alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Hantam Pengaman Jalan, Dua Gadis asal Jombang Tewas

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Insiden rem blong berujung maut kembali terjadi di jalur ekstrem Cangar-Pacet. Roudlotul Firdausiyah, 20, dan Fitriyah Anggraini, 21, asal Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, tewas setelah motor yang dikendarai menghantam pagar pengaman jalan atau guardrail di tikungan Obech, Jalan Raya Gerilya, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/4).

Kecelakaan tunggal sekitar pukul 10.30 itu diduga terjadi akibat motor Honda Vario bernopol S 3787 YV yang dikendarai mengalami rem blong saat perjalanan turun dari arah selatan, kawasan wisata Sendi, Pacet. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor yang melaju tanpa kendali itu menghantam pembatas jalan berbahan baja tersebut. ’’Korban satunya terlempar, satunya langsung nazak (sakaratul maut),’’ ungkap Ahmas Faizin, Relawan Punokawan, yang ikut mengevakuasi korban.

Baca Juga :  Polisi dan Pejabat Jadi Korban

Kerasnya benturan membuat keduanya mengalami luka parah. Petugas Polsek Pacet bersama relawan segera mengevakuasi keduanya menuju Rumah Sakit Sumberglagah, Pacet.

Dalam insiden tersebut, menurutnya, Roudlotul tewas di lokasi. Dia mengalami cedera hebat di tulang kepala bagian belakang serta pelipis mata sebelah kiri. ’’Satunya lagi yang pakai celana hitam (Fitriyah) cedera di dada. Tulangnya ringsek mengakibatkan susah bernapas sehingga terjadi pendarahan di dalam,’’ tuturnya.  Disebutkannya, Fitriyah sempat kritis sebelum akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar mengatakan, insiden kecelakaan maut ini diduga terjadi karena sistem pengereman motor yang dikendarai korban mengalami gagal fungsi. Akibatnya, pengendara kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak pembatas jalan. ’’Out off control diduga rem blong sehingga menabrak guardrail atau pembatas jalan,’’ katanya.

Baca Juga :  Beredar Makanan Dengan Pewarna Tekstil

Kedua jenazah dilakukan otopsi. Kemarin, sudah dijemput keluarga masing-masing untuk dimakamkan. (adi)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Insiden rem blong berujung maut kembali terjadi di jalur ekstrem Cangar-Pacet. Roudlotul Firdausiyah, 20, dan Fitriyah Anggraini, 21, asal Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, tewas setelah motor yang dikendarai menghantam pagar pengaman jalan atau guardrail di tikungan Obech, Jalan Raya Gerilya, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/4).

Kecelakaan tunggal sekitar pukul 10.30 itu diduga terjadi akibat motor Honda Vario bernopol S 3787 YV yang dikendarai mengalami rem blong saat perjalanan turun dari arah selatan, kawasan wisata Sendi, Pacet. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor yang melaju tanpa kendali itu menghantam pembatas jalan berbahan baja tersebut. ’’Korban satunya terlempar, satunya langsung nazak (sakaratul maut),’’ ungkap Ahmas Faizin, Relawan Punokawan, yang ikut mengevakuasi korban.

Baca Juga :  Parkir di Trotoar, Dishub Turun Tangan

Kerasnya benturan membuat keduanya mengalami luka parah. Petugas Polsek Pacet bersama relawan segera mengevakuasi keduanya menuju Rumah Sakit Sumberglagah, Pacet.

Dalam insiden tersebut, menurutnya, Roudlotul tewas di lokasi. Dia mengalami cedera hebat di tulang kepala bagian belakang serta pelipis mata sebelah kiri. ’’Satunya lagi yang pakai celana hitam (Fitriyah) cedera di dada. Tulangnya ringsek mengakibatkan susah bernapas sehingga terjadi pendarahan di dalam,’’ tuturnya.  Disebutkannya, Fitriyah sempat kritis sebelum akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar mengatakan, insiden kecelakaan maut ini diduga terjadi karena sistem pengereman motor yang dikendarai korban mengalami gagal fungsi. Akibatnya, pengendara kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak pembatas jalan. ’’Out off control diduga rem blong sehingga menabrak guardrail atau pembatas jalan,’’ katanya.

Baca Juga :  Tutup Got Hilang, Polisi Selidiki CCTV

Kedua jenazah dilakukan otopsi. Kemarin, sudah dijemput keluarga masing-masing untuk dimakamkan. (adi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/