alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, June 26, 2022

Digelar secara Online dan Gratis

Dinas P dan K Buka Posko PPDB, Warga Kota Jadi Prioritas

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Mojokerto tahun ajaran 2022/2023 mulai bergulir pekan depan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto membuka posko layanan informasi hingga pengaduan terkait PPDB yang bisa diakses seluruh elemen masyarakat mulai dari orang tua siswa, hingga sekolah.

Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid menuturkan, PPDB baru akan dilaksanakan pada 8 Juni nanti secara serentak di seluruh jenjang. Meski begitu, saat ini sosialisasi PPDB sedang berlangsung. Demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, pihaknya membuka posko di kantor Dinas P dan K untuk menerima keluhan serta pengaduan terkait pelaksanaan PPDB. ’’Memang sekarang belum mulai. Tapi kami sosialisasikan. Apabila ada keluhan, pengaduan, kritik, segera sampaikan kepada kami. Disampaikan ke Dinas P dan K Kota Mojokerto,’’ ujarnya.

Amin mengatakan, fasilitas lain yang disediakan pada proses PPDB tahun ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran secara online. Yakni, cukup mengakses laman mojokertokota.siap-ppdb.com. Melalui laman tersebut, calon peserta didik baru sudah bisa memilih jalur pendaftaran. ’’Tidak perlu antre datang ke sekolah lagi, kita memudahkan orang tua dan murid untuk mendaftar secra online,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Segera Gelar PPDB, Pastikan Kesiapan Sarpras Pendukung

Masih kata Amin, untuk PPDB jenjang SDN-SMPN di kota tanpa pungutan biaya alias gratis. Pelaksanaan itu seiring dengan sejumlah program gratis bidang pendidikan lainnya yakni seragam gratis, sepatu gratis, tas gratis, hingga angkutan pelajar gratis.

Adapun, PPDB 2022 ini diprioritaskan bagi warga Kota Mojokerto. ’’Ini sesuai kebijakan Wali Kota Ning Ita yang memprioritaskan pelayanan dasar bidang pendidikan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Mojokerto,’’ jelas dia.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Mojokerto Mulib menambahkan, terdapat berbagai jalur yang dibuka Dinas P dan K Kota Mojokerto dalam PPDB tahun ini, Mulai dari jenjang SD negeri hingga SMP negeri. ’’Kalau SD ada tiga jalur. Mulai jalur zonasi, perpindahan tugas orang tua dan afirmasi. Kalau SMP dibuka empat jalur, diantaranya jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi akademik maupun olahraga,’’ bebernya. Khusus TK, hanya tersedia jalur zonasi saja.

Baca Juga :  Ning Ita Ajak Warga Semakin Waspada

Menjelang pendaftaran, Mulib mengimbau para calon pendaftar dan orang tua siswa patut memperhatikan kesiapan dokumen berkas PPDB. Karena ada calon pendaftar yang sudah masuk database dan ada pula yang belum masuk database. Misalnya, anak TK/SD yang bersekolah di Kota Mojokerto secara otomatis ada di sistem. Sementara yang sekolah di luar kota belum masuk data base. ’’Oleh karena itu pada tanggal 8 hingga 10 Juni bagi calon pendaftar yang belum masuk database harus upload data utama. Itu di antaranya KK, akte kelahiran, foto diri di depan rumah atau domisili,’’ rinci dia.

Ketua MKKS Kota Mojokerto ini menyebutkan, bagi calon pendaftar yang mendaftar di jalur prestasi hingga afirmasi harus menunjukkan dokumen pendukung non zonasi. Semisal untuk jalur afirmasi wajib upload dokumen SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)/Program Keluarga Harapan (PKH). Lalu, jalur perpindahan orang tua, pendaftar wajib menunjukkan surat pindah tugas. ’’Karena semua melalui online sehingga bisa praktis dan tidak njlimet. Sekaligus, gratis pula,’’ tandasnya. (oce/fen)

Dinas P dan K Buka Posko PPDB, Warga Kota Jadi Prioritas

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Mojokerto tahun ajaran 2022/2023 mulai bergulir pekan depan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto membuka posko layanan informasi hingga pengaduan terkait PPDB yang bisa diakses seluruh elemen masyarakat mulai dari orang tua siswa, hingga sekolah.

Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid menuturkan, PPDB baru akan dilaksanakan pada 8 Juni nanti secara serentak di seluruh jenjang. Meski begitu, saat ini sosialisasi PPDB sedang berlangsung. Demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, pihaknya membuka posko di kantor Dinas P dan K untuk menerima keluhan serta pengaduan terkait pelaksanaan PPDB. ’’Memang sekarang belum mulai. Tapi kami sosialisasikan. Apabila ada keluhan, pengaduan, kritik, segera sampaikan kepada kami. Disampaikan ke Dinas P dan K Kota Mojokerto,’’ ujarnya.

Amin mengatakan, fasilitas lain yang disediakan pada proses PPDB tahun ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran secara online. Yakni, cukup mengakses laman mojokertokota.siap-ppdb.com. Melalui laman tersebut, calon peserta didik baru sudah bisa memilih jalur pendaftaran. ’’Tidak perlu antre datang ke sekolah lagi, kita memudahkan orang tua dan murid untuk mendaftar secra online,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pendaftar Jalur Afirmasi Kota Mojokerto Diseleksi Ketat

Masih kata Amin, untuk PPDB jenjang SDN-SMPN di kota tanpa pungutan biaya alias gratis. Pelaksanaan itu seiring dengan sejumlah program gratis bidang pendidikan lainnya yakni seragam gratis, sepatu gratis, tas gratis, hingga angkutan pelajar gratis.

Adapun, PPDB 2022 ini diprioritaskan bagi warga Kota Mojokerto. ’’Ini sesuai kebijakan Wali Kota Ning Ita yang memprioritaskan pelayanan dasar bidang pendidikan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Mojokerto,’’ jelas dia.

- Advertisement -

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Mojokerto Mulib menambahkan, terdapat berbagai jalur yang dibuka Dinas P dan K Kota Mojokerto dalam PPDB tahun ini, Mulai dari jenjang SD negeri hingga SMP negeri. ’’Kalau SD ada tiga jalur. Mulai jalur zonasi, perpindahan tugas orang tua dan afirmasi. Kalau SMP dibuka empat jalur, diantaranya jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi akademik maupun olahraga,’’ bebernya. Khusus TK, hanya tersedia jalur zonasi saja.

Baca Juga :  Dinkes Kejar Target Vaksin Dosis Kedua

Menjelang pendaftaran, Mulib mengimbau para calon pendaftar dan orang tua siswa patut memperhatikan kesiapan dokumen berkas PPDB. Karena ada calon pendaftar yang sudah masuk database dan ada pula yang belum masuk database. Misalnya, anak TK/SD yang bersekolah di Kota Mojokerto secara otomatis ada di sistem. Sementara yang sekolah di luar kota belum masuk data base. ’’Oleh karena itu pada tanggal 8 hingga 10 Juni bagi calon pendaftar yang belum masuk database harus upload data utama. Itu di antaranya KK, akte kelahiran, foto diri di depan rumah atau domisili,’’ rinci dia.

Ketua MKKS Kota Mojokerto ini menyebutkan, bagi calon pendaftar yang mendaftar di jalur prestasi hingga afirmasi harus menunjukkan dokumen pendukung non zonasi. Semisal untuk jalur afirmasi wajib upload dokumen SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)/Program Keluarga Harapan (PKH). Lalu, jalur perpindahan orang tua, pendaftar wajib menunjukkan surat pindah tugas. ’’Karena semua melalui online sehingga bisa praktis dan tidak njlimet. Sekaligus, gratis pula,’’ tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/