alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Siswa, Barongsai, dan Gusdurian Peduli Korban Bencana

MOJOKERTO – Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Kota Mojokerto menggelar salat Gaib dan doa bersama untuk korban bencana di Palu dan Donggala di lapangan basket, Rabu (4/10).

Kepala SMPN 1 Mulib mengungkapkan, sebelumnya OSIS juga mulai menggalang dana. ’’Hal ini sekaligus menumbuhkan, mengembangkan nilai-nilai karakter siswa untuk peduli sesama,’’ katanya

Sementara itu, PMI Kota Mojokerto telah menyiapkan stok darah dan juga relawan yang dikirim ke Sulteng. ’’Kita menunggu instruksi dari PMI pusat Jakarta terkait berapa jumlah pasti stok darah yang dibutuhkan di lokasi bencana,’’ kata Humas PMI Kota Mojokerto, Yanuar Hardianto.

Baca Juga :  Proyek SMPN 2 Puri Dikebut

Terkait stok darah, pihaknya mengatakan, sudah ada beberapa komunitas atau penggerak donor yang akan mau diambil darahnya. ’’Sekarang sudah banyak jadwalnya. Hampir penuh,’’ paparnya.

PMI juga siap jika diminta menjadi relawan untuk terjun ke lokasi bencana. ’’Relawan kami juga sudah siap 24 jam jika nanti dibutuhkan dari PMI Pusat Jakarta untuk dikirim ke Palu dan Dongala,’’ tegasnya.

Terpisah, komunitas Gusdurian Mojokerto juga menggalang bantuan untuk korban gempa dan tsunami. Berbeda dari biasanya, mereka menggelar aksi barongsai di Perning, Kecamatan Jetis.

’’Dari teman-teman Perning meminta barongsai. Karena antusias warga sangat besar kalau ada kesenian barongsai. Selain itu, pimpinan barongsai Young Lion juga kebetulan ingin berbagi dengan menyumbang pentas barongsai,’’ ungkap Kukun Triyoga. (ras)

Baca Juga :  Lahirkan Wisata Edukasi di Tengah Hutan

MOJOKERTO – Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Kota Mojokerto menggelar salat Gaib dan doa bersama untuk korban bencana di Palu dan Donggala di lapangan basket, Rabu (4/10).

Kepala SMPN 1 Mulib mengungkapkan, sebelumnya OSIS juga mulai menggalang dana. ’’Hal ini sekaligus menumbuhkan, mengembangkan nilai-nilai karakter siswa untuk peduli sesama,’’ katanya

Sementara itu, PMI Kota Mojokerto telah menyiapkan stok darah dan juga relawan yang dikirim ke Sulteng. ’’Kita menunggu instruksi dari PMI pusat Jakarta terkait berapa jumlah pasti stok darah yang dibutuhkan di lokasi bencana,’’ kata Humas PMI Kota Mojokerto, Yanuar Hardianto.

Baca Juga :  Netralitas ASN Diawasi Empat Lembaga

Terkait stok darah, pihaknya mengatakan, sudah ada beberapa komunitas atau penggerak donor yang akan mau diambil darahnya. ’’Sekarang sudah banyak jadwalnya. Hampir penuh,’’ paparnya.

- Advertisement -

PMI juga siap jika diminta menjadi relawan untuk terjun ke lokasi bencana. ’’Relawan kami juga sudah siap 24 jam jika nanti dibutuhkan dari PMI Pusat Jakarta untuk dikirim ke Palu dan Dongala,’’ tegasnya.

Terpisah, komunitas Gusdurian Mojokerto juga menggalang bantuan untuk korban gempa dan tsunami. Berbeda dari biasanya, mereka menggelar aksi barongsai di Perning, Kecamatan Jetis.

’’Dari teman-teman Perning meminta barongsai. Karena antusias warga sangat besar kalau ada kesenian barongsai. Selain itu, pimpinan barongsai Young Lion juga kebetulan ingin berbagi dengan menyumbang pentas barongsai,’’ ungkap Kukun Triyoga. (ras)

Baca Juga :  Aturan Wajib Lapor, Melda: Kantor Pemkot-Dewan Rumah Rakyat

Artikel Terkait

Most Read

18 Pohon Urung Ditebang

Penggendara Motor Tewas Dilibas Xenia

Warga Temukan 20 Keping Artefak

Artikel Terbaru


/