alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Sukses Kembangkan Sapi, Rintis Peternakan Kambing Etawa

KESUKSESAN peternak Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong merupakan buah gotong royong dan kekompakan antara pemerintah desa dan warga. Setelah berhasil mengembangkan sapi, kini mereka tengah merintis peternakan kambing etawa.

Kepala Desa Gunungsari Susanto mengaku bersyukur dengan kelompok ternak tersebut. Keberadaannya bermanfaat dan benar-benar dirasakan warga. ’’Alhamdulillah warga bisa makmur, sekarang saja lumbung hasil tani yang disediakan untuk warga sudah jarang dimanfaatkan,’’ terangnya sumingrah.

Pelaksanaan bantuan yang digelontorkan tahun 2011 lalu berbuah pada langgeng dan tumbuhnya kelompok tani ini. Bantuan itu juga digelontorkan ke 15 desa lain di Kabupaten Mojokerto. Keberhasilan ini tak lepas dari ekosistem yang aman dan inklusif. Para peternak kompak bergotong royong dalam mengembangkan peternakan. Contoh kecil, mereka rela berjaga malam secara bergiliran untuk mengamankan ternak para anggota. ’’Satu sub berjumah lima orang mengawasi 15-20 ekor sapi setiap malam,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Kerap Diambil Warga Luar Kota

Tak hanya membawa dirinya ke tataran hidup yang lebih sejahtera, para peternak juga berhasil menghidupi kelompok. Organisasi yang sehat membuat setiap program bermanfaat bisa terlaksana. Seperti kegiatan studi banding ke daerah lain yang dilakukan setahun sekali. Program itu berlangsung sejak 2013 silam. Para peternak ini berajar sambil jalan-jalan.

Lebih dari itu, para peternak ini bahkan punya program rekreasi tahunan. ’’Terakhir tahun kemarin kita ke Malang dan menginap di hotel,’’ terangnya. Kondisi keuangan yang baik ini juga dipakai untuk mendukung kegiatan-kegiatan desa. Program pemberdayaan warga ini terus berlanjut.

Saat ini, Desa Gunungsari kembali mendapatkan bantuan program pengembangan kambing etawa tahun lalu. Total terhadap 25 ekor kambing etawa dari Kementerian Pertanian RI yang telah dirawat peternak di Dusun Sumberdadi dan Sumbersari. ’’Untuk sekarang masih dirawat di rumah, karena masih tahap awal. Mekanismenya nanti sama dengan yang sapi,’’ urai dia.

Baca Juga :  Berbekal Kartu JKN-KIS Aktif, Stroke Ringan Teratasi

Pengembangan ternak kambing ini tak jauh berbeda dengan ternak sapi. Puluhan kambing indukan itu saat ini tengah dikembangkan dan tinggal menunggu waktu untuk menuai hasilnya. (adi/fen)

KESUKSESAN peternak Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong merupakan buah gotong royong dan kekompakan antara pemerintah desa dan warga. Setelah berhasil mengembangkan sapi, kini mereka tengah merintis peternakan kambing etawa.

Kepala Desa Gunungsari Susanto mengaku bersyukur dengan kelompok ternak tersebut. Keberadaannya bermanfaat dan benar-benar dirasakan warga. ’’Alhamdulillah warga bisa makmur, sekarang saja lumbung hasil tani yang disediakan untuk warga sudah jarang dimanfaatkan,’’ terangnya sumingrah.

Pelaksanaan bantuan yang digelontorkan tahun 2011 lalu berbuah pada langgeng dan tumbuhnya kelompok tani ini. Bantuan itu juga digelontorkan ke 15 desa lain di Kabupaten Mojokerto. Keberhasilan ini tak lepas dari ekosistem yang aman dan inklusif. Para peternak kompak bergotong royong dalam mengembangkan peternakan. Contoh kecil, mereka rela berjaga malam secara bergiliran untuk mengamankan ternak para anggota. ’’Satu sub berjumah lima orang mengawasi 15-20 ekor sapi setiap malam,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Kerap Diambil Warga Luar Kota

Tak hanya membawa dirinya ke tataran hidup yang lebih sejahtera, para peternak juga berhasil menghidupi kelompok. Organisasi yang sehat membuat setiap program bermanfaat bisa terlaksana. Seperti kegiatan studi banding ke daerah lain yang dilakukan setahun sekali. Program itu berlangsung sejak 2013 silam. Para peternak ini berajar sambil jalan-jalan.

Lebih dari itu, para peternak ini bahkan punya program rekreasi tahunan. ’’Terakhir tahun kemarin kita ke Malang dan menginap di hotel,’’ terangnya. Kondisi keuangan yang baik ini juga dipakai untuk mendukung kegiatan-kegiatan desa. Program pemberdayaan warga ini terus berlanjut.

Saat ini, Desa Gunungsari kembali mendapatkan bantuan program pengembangan kambing etawa tahun lalu. Total terhadap 25 ekor kambing etawa dari Kementerian Pertanian RI yang telah dirawat peternak di Dusun Sumberdadi dan Sumbersari. ’’Untuk sekarang masih dirawat di rumah, karena masih tahap awal. Mekanismenya nanti sama dengan yang sapi,’’ urai dia.

Baca Juga :  Jamaah Haji Asal Pungging Wafat di Tanah Suci saat Mengikuti Ziarah
- Advertisement -

Pengembangan ternak kambing ini tak jauh berbeda dengan ternak sapi. Puluhan kambing indukan itu saat ini tengah dikembangkan dan tinggal menunggu waktu untuk menuai hasilnya. (adi/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/