alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Gelar Gebyar Kreasi dan Inovasi, Menuju Adiwiyata Nasional

MEMPERINGATI Hari Peduli Sampah Nasional SMPN 1 Mojosari menggelar Gebyar Kreasi dan Inovasi dengan serangkaian kegiatan yang dipusatkan di sekolah, Sabtu (26/2) lalu.

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat mengkreasikan barang bekas atau sampah menjadi barang yang berguna dan bermanfaat sesuai prinsip Reduce Reuse Recycle atau 3R. Kepala SMPN 1 Mojosari Satsuana Jatiningtyas mengatakan sebagai sekolah adiwiyata yang bersiap ke tingkat Nasional pihaknya terus meningkatkan kegiatan edukasi lingkungan kepada para siswa. ’’Mari kita dukung peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah,’’ katanya.

Menurutnya, dari Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari diharapkan dapat membangkitkan semangat dari sector pengolahan sampah akibat pandemi saat ini untuk diolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Pada kegiatan mengambil tema yaitu pemanfaatan sampah menjadi bahan baku yang bernilai ekonomi di masa pandemi. ’’Tema tersebut membangkitkan semangat siswa untuk mengurangi sampah menjadi bahan yang bernilai ekonomis,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Gati Lansia, Gerakan Ayo Tulung-tinulung Lanjut Usia

Satsuana menambahkan pada masa pandemi, siswa SMP Negeri 1 Mojosari terus melakukan kegiatan mengurangi sampah di sekolah rumah masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pada kegiatan ini berbagai kegiatan yang digelar antara lain; cipta 1.000 puisi dan membuat poster bertema sampah dan lingkungan.

Kegiatan lain membuat hasta karya berbahan sampah non plastik, melukis tas berbahan tekstil, menghias tempat sampah dari tong bekas, melukis kaligrafi, cipta cerpen tentang pengalaman belajar secara digital dan menulis manual dan composting. Kegiatan ini sekaligus persiapan menuju sekolah adiwiayata nasional.

’’SMP Negeri 1 Mojosari ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dengan kegiatan dengan gebyar kreasi dan inovasi. Kegiatan diisi dengan kegiatan mengurangi sampah di lingkungan sekolah dan sekitar,’’ katanya.

Baca Juga :  Satsuana Jatiningtyas, Cetak Generasi Cendikia Berkarakter

Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Mujiati mengapresiasi kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional yang atas kerjasama seluruh warga sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. ’’Saya sangat berterima kasih kepada guru  dan seluruh siswa atas partisipasi dan semangat dalam penyelenggaraan Hari Peduli Sampah Nasional. Walaupun kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun tak mengurangi semangat semua warga SMP Negeri 1 Mojosari. Semoga peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dapat menjadi momen SMP Negeri 1 Mojosari menuju Sekolah Adiwiyata Nasional,’’ pungkasnya. (bas/fen)

 

MEMPERINGATI Hari Peduli Sampah Nasional SMPN 1 Mojosari menggelar Gebyar Kreasi dan Inovasi dengan serangkaian kegiatan yang dipusatkan di sekolah, Sabtu (26/2) lalu.

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat mengkreasikan barang bekas atau sampah menjadi barang yang berguna dan bermanfaat sesuai prinsip Reduce Reuse Recycle atau 3R. Kepala SMPN 1 Mojosari Satsuana Jatiningtyas mengatakan sebagai sekolah adiwiyata yang bersiap ke tingkat Nasional pihaknya terus meningkatkan kegiatan edukasi lingkungan kepada para siswa. ’’Mari kita dukung peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah,’’ katanya.

Menurutnya, dari Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari diharapkan dapat membangkitkan semangat dari sector pengolahan sampah akibat pandemi saat ini untuk diolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Pada kegiatan mengambil tema yaitu pemanfaatan sampah menjadi bahan baku yang bernilai ekonomi di masa pandemi. ’’Tema tersebut membangkitkan semangat siswa untuk mengurangi sampah menjadi bahan yang bernilai ekonomis,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Masuk Terminal, Bus Angkutan Umum Terjaring Razia Ramp Check

Satsuana menambahkan pada masa pandemi, siswa SMP Negeri 1 Mojosari terus melakukan kegiatan mengurangi sampah di sekolah rumah masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pada kegiatan ini berbagai kegiatan yang digelar antara lain; cipta 1.000 puisi dan membuat poster bertema sampah dan lingkungan.

Kegiatan lain membuat hasta karya berbahan sampah non plastik, melukis tas berbahan tekstil, menghias tempat sampah dari tong bekas, melukis kaligrafi, cipta cerpen tentang pengalaman belajar secara digital dan menulis manual dan composting. Kegiatan ini sekaligus persiapan menuju sekolah adiwiayata nasional.

’’SMP Negeri 1 Mojosari ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dengan kegiatan dengan gebyar kreasi dan inovasi. Kegiatan diisi dengan kegiatan mengurangi sampah di lingkungan sekolah dan sekitar,’’ katanya.

Baca Juga :  Siswa SMP Tewas Dikeroyok
- Advertisement -

Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Mujiati mengapresiasi kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional yang atas kerjasama seluruh warga sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. ’’Saya sangat berterima kasih kepada guru  dan seluruh siswa atas partisipasi dan semangat dalam penyelenggaraan Hari Peduli Sampah Nasional. Walaupun kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun tak mengurangi semangat semua warga SMP Negeri 1 Mojosari. Semoga peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dapat menjadi momen SMP Negeri 1 Mojosari menuju Sekolah Adiwiyata Nasional,’’ pungkasnya. (bas/fen)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/