alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Jamaah Mojokerto Diminta Jaga Stamina Jelang Wukuf di Arafah

Laporan Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said
MAKKAH – Jamaah calon haji asal Mojokerto diminta memperbanyak istirahat jelang ibadah wukuf pada Jumat 8 Zulhijah di Padang Arafah. Salat lima waktu dan sunah lainnya dilaksanakan di musala hotel.

Makin mendekati waktu puncak ibadah haji, Kota Makkah, khususnya sekeliling Masjidil Haram kini menjadi kota yang sangat ramai di dunia. Karena, selain kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama dari Madinah, juga menerima kedatangan jamaah yang langsung menuju Makkah melalui Jeddah.

Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said melaporkan, setelah tiba di Makkah para jamaah fokus untuk puncak ibadah haji yakni wukuf di Arafah. Mereka beraktivitas di pemondokan untuk beristirahat sekaligus mengikuti bimbingan. Jamaah juga mengikuti pengenalan lokasi Masjidil Haram dan sekitarnya. Dengan begitu, harapannya jamaah tidak akan tersesat.

Baca Juga :  KPK Umumkan 13 Pegawainya Positif COVID-19

Permasalahan jamaah tersesat, memang menjadi persoalan klasik dalam penyelenggaraan ibadah haji. Terutama pada jamaah yang kondisi fisik kurang bagus. Setelah melalukan pengenalan lokasi, jamaah memperbanyak ibadah dengan melaksanakan ibadah rutin salat tahajud, istigasah, dizkir, dan doa bersama. Pembimbing juga menggelar tanya jawab seputar haji dan kegiatan ibadah lainnya. ’’Selain ibadah juga umrah sunah dengan miqot di Masjid Tanim. Setelah ini kita akan fokus persiapan wukuf. Karena bis salawat juga akan berhenti sementara,’’ ujar Jauharoh.

Makkah juga terlihat menjadi kota super sibuk pada musim haji. Menjadi kota yang amat sangat padat dan mengalami kemacetan di mana-mana, terutama di sekitar Masjidil Haram. Yakni ketika salat lima waktu. Alhasil, Makkah tetap saja sibuk selama 24 jam.

Baca Juga :  Jamaah Haji Indonesia Meninggal Bertambah Menjadi 41 Orang

Maka tak heran, Makkah di musim haji dipenuhi oleh berjubelnya manusia yang datang dengan satu niat, beribadah. Namun tentu saja ibadah, terutama ibadah haji, tidak berdiri sendiri. Ibadah haji terkait dengan berbagai runtutan kegiatan yang menyangkut aneka bidang kehidupan. (bas/fen)

Laporan Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said
MAKKAH – Jamaah calon haji asal Mojokerto diminta memperbanyak istirahat jelang ibadah wukuf pada Jumat 8 Zulhijah di Padang Arafah. Salat lima waktu dan sunah lainnya dilaksanakan di musala hotel.

Makin mendekati waktu puncak ibadah haji, Kota Makkah, khususnya sekeliling Masjidil Haram kini menjadi kota yang sangat ramai di dunia. Karena, selain kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama dari Madinah, juga menerima kedatangan jamaah yang langsung menuju Makkah melalui Jeddah.

Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said melaporkan, setelah tiba di Makkah para jamaah fokus untuk puncak ibadah haji yakni wukuf di Arafah. Mereka beraktivitas di pemondokan untuk beristirahat sekaligus mengikuti bimbingan. Jamaah juga mengikuti pengenalan lokasi Masjidil Haram dan sekitarnya. Dengan begitu, harapannya jamaah tidak akan tersesat.

Baca Juga :  Bagikan Ribuan Buku di Hari Hari Anak Nasional

Permasalahan jamaah tersesat, memang menjadi persoalan klasik dalam penyelenggaraan ibadah haji. Terutama pada jamaah yang kondisi fisik kurang bagus. Setelah melalukan pengenalan lokasi, jamaah memperbanyak ibadah dengan melaksanakan ibadah rutin salat tahajud, istigasah, dizkir, dan doa bersama. Pembimbing juga menggelar tanya jawab seputar haji dan kegiatan ibadah lainnya. ’’Selain ibadah juga umrah sunah dengan miqot di Masjid Tanim. Setelah ini kita akan fokus persiapan wukuf. Karena bis salawat juga akan berhenti sementara,’’ ujar Jauharoh.

Makkah juga terlihat menjadi kota super sibuk pada musim haji. Menjadi kota yang amat sangat padat dan mengalami kemacetan di mana-mana, terutama di sekitar Masjidil Haram. Yakni ketika salat lima waktu. Alhasil, Makkah tetap saja sibuk selama 24 jam.

Baca Juga :  Ini Lho Caranya Dapat Izin Sembelih Kurban

Maka tak heran, Makkah di musim haji dipenuhi oleh berjubelnya manusia yang datang dengan satu niat, beribadah. Namun tentu saja ibadah, terutama ibadah haji, tidak berdiri sendiri. Ibadah haji terkait dengan berbagai runtutan kegiatan yang menyangkut aneka bidang kehidupan. (bas/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/