alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Monday, May 16, 2022

Satu Pedagang Positif, Rapid Test Akan Diperluas

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pelaksanaan rapid test pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, diperluas. Menyusul satu keluarga penjual buah di pasar tradisional terbesar di Kota Onde-Onde tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto Ganes P. Kreshnawan, mengatakan, upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Pasar Tanjung Anyar semakin ditingkatkan, setelah tiga anggota keluarga dari penjual buah juga dinyatakan positif.

Kemarin (2/6) puluhan pedagang kembali dilakukan uji cepat di UPT Laboratorium Kesehatan (Labkesda) Kota Mojokerto. ”Ini rapid test sesi kedua. Kurang lebih ada 25 orang,” terangnya. Menurut Ganes, 25 orang tersebut adalah pedagang buah yang berjualan di sekitar lapak dari pasien positif 09 Kota Mojokerto.

Hasil dari uji cepat untuk melakukan skrining Covid-19 tersebut akan diketahui hari ini. Ganes menegaskan, tidak menutup kemungkinan terdapat tambahan pedagang yang akan menyusul dilakukan rapid test.

Baca Juga :  Bursa Pencalonan Ketua Tanfidziyah Diramaikan Nama-Nama Baru

Mengingat, dari satu lapak pedagang buah di pasar induk terbesar di Kota Mojokerto itu dalam sehari bisa digunakan secara bergiliran sampai 3 orang penjual. ”Makanya kami masih menghimpun lagi,” tandasnya. Dengan demikian, total sudah ada 56 pedagang pasar yang menjalani rapid test. Sebelumnya, pada gelombang pertama Senin (1/6), sebanyak 31 orang telah diambil sampel darah untuk dilakukan tes cepat dengan hasil nonreaktif.

Sementara hasil rapid test sesi kedua baru akan diketahui hari ini. Ganes menambahkan, langkah perluasan rapid test itu dilakukan untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya transmisi lokal sesama pedagang.  Terlebih, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto telah menyatakan bahwa istri dan kedua anak dari pedagang buah atau pasien positif 09 juga terinfeksi Covid-19.

Kini, satu keluarga asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, itu harus menjalani karantina di gedung observasi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Cinde, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Dengan penambahan kasus tersebut, pihaknya masih tetap memberlakukan skema ganjil genap terhadap pengaturan operasional pedagang. Kemarin khusus di area pedagang buah telah dilakukan penertiban dengan pemberian nomor urut agar pedagang menyesuaikan giliran membuka lapak.

Baca Juga :  Pakai Atribut Militer, Dua Warga Sipil Dilucuti

”Sementara kebijakan ganjil-genap tetap kami terapkan. Sambil menunggu perkembangan dari gugus tugas nanti,” tandasnya. Sebagaimana diketahui, M, 59, pedagang buah di Pasar Tanjung Anyar terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (30/5) lalu. Setelah dilakukan tracing, sebanyak 3 orang anggota keluarganya juga dinyatakan terinfeksi virus korona jenis baru pada Senin (1/6). Masing-masing adalah K, 55 (istri) yang tercatat sebagai positif 10. Serta positif 11 dan 12 yang tak lain adalah kedua anaknya T, 38 dan NY, 32.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pelaksanaan rapid test pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, diperluas. Menyusul satu keluarga penjual buah di pasar tradisional terbesar di Kota Onde-Onde tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto Ganes P. Kreshnawan, mengatakan, upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Pasar Tanjung Anyar semakin ditingkatkan, setelah tiga anggota keluarga dari penjual buah juga dinyatakan positif.

Kemarin (2/6) puluhan pedagang kembali dilakukan uji cepat di UPT Laboratorium Kesehatan (Labkesda) Kota Mojokerto. ”Ini rapid test sesi kedua. Kurang lebih ada 25 orang,” terangnya. Menurut Ganes, 25 orang tersebut adalah pedagang buah yang berjualan di sekitar lapak dari pasien positif 09 Kota Mojokerto.

Hasil dari uji cepat untuk melakukan skrining Covid-19 tersebut akan diketahui hari ini. Ganes menegaskan, tidak menutup kemungkinan terdapat tambahan pedagang yang akan menyusul dilakukan rapid test.

Baca Juga :  Urai Kerumunan, Pasar Tanjung Berlakukan Ganjil-Genap

Mengingat, dari satu lapak pedagang buah di pasar induk terbesar di Kota Mojokerto itu dalam sehari bisa digunakan secara bergiliran sampai 3 orang penjual. ”Makanya kami masih menghimpun lagi,” tandasnya. Dengan demikian, total sudah ada 56 pedagang pasar yang menjalani rapid test. Sebelumnya, pada gelombang pertama Senin (1/6), sebanyak 31 orang telah diambil sampel darah untuk dilakukan tes cepat dengan hasil nonreaktif.

Sementara hasil rapid test sesi kedua baru akan diketahui hari ini. Ganes menambahkan, langkah perluasan rapid test itu dilakukan untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya transmisi lokal sesama pedagang.  Terlebih, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto telah menyatakan bahwa istri dan kedua anak dari pedagang buah atau pasien positif 09 juga terinfeksi Covid-19.

- Advertisement -

Kini, satu keluarga asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, itu harus menjalani karantina di gedung observasi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Cinde, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Dengan penambahan kasus tersebut, pihaknya masih tetap memberlakukan skema ganjil genap terhadap pengaturan operasional pedagang. Kemarin khusus di area pedagang buah telah dilakukan penertiban dengan pemberian nomor urut agar pedagang menyesuaikan giliran membuka lapak.

Baca Juga :  Lima Pasangan Mesum Terjaring Operasi Mesra

”Sementara kebijakan ganjil-genap tetap kami terapkan. Sambil menunggu perkembangan dari gugus tugas nanti,” tandasnya. Sebagaimana diketahui, M, 59, pedagang buah di Pasar Tanjung Anyar terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (30/5) lalu. Setelah dilakukan tracing, sebanyak 3 orang anggota keluarganya juga dinyatakan terinfeksi virus korona jenis baru pada Senin (1/6). Masing-masing adalah K, 55 (istri) yang tercatat sebagai positif 10. Serta positif 11 dan 12 yang tak lain adalah kedua anaknya T, 38 dan NY, 32.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/