alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Bisa Kembali Bersekolah, Siswa Gelar Doa dan Mengucap Syukur

MOJOKERTO – Siswa SDN Kranggan 1 Kota Mojokerto bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan normal seperti sediakala. Kamis (4/1) pagi tadi, mereka sudah bisa menempati ruang kelas masing-masing. Termasuk jajaran dewan guru.

Itu setelah rantai segel akibat polemik sengketa lahan antara Pemkot Mojokerto dengan ahli waris kembali dibuka pada Rabu (3/1) sore. Pembukaan segel dilakukan perwakilan ahli waris almarhum Sareh Sujono, menyusul adanya kesepakatan penuntasan kasus sengketa dan dugaan penyerobotan tanah.

Pembukaan kunci gembok dan banner itu juga disaksikan langsung oleh beberapa pihak terkait. Di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Mojokerto, Novi Rahardjo; satpol PP, kepala sekolah SDN Kranggan 1 Endang Soenarjati, komite sekolah, polisi dan TNI.

Baca Juga :  Driver Kecipratan Bantuan Tunai

Pagi tadi, sebelum memasuki ruang kelas masing-masing, ratusan siswa yang mengenakan seragam oranye dan bercelana hitam ini diajak mengikuti doa bersama di halaman sekolah.

Doa sebagai ucapan raya syukur atas dibukanya kembali segel sengketa ini dipimpin oleh dewan guru dan kepala sekolah. Tampak beberapa siswa dan guru mengucap syukur dapat melaksanakan dan mengikuti KBM dengan normal.

Mereka juga menunjukkan wajah haru bahagia. Dengan memendam harapan agar kasus serupa yang berdampak pada siswa dan kegiatan belajar tidak terulang kembali di kemudian hari.

 

MOJOKERTO – Siswa SDN Kranggan 1 Kota Mojokerto bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan normal seperti sediakala. Kamis (4/1) pagi tadi, mereka sudah bisa menempati ruang kelas masing-masing. Termasuk jajaran dewan guru.

Itu setelah rantai segel akibat polemik sengketa lahan antara Pemkot Mojokerto dengan ahli waris kembali dibuka pada Rabu (3/1) sore. Pembukaan segel dilakukan perwakilan ahli waris almarhum Sareh Sujono, menyusul adanya kesepakatan penuntasan kasus sengketa dan dugaan penyerobotan tanah.

Pembukaan kunci gembok dan banner itu juga disaksikan langsung oleh beberapa pihak terkait. Di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Mojokerto, Novi Rahardjo; satpol PP, kepala sekolah SDN Kranggan 1 Endang Soenarjati, komite sekolah, polisi dan TNI.

Baca Juga :  Santri Berikrar Membela Negara, Menjaga Pancasila dan NKRI

Pagi tadi, sebelum memasuki ruang kelas masing-masing, ratusan siswa yang mengenakan seragam oranye dan bercelana hitam ini diajak mengikuti doa bersama di halaman sekolah.

Doa sebagai ucapan raya syukur atas dibukanya kembali segel sengketa ini dipimpin oleh dewan guru dan kepala sekolah. Tampak beberapa siswa dan guru mengucap syukur dapat melaksanakan dan mengikuti KBM dengan normal.

Mereka juga menunjukkan wajah haru bahagia. Dengan memendam harapan agar kasus serupa yang berdampak pada siswa dan kegiatan belajar tidak terulang kembali di kemudian hari.

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/