alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Percantik Wahana saat Larangan Berwisata

WISATA baru terus bermunculan di Trawas. Terbaru dan tampaknya sudah siap menjadi ikon wisata adalah Sumber Gempong. Wisata ini berada di Desa Ketapanrame. Kawasan ini menyuguhkan area persawahan yang dikonsep dengan wahana wisata bermain air.

Sayangnya, selama masa pandemi dan berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sumber Gempong belum beroperasional penuh. Pengunjung hanya diperbolehkan merasakan menu makanan dan minuman di area kuliner Wisata Sawah Sumber Gempong seraya menikmati keindahan view sekitarnya.  

Namun, kesempatan PPKM ini juga dimanfaatkan pengelola untuk membenahi serta menambah fasilitas agar kian menarik. Terlihat kolam renang anak dan dewasa yang penuh dengan sentuhan desain begitu alami. Tampak pula jalur sepeda udara serta jalur kereta mini yang dibuat mengelilingi area persawahan dan sekitarnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Terserang ISPA

Kepala desa Ketapanrame, Zainul Arifin  mengatakan, masa PPKM ini memang banyak dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan serta penambahan wahana di Sumber Gempong. ’’Jadi nanti setelah adanya kelonggaran pembukaan objek wisata, Sumber Gempong sudah akan siap menampung pengunjung dengan semua daya tariknya,” kata Zainul.  

Awalnya, Sumber Gempong hanya merupakan tempat sumber air alami bagi masyarakat sekitar. Namun, karena letaknya yang berada di area persawahan dan view memikat Gunung Penanggungan, membuat pemerintah desa Ketapanrame berpikir untuk menjadikan tempat ini sebagai objek wisata unggulan.

Keseriusan pemerintah desa Ketapanrame menggarap Sumber Gempong, menurut Zainul tak lepas dari besarnya potensi pemasukan dari sektor wisata bagi desa. Tak heran, setelah merasakan suksesnya rest area dan pusat kuliner Taman Ghanjaran, desa ini terus mendorong pengembangan wisata yang digadang-gadang bisa menjadi lumbung pemasukan desa serta lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat.

Baca Juga :  Bupati Sidak Pelayanan RSUD R.A. Basoeni dan RSUD Prof dr Soekandar

’’Dengan suksesnya Taman Ghanjaran, kita melihat prospek wisata yang ternyata begitu menggiurkan. Dari sini kita terus berpikir untuk mengembangkan wisata sebagai andalan penyumbang pendapatan bagi desa. Selain itu akan ada lapangan kerja baru yang terbuka luas bagi warga desa,” tandas Zainul. 

WISATA baru terus bermunculan di Trawas. Terbaru dan tampaknya sudah siap menjadi ikon wisata adalah Sumber Gempong. Wisata ini berada di Desa Ketapanrame. Kawasan ini menyuguhkan area persawahan yang dikonsep dengan wahana wisata bermain air.

Sayangnya, selama masa pandemi dan berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sumber Gempong belum beroperasional penuh. Pengunjung hanya diperbolehkan merasakan menu makanan dan minuman di area kuliner Wisata Sawah Sumber Gempong seraya menikmati keindahan view sekitarnya.  

Namun, kesempatan PPKM ini juga dimanfaatkan pengelola untuk membenahi serta menambah fasilitas agar kian menarik. Terlihat kolam renang anak dan dewasa yang penuh dengan sentuhan desain begitu alami. Tampak pula jalur sepeda udara serta jalur kereta mini yang dibuat mengelilingi area persawahan dan sekitarnya.

Baca Juga :  Militer dan PNS Dites Urine

Kepala desa Ketapanrame, Zainul Arifin  mengatakan, masa PPKM ini memang banyak dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan serta penambahan wahana di Sumber Gempong. ’’Jadi nanti setelah adanya kelonggaran pembukaan objek wisata, Sumber Gempong sudah akan siap menampung pengunjung dengan semua daya tariknya,” kata Zainul.  

Awalnya, Sumber Gempong hanya merupakan tempat sumber air alami bagi masyarakat sekitar. Namun, karena letaknya yang berada di area persawahan dan view memikat Gunung Penanggungan, membuat pemerintah desa Ketapanrame berpikir untuk menjadikan tempat ini sebagai objek wisata unggulan.

Keseriusan pemerintah desa Ketapanrame menggarap Sumber Gempong, menurut Zainul tak lepas dari besarnya potensi pemasukan dari sektor wisata bagi desa. Tak heran, setelah merasakan suksesnya rest area dan pusat kuliner Taman Ghanjaran, desa ini terus mendorong pengembangan wisata yang digadang-gadang bisa menjadi lumbung pemasukan desa serta lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat.

Baca Juga :  Sajikan Nuansa Puncak Pegunungan
- Advertisement -

’’Dengan suksesnya Taman Ghanjaran, kita melihat prospek wisata yang ternyata begitu menggiurkan. Dari sini kita terus berpikir untuk mengembangkan wisata sebagai andalan penyumbang pendapatan bagi desa. Selain itu akan ada lapangan kerja baru yang terbuka luas bagi warga desa,” tandas Zainul. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/