alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Laptop Korslet saat Dicas, Ruko di Mojosari Terbakar

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, terbakar Jumat (5/8) pagi. Tidak ada korban jiwa. Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik laptop yang ditinggal dalam kondisi dicas.

Kali pertama, warga mendapati kepulan asap membumbung diatas ruko milik Toha sekitar pukul 08.00 Jumat (5/8). Warga lantas melaporkan ke perangkat desa setempat untuk diteruskan ke Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto. “Kami menerima laporan tersebut sekitar pukul 08.00. Satu unit damkar kami terjunkan ke lokasi,” ujar Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Akhmad Yani.

Tidak butuh waktu lama petugas tiba ke lokasi. Sebab, tempat kejadian tidak jauh dari Pos Damkar Mojosari. Titik api yang ada di dalam kamar sempat menghambat petugas. Sebab, petugas mesti mendobrak pintu ruko yang terkunci. “Ruko dalam kondisi kosong dan terkunci. Waktu kejadian, pemiliknya sedang keluar. Jadi kita harus dobrak pintunya biar bisa masuk,” terangnya.

Baca Juga :  Protokol New Normal Belum Kelar, Banyaknya Wisatawan dari Zona PSBB

Petugas langsung melakukan pemadaman pada kamar seluas 3×4 meter tersebut. Api dinyatakan padam usai petugas berjibaku selama satu jam lamanya. “Sekitar pukul 09.00 api dipadamkan setelah dilakukan pembasahan,” sebutnya. Kebakaran tidak sampai memakan korban. Kerugian meterial ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Diduga, kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik laptop yang ditinggal pemiliknya dalam kondisi dicas. Hanya saja, petugas belum bisa memastikan terkait adanya ledakan pada perangkat elektronik itu sebelum terjadi kebakaran. “Laptopnya dicas dan ditaruh dikasur. Ketika korslet itu api langsung membakar kasur. Jadi, memang karena kelalaian manusia,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat selalu waspada akan potensi kebakaran yang dipicu korsleting listrik. “Sebaiknya sebelum meninggalkan rumah kita periksa dahulu. Barang elektronik yang menyala atau terhubung ke stop kontak, untuk dimatikan dan dicabut. Lebih baik lagi kalau memilih alat instalasi listrik yang terstandar SNI,” tandas Yani. (vad/fen)

Baca Juga :  PPS Mengundurkan Diri, Dilarang Orang Tua hingga Meninggal Dunia

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, terbakar Jumat (5/8) pagi. Tidak ada korban jiwa. Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik laptop yang ditinggal dalam kondisi dicas.

Kali pertama, warga mendapati kepulan asap membumbung diatas ruko milik Toha sekitar pukul 08.00 Jumat (5/8). Warga lantas melaporkan ke perangkat desa setempat untuk diteruskan ke Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto. “Kami menerima laporan tersebut sekitar pukul 08.00. Satu unit damkar kami terjunkan ke lokasi,” ujar Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Akhmad Yani.

Tidak butuh waktu lama petugas tiba ke lokasi. Sebab, tempat kejadian tidak jauh dari Pos Damkar Mojosari. Titik api yang ada di dalam kamar sempat menghambat petugas. Sebab, petugas mesti mendobrak pintu ruko yang terkunci. “Ruko dalam kondisi kosong dan terkunci. Waktu kejadian, pemiliknya sedang keluar. Jadi kita harus dobrak pintunya biar bisa masuk,” terangnya.

Baca Juga :  Seribu Ortu Belum Beri Izinkan Anaknya Pembelajaran Tatap Muka

Petugas langsung melakukan pemadaman pada kamar seluas 3×4 meter tersebut. Api dinyatakan padam usai petugas berjibaku selama satu jam lamanya. “Sekitar pukul 09.00 api dipadamkan setelah dilakukan pembasahan,” sebutnya. Kebakaran tidak sampai memakan korban. Kerugian meterial ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Diduga, kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik laptop yang ditinggal pemiliknya dalam kondisi dicas. Hanya saja, petugas belum bisa memastikan terkait adanya ledakan pada perangkat elektronik itu sebelum terjadi kebakaran. “Laptopnya dicas dan ditaruh dikasur. Ketika korslet itu api langsung membakar kasur. Jadi, memang karena kelalaian manusia,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat selalu waspada akan potensi kebakaran yang dipicu korsleting listrik. “Sebaiknya sebelum meninggalkan rumah kita periksa dahulu. Barang elektronik yang menyala atau terhubung ke stop kontak, untuk dimatikan dan dicabut. Lebih baik lagi kalau memilih alat instalasi listrik yang terstandar SNI,” tandas Yani. (vad/fen)

Baca Juga :  Proses Perizinan di DPUPR Kabupaten Mojokerto Tak Maksimal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/