghuni tower empat lantai di Jalan Cinde Baru VIII, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mojokerto Mashudi, menuturkan, proses seleksi calon penghuni telah digulirkan sejak Oktober lalu.

Setidaknya, terdapat 69 berkas KK (kepala keluarga) yang secara resmi mengajukan diri untuk menghuni rusunawa.

Mashudi menuturkan, seluruh permohonan telah selesai diverifikasi oleh tim yang terdiri dari lintas unsur. Selain DPKP, juga melibatkan Dinas Sosial (Dinsos), Bagian Hukum Setdakot, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA). ”Dari 69 berkas, yang ditetapkan lolos oleh tim verifikasi ada 54 KK,” terangnya, Selasa (5/11).

Dengan demikian, terdapat 15 pemohon yang dinyatakan gugur. Menurutnya, gagalnya belasan pemohon itu lantaran tidak memenuhi syarat. Antara lain kurang lengkapnya persyaratan administratif, hingga ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku. ”Sebagian besar yang tidak lolos karena jumlah di dalam KK (kepala keluarga) melebih dari aturannya,” paparnya.

- Advertisement -

Dia menceritakan, dalam Peraturan Menterian Pekerjaan Umum dan Permahan Rakyat (Permen PUPR) 1/2018 tentang Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun, jumlah anggota keluarga calon penghuni dalam KK maksimal adalah 4 orang.

Baca Juga :  Khofifah-Ning Ita Resmikan Masjid Agung

”Sedangkan pemohon ada yang KK-nya terdapat 6-7 orang, sehingga tidak memenuhi syarat,” tandasnya. Kemarin (5/11), seluruh perwakilan calon penghuni yang ditetapkan lolos seleksi dikumpulkan di kantor DPKP, Jalan Benteng Pancasila (Benpas).

Mantan kasatpol PP Kota Mojokerto ini, menyebutkan, jika agenda tersebut guna memberikan sosialisasi lebih lanjut terkait hak dan kewajiban sebagai penghuni. Selain bersifat sewa, pihaknya juga menyampaikan terkait mekanisme sekaligus besaran tarif bulanan.

Sesuai Keputusan Wali Kota Mojokerto tentang Tarif Sewa Satuan Rumah Susun di Kota Mojokerto, masing-masing lantai dibebankan biaya  sewa bervariatif.

Terendah ada pada lantai IV dengan besaran sewa Rp 275 ribu per bulan. Secara berturut-turut untuk lantai III ditetapkan Rp 300 ribu, lantai II dibanderol Rp 325 ribu, serta lantai dasar dipatok sebesar Rp 350 ribu per bulan.

”Kita tunjukkan juga fasilitas di dalamnya. Biar mereka paham kondisi di dalam seperti apa,” imbuhnya. Pria yang juga kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto ini, menyebutkan, hnian setara tipe 36 tersebut antara lain dilengkapi dengan kamar tidur utama, kamar tidur anak, kamar mandi, dapur, hingga ruang tamu. Tak hanya itu, di dalamnya juga telah dilengkapi dengan mebeler penunjang lainnya. Secara keseluruhan, tower empat lantai tersebut berkapasitas sebanyak 58 unit hunian.

Baca Juga :  Hari Ini, Melukis On the Spot

Dengan demikian, masih ada 4 hunian yang masih belum memiliki penghuni. Disebutkan jika sisa hunian tersebut memang sengaja dikosongkan sebagai antisipasi jika terdapat trouble pada hunian di masing-masing lantai. Kendati telah ditetapkan, para penghuni yang lolos verifikasi tersebut tidak secara otomatis bisa boyongan ke rusunawa.

Pasalnya, saat ini, DPKP tengah mengalokasikan untuk melengkapi kekurangan yang ada pada proyek yang sebelumnya dinaungi oleh Kemen-PUPR tersebut. Sentuhan fisik itu berupa pembuatan pintu gerbang dan lokasi parkir kendaraan yang belum ada di rusunawa.

Selain itu, juga untuk pembangunan kantor Tata Usaha (TU) lengkap dengan pengadaan mebeler serta perangkat komputer di dalamnya. Di samping itu juga untuk pembuatan saluran air yang bersumber dari air tanah.”Kalau semua sarana penujang itu selesai, maka bisa langsung siap ditempati,” pungkasnya.

Tahap akhir yang menyerap anggaran dari P-APBD sekitar Rp 826 juta itu ditargetkan selesai pada akhir tahun nanti. Dengan begitu, pengisian hunian di rusunawa paling cepat akan digulirkan awal 2020 mendatang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/