alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Gandeng Puluhan Influencer dan Selebgram

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Puluhan influencer dan selebgram diterjunkan ke sejumlah titik wisata kreatif Kabupaten Mojokerto. Itu menandai dimulainya rangkaian acara Maja Fest 2021 dengan pelaksanaan jelajah wisata untuk mengenalkan berbagai spot wisata Kabupaten.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto Amat Susilo mengatakan, sebanyak 50 influencer dan selebgram berpartisipasi dalam event jelajah wisata ini. Mereka berasal dari dalam dan luar Mojokerto. Itu untuk memperluas jangkauan pengenalan wisata kreatif di Kabupaten. ’’Sebagian dari Mojokerto, tapi ada juga yang dari luar kota. Tujuannya kita menggandeng mereka agar lewat karya yang dihasilkan para influencer dan selebgram ini, wisata kreatif di Kabupaten bisa dikenal luas berbagai kalangan,’’ ujarnya, kemarin (1/11).

Amat menjelaskan, event Maja Fest 2021 yang dimulai dari jelajah wisata ini digelar melintasi sejumlah titik wisata. Masing-masing spot wisata tersebut, memiliki produk khas yang sekiranya bisa memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di kala pandemi. Diantaranya; Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg dengan kerajinan perak dan batik cempak; Desa Wisata Bejijong dengan kerajinan cor kuningan dan bordir. Serta, kerajinan gerabah di Desa Mlaten, Kecamatan Puri.

Baca Juga :  Pengadaan Alat Berat Dibatalkan

Lalu, dilanjutkan menuju Wisata Desa Bumi Mulyo Jati di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu dan diakhiri pengenalan wisata produk kopi di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas. ’’Nah, pada tiap titik itu, influencer dan selebgram membuat vlog tentang produk kerajinan daerah tersebut. Hasil karya mereka diunggah melalui YouTube dan video terbaiknya akan dipilih menjadi pemenang pada akhir pelaksanaan event,’’ jelas dia.

Selain itu, pelaksanaan jelajah wisata dilakukan sehari penuh bakal ditutup dengan fashion show di Ubaya Training Center (UTC) Trawas. Pagelaran busana ini mengambil tema Fashion Show In the Sunset. Pagelaran itu menampilkan busana batik dari berbagai macam kecamatan. ’’Busana batik yang diperagakan dari lima kecamatan yang sudah punya motif tersendiri. Untuk itu, keunikan tersebut patut diapresiasi lewat pagelaran seperti ini,’’ tutur Amat.

Baca Juga :  Dibuka Kembali, Wisata Masih Sepi

Sementara itu, Harlida Nilam salah satu influencer asal Kediri mengaku sangat senang bisa tergabung dalam ajang Maja Fest 2021. Pasalnya, kegiatan jelajah wisata yang merupakan satu rangkaian acara tak hanya mengenalkan pada berbagai kerajinan khas Mojokerto saja. Namun, dia juga bisa menambah relasi serta pengetahuan dari sesama influencer. ’’Ini baru pertama kalinya ke Mojokerto. Ternyata banyak hal yang bisa dipelajari dari kegiatan ini. Beruntung sudah berkesempatan join dalam Maja Fest 2021,’’ kesan Harlida. (oce/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Puluhan influencer dan selebgram diterjunkan ke sejumlah titik wisata kreatif Kabupaten Mojokerto. Itu menandai dimulainya rangkaian acara Maja Fest 2021 dengan pelaksanaan jelajah wisata untuk mengenalkan berbagai spot wisata Kabupaten.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto Amat Susilo mengatakan, sebanyak 50 influencer dan selebgram berpartisipasi dalam event jelajah wisata ini. Mereka berasal dari dalam dan luar Mojokerto. Itu untuk memperluas jangkauan pengenalan wisata kreatif di Kabupaten. ’’Sebagian dari Mojokerto, tapi ada juga yang dari luar kota. Tujuannya kita menggandeng mereka agar lewat karya yang dihasilkan para influencer dan selebgram ini, wisata kreatif di Kabupaten bisa dikenal luas berbagai kalangan,’’ ujarnya, kemarin (1/11).

Amat menjelaskan, event Maja Fest 2021 yang dimulai dari jelajah wisata ini digelar melintasi sejumlah titik wisata. Masing-masing spot wisata tersebut, memiliki produk khas yang sekiranya bisa memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di kala pandemi. Diantaranya; Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg dengan kerajinan perak dan batik cempak; Desa Wisata Bejijong dengan kerajinan cor kuningan dan bordir. Serta, kerajinan gerabah di Desa Mlaten, Kecamatan Puri.

Baca Juga :  Bupati Gerakkan Warga Bersih-Bersih Lingkungan

Lalu, dilanjutkan menuju Wisata Desa Bumi Mulyo Jati di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu dan diakhiri pengenalan wisata produk kopi di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas. ’’Nah, pada tiap titik itu, influencer dan selebgram membuat vlog tentang produk kerajinan daerah tersebut. Hasil karya mereka diunggah melalui YouTube dan video terbaiknya akan dipilih menjadi pemenang pada akhir pelaksanaan event,’’ jelas dia.

Selain itu, pelaksanaan jelajah wisata dilakukan sehari penuh bakal ditutup dengan fashion show di Ubaya Training Center (UTC) Trawas. Pagelaran busana ini mengambil tema Fashion Show In the Sunset. Pagelaran itu menampilkan busana batik dari berbagai macam kecamatan. ’’Busana batik yang diperagakan dari lima kecamatan yang sudah punya motif tersendiri. Untuk itu, keunikan tersebut patut diapresiasi lewat pagelaran seperti ini,’’ tutur Amat.

Baca Juga :  Tarif Angel Rp 750 Ribu hingga Rp 1 Juta Per Dua Jam

Sementara itu, Harlida Nilam salah satu influencer asal Kediri mengaku sangat senang bisa tergabung dalam ajang Maja Fest 2021. Pasalnya, kegiatan jelajah wisata yang merupakan satu rangkaian acara tak hanya mengenalkan pada berbagai kerajinan khas Mojokerto saja. Namun, dia juga bisa menambah relasi serta pengetahuan dari sesama influencer. ’’Ini baru pertama kalinya ke Mojokerto. Ternyata banyak hal yang bisa dipelajari dari kegiatan ini. Beruntung sudah berkesempatan join dalam Maja Fest 2021,’’ kesan Harlida. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/