alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Petani Waspadai Hama Tikus dan Burung

MOJOKERTO – Lahan pertanian di wilayah Kabupaten Mojokerto kini nyaris serentak ditanami padi. Setelah beberapa musim lalu ditanami jagung, kacang, palawija, dan beberapa komoditas sayuran.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, area persawahan di Kabupaten Mojokerto sudah mulai kelihatan hijau daun-daun padi muda. Setiap pagi dan sore terlihat petani ramai-ramai berada di sawah. Ada yang baru mulai pembenihan, ada juga padi yang sudah dipetak. Bahkan, ada yang sudah muncul gabahnya.

Di kawasan persawahan Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, para petani sekitar pukul 07.00 sudah terlihat aktivitas di sawah. ’’Ya ini baru mulai nanam,’’ kata Siti salah satu petani di sawah.

Baca Juga :  10 Rumah Sakit Sulit Naik Kelas B

Menurutnya, memang sekarang adalah musim tanam padi. Pemandangan lain terlihat di kawasan persawahan di samping Kantor Kecamatan Mojoanyar. Tanaman padi ada juga yang sudah nampak gabahnya. Bahkan, banyak yang sudah dipasangi jaring agar aman dari burung pipit.

Sementara itu, di kawasan Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, juga terlihat pemandangan yang sama. Petani menanam padi. ’’Dari 90 hektare sawah, sekarang sudah 35 persen yang ditanami. Beberapa masih diolah lahannya,’’ kata M. Zainudin, koordinator Kelompok Tani Harapan Jaya, Dusun Kedawung Utara, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan.

Menurutnya, musim tanam padi di wilayah tersebut sudah mulai pada tanggal 10 Desember kemarin. Dan perkiraan akan berlangsung hingga bulan 1 akhir. ’’Yang perlu diwaspadai saat masa tanam seperti ini adalah hama tikus,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Distribusi Bansos Uang Pengganti BPNT di Kabupaten Diwarnai Desak-desakan

Namun, pihaknya bersama sekitar 120 anggota yang tergabung dalam kelompok tani itu sudah mengupayakan siasat untuk mengatasi hama perusak tanaman padi tersebut. ’’Harapannya nanti bisa panen sesuai dengan harapan,’’ pungkasnya. (sad)

MOJOKERTO – Lahan pertanian di wilayah Kabupaten Mojokerto kini nyaris serentak ditanami padi. Setelah beberapa musim lalu ditanami jagung, kacang, palawija, dan beberapa komoditas sayuran.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, area persawahan di Kabupaten Mojokerto sudah mulai kelihatan hijau daun-daun padi muda. Setiap pagi dan sore terlihat petani ramai-ramai berada di sawah. Ada yang baru mulai pembenihan, ada juga padi yang sudah dipetak. Bahkan, ada yang sudah muncul gabahnya.

Di kawasan persawahan Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, para petani sekitar pukul 07.00 sudah terlihat aktivitas di sawah. ’’Ya ini baru mulai nanam,’’ kata Siti salah satu petani di sawah.

Baca Juga :  Bupati Berbagi Bahagia Saat Ramadan

Menurutnya, memang sekarang adalah musim tanam padi. Pemandangan lain terlihat di kawasan persawahan di samping Kantor Kecamatan Mojoanyar. Tanaman padi ada juga yang sudah nampak gabahnya. Bahkan, banyak yang sudah dipasangi jaring agar aman dari burung pipit.

Sementara itu, di kawasan Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, juga terlihat pemandangan yang sama. Petani menanam padi. ’’Dari 90 hektare sawah, sekarang sudah 35 persen yang ditanami. Beberapa masih diolah lahannya,’’ kata M. Zainudin, koordinator Kelompok Tani Harapan Jaya, Dusun Kedawung Utara, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan.

Menurutnya, musim tanam padi di wilayah tersebut sudah mulai pada tanggal 10 Desember kemarin. Dan perkiraan akan berlangsung hingga bulan 1 akhir. ’’Yang perlu diwaspadai saat masa tanam seperti ini adalah hama tikus,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Belanja di Sunrise, Berpeluang Dapat Motor
- Advertisement -

Namun, pihaknya bersama sekitar 120 anggota yang tergabung dalam kelompok tani itu sudah mengupayakan siasat untuk mengatasi hama perusak tanaman padi tersebut. ’’Harapannya nanti bisa panen sesuai dengan harapan,’’ pungkasnya. (sad)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/