alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Dinkes Bantah Gizi Mamin Pasien Covid-19 Sudah Terpenuhi

Pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto Nanda Hasan Sholikin menyatakan, menu konsumsi di puskesmas isolasi pasien Covid-19 dinilai sudah memenuhi standar gizi.

Sebelum menentukan menu makanan dan minuman (mamin) itu, lanjut dia, sebelumnya telah dilakukan koordinasi dengan ahli gizi di setiap puskesmas. Sehingga, menu satu puskesmas dengan yang lainnya berbeda. ”Kita koordinasi dengan ahli gizi, ada protein, karbohidrat dan sayurnya. Foto yang dikirim ke grup WhatsApp itu saya kira sudah memenuhi gizi. Kalau tak memenuhi, pasti nanti dikomplain sama ahli gizi dari puskesmas rawat inap isolasi,” katanya.

Mamin bagi pasien isolasi selama ini dihargai Rp 30 ribu per boks untuk sekali makan. Namun, Nanda enggan menyebutkan total anggaran mamin khusus puskesmas isolasi. Disinggung terkait komplain kondisi mamin dari pasien, Nanda mengaku setiap sepuluh hari dia mengadakan evaluasi terkait mamin itu. Apalagi, kontrak pengadaan mamin ini dilakukan per sepuluh hari. Sehingga, jika makanan tersebut mendapat komplain, maka pihaknya akan memutus kontrak dengan penyedia katering. ”Kita memang mengevaluasi kalau makanannya dianggap jelek atau tidak layak, ya akan kita putus kontrak. Kita masih perpanjang kontrak sampai sepuluh hari ke depan,” paparnya.

Baca Juga :  Tahun Ini, Dikepras Rp 7,5 Miliar

Nanda beralasan, kontrak dilakukan per sepuluh menyusul jumlah pasien di puskemas jumlahnya selalu update per harinya. ”Kalau memang tidak layak silakan lapor ke PPTK. Karena, memang selama ini saya belum dapat pengaduan (mamin yang dinilai tak layak),” imbuh dia. Nanda juga mengklaim semua puskesmas isolasi berjumlah tujuh faskes itu disediakan mamin dari pihak ketiga. ”Iya, katering semua. Ndak ada yang masak sendiri,” sebutnya.

Namun, berdasarkan sumber terpercaya Jawa Pos Radar Mojokerto, Puskesmas Jatirejo dan Dawarblandong diduga tak disuplai katering dari pihak ketiga. Sedangkan, untuk puskesmas yang disuplai mamin dari penyedia ada empat faskes. Meliputi, Puskesmas Puri, Gondang, Gedeg, dan Kupang. 

Baca Juga :  Di-Rapid Test Ulang, Warga Sidomulyo Protes

Pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto Nanda Hasan Sholikin menyatakan, menu konsumsi di puskesmas isolasi pasien Covid-19 dinilai sudah memenuhi standar gizi.

Sebelum menentukan menu makanan dan minuman (mamin) itu, lanjut dia, sebelumnya telah dilakukan koordinasi dengan ahli gizi di setiap puskesmas. Sehingga, menu satu puskesmas dengan yang lainnya berbeda. ”Kita koordinasi dengan ahli gizi, ada protein, karbohidrat dan sayurnya. Foto yang dikirim ke grup WhatsApp itu saya kira sudah memenuhi gizi. Kalau tak memenuhi, pasti nanti dikomplain sama ahli gizi dari puskesmas rawat inap isolasi,” katanya.

Mamin bagi pasien isolasi selama ini dihargai Rp 30 ribu per boks untuk sekali makan. Namun, Nanda enggan menyebutkan total anggaran mamin khusus puskesmas isolasi. Disinggung terkait komplain kondisi mamin dari pasien, Nanda mengaku setiap sepuluh hari dia mengadakan evaluasi terkait mamin itu. Apalagi, kontrak pengadaan mamin ini dilakukan per sepuluh hari. Sehingga, jika makanan tersebut mendapat komplain, maka pihaknya akan memutus kontrak dengan penyedia katering. ”Kita memang mengevaluasi kalau makanannya dianggap jelek atau tidak layak, ya akan kita putus kontrak. Kita masih perpanjang kontrak sampai sepuluh hari ke depan,” paparnya.

Baca Juga :  Dampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih Meluas

Nanda beralasan, kontrak dilakukan per sepuluh menyusul jumlah pasien di puskemas jumlahnya selalu update per harinya. ”Kalau memang tidak layak silakan lapor ke PPTK. Karena, memang selama ini saya belum dapat pengaduan (mamin yang dinilai tak layak),” imbuh dia. Nanda juga mengklaim semua puskesmas isolasi berjumlah tujuh faskes itu disediakan mamin dari pihak ketiga. ”Iya, katering semua. Ndak ada yang masak sendiri,” sebutnya.

Namun, berdasarkan sumber terpercaya Jawa Pos Radar Mojokerto, Puskesmas Jatirejo dan Dawarblandong diduga tak disuplai katering dari pihak ketiga. Sedangkan, untuk puskesmas yang disuplai mamin dari penyedia ada empat faskes. Meliputi, Puskesmas Puri, Gondang, Gedeg, dan Kupang. 

Baca Juga :  Inspektur Mundur, Bupati Merespons

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/