alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Satpol PP Kota Mojokerto Preteli Belasan Reklame Bodong

MOJOKERTO – Menindaklanjuti temuan Wali Kota Ika Puspitasari terkait reklame tak berizin, Jumat (5/4) Satpol PP Kota Mojokerto melakuan tindakan penertiban.

Belasan media papan iklan bodong di sejumlah titik langsung dilakukan pembongkaran lantaran melanggar aturan perizinan. Bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan (BPPKA), korps penegak perda ini melakukan pemotongan tiga tiang reklame di Jalan Gajah Mada.

Selanjutnya, mereka menyisir di Jalan Residen Pamuji. Di depan Pasar Tanjung Anyar, sedikitnnya tiga tiang reklame juga dipereteli. ”Total sasaran yang kita tertibkan ada 13 titik,” terang Kabid Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kota Mojokerto, Hatta Amrullah.

Baca Juga :  SYD Mojokerto Berbagi ke Kaum Dhuafa dan Panti Asuhan

Menurutnya, tindakan tegas itu dilakukan karena belasan reklame tersebut berdiri tanpa izin. Tak hanya itu, pemilik juga diketahui tidak membayar pajak. Bahkan, juga terdapat pada tempat yang bukan semestinya. ”Kita tertibkan juga yang berdiri di trotoar khusus pejalan kaki, karena itu kita lakukan penebangan langsung,” paparnya.

Dia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan tindakan serupa juga menyentuh puluhan reklame nakal lainnya. Pasalnya, pemkot saat ini tengah menginventarisir kesesuaian antara izin dan reklame yang ada di lapangan.

Selain legalitas, juga dilakukan pengecekan kesesuaian ukuran dan lokasi pendirian. ”Ke depan kita akan intens lagi melakukan penertiban,” tandasnya.

MOJOKERTO – Menindaklanjuti temuan Wali Kota Ika Puspitasari terkait reklame tak berizin, Jumat (5/4) Satpol PP Kota Mojokerto melakuan tindakan penertiban.

Belasan media papan iklan bodong di sejumlah titik langsung dilakukan pembongkaran lantaran melanggar aturan perizinan. Bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan (BPPKA), korps penegak perda ini melakukan pemotongan tiga tiang reklame di Jalan Gajah Mada.

Selanjutnya, mereka menyisir di Jalan Residen Pamuji. Di depan Pasar Tanjung Anyar, sedikitnnya tiga tiang reklame juga dipereteli. ”Total sasaran yang kita tertibkan ada 13 titik,” terang Kabid Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kota Mojokerto, Hatta Amrullah.

Baca Juga :  Pelajar Dilarang Rayakan Valentine Day

Menurutnya, tindakan tegas itu dilakukan karena belasan reklame tersebut berdiri tanpa izin. Tak hanya itu, pemilik juga diketahui tidak membayar pajak. Bahkan, juga terdapat pada tempat yang bukan semestinya. ”Kita tertibkan juga yang berdiri di trotoar khusus pejalan kaki, karena itu kita lakukan penebangan langsung,” paparnya.

Dia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan tindakan serupa juga menyentuh puluhan reklame nakal lainnya. Pasalnya, pemkot saat ini tengah menginventarisir kesesuaian antara izin dan reklame yang ada di lapangan.

Selain legalitas, juga dilakukan pengecekan kesesuaian ukuran dan lokasi pendirian. ”Ke depan kita akan intens lagi melakukan penertiban,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/