alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Nataru, Guru-Siswa Tetap Masuk

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Siswa dan guru di Kabupaten Mojokerto diwajibkan masuk selama periode natal dan tahun baru (Nataru) 2022. Itu setelah Dispendik mengeluarkan edaran untuk penundaan libur Nataru sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan sekolah.

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin mengatakan, masing-masing satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP wajib masuk selama periode Nataru. Hal tersebut menindaklanjuti dari Inmendagri No 62 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal dan Tahun Baru 2022.

Dalam edaran Dispendik Kabupaten Mojokerto nomor 421.2/984/416-101/202, masing-masing lembaga diwajibkan tetap masuk sekolah pada 27-31 Desember mendatang. ”Saat libur Nataru itu, kita sampaikan ke sekolah ada pembinaan karakter dari sekolah. Sehingga, baik guru dan siswa tetap masuk, libur ditunda,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga :  Gunakan e-Wallet, Bayar Pajak Semudah Beli Pulsa

Selama masuk, sekolah tetap memberlakukan aturan sama seperti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Yakni mulai dari kapasitas siswa yang masuk 50 persen. Lalu, menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan. Melalui pendekatan 5M. Di antaranya, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. ”Termasuk laporan evaluasi dan tracing untuk penemuan kasus positif di lingkup sekolah dari satgas per kecamatan tetap berjalan,” ulasnya.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto ini menambahkan, waktu liburan baru dilaksanakan tahun depan. Yakni, 3-10 Januari nanti. Pun, selama periode Nataru 24 Desember-2 Januari nanti, baik tenaga kependidikan maupun pendidik dilarang mengajukan cuti. Pengambilan cuti di satuan pendidikan dilakukan pasca periode libur Nataru. ”Otomatis, kita imbau selama periode Nataru ini, agar guru atau siswa untuk tidak bepergian, pulang kampung ke luar daerah, Kecuali dengan izin atau keperluan yang mendesak,” sebut dia. (oce/ron)

Baca Juga :  Hari Ini Jamaah Diboyong ke Arafah

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Siswa dan guru di Kabupaten Mojokerto diwajibkan masuk selama periode natal dan tahun baru (Nataru) 2022. Itu setelah Dispendik mengeluarkan edaran untuk penundaan libur Nataru sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan sekolah.

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin mengatakan, masing-masing satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP wajib masuk selama periode Nataru. Hal tersebut menindaklanjuti dari Inmendagri No 62 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal dan Tahun Baru 2022.

Dalam edaran Dispendik Kabupaten Mojokerto nomor 421.2/984/416-101/202, masing-masing lembaga diwajibkan tetap masuk sekolah pada 27-31 Desember mendatang. ”Saat libur Nataru itu, kita sampaikan ke sekolah ada pembinaan karakter dari sekolah. Sehingga, baik guru dan siswa tetap masuk, libur ditunda,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga :  Pemkab Coret PAD Wisata Ubalan Pacet

Selama masuk, sekolah tetap memberlakukan aturan sama seperti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Yakni mulai dari kapasitas siswa yang masuk 50 persen. Lalu, menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan. Melalui pendekatan 5M. Di antaranya, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. ”Termasuk laporan evaluasi dan tracing untuk penemuan kasus positif di lingkup sekolah dari satgas per kecamatan tetap berjalan,” ulasnya.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto ini menambahkan, waktu liburan baru dilaksanakan tahun depan. Yakni, 3-10 Januari nanti. Pun, selama periode Nataru 24 Desember-2 Januari nanti, baik tenaga kependidikan maupun pendidik dilarang mengajukan cuti. Pengambilan cuti di satuan pendidikan dilakukan pasca periode libur Nataru. ”Otomatis, kita imbau selama periode Nataru ini, agar guru atau siswa untuk tidak bepergian, pulang kampung ke luar daerah, Kecuali dengan izin atau keperluan yang mendesak,” sebut dia. (oce/ron)

Baca Juga :  Sekolah Libur, Dilarang Liburan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/