alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Sepi, Isoter Hanya Dihuni 9 Pasien

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Isolasi terpadu (isoter) di Desa Claket Kecamatan Pacet yang dibuka sepekan lalu, tak banyak diminati. Hingga Rabu (1/9), pondok sehat terpusat Satgas Covid-19 itu hanya diisi 9 orang saja.

Koordinator Pondok Sehat terpusat Satgas Covid-19 Budi Hariyanto menuturkan, sejak beroperasi Senin (23/8) lalu, pasien yang ditempatkan di lokasi tersebut tak lebih 50 orang. Maklum, pasien yang ditempatkan di isoter tersebut khusus pasien tanpa gejala (OTG). ”Sejak awal dioperasikan, isoter dibuka oleh Ibu Bupati, jumlah pasien yang kita rawat total sembilan  orang,” katanya.

Dari 9 orang menjalani perawatan, dikatakan Budi, dua di antaranya sudah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. Sementara, saat ini, tersisa 7 orang saja. Dua di antaranya berusia di bawah 17 tahun. ”Kasusnya mulai turun. Yang isolasi mandiri tinggal itu saja untuk OTG. Dari sembilan orang, dua lainnya sudah dipulangkan tadi (kemarin) pagi,” imbuhnya.

Baca Juga :  eLKISI Science Camp #2021, Cetak Santri Tangguh, Kreatif, dan Inovatif

Dia menambahkan, untuk pasien yang memiliki gejala ringan dipindahkan ke puskesmas masing-masing domisili. Dikatakannya, akibat sepinya pasien itu, ratusan tempat tidur yang disediakan Satgas Covid-19 hingga kini belum terjamah. Kepala UPT Puskesmas Pacet itu menyebut, tempat tidur yang disediakan total ada 202 bed. Kendati demikian, dia berharap tingkat keterisian Covid-19 tak bertambah banyak. ”Memang sangat banyak kapasitasnya. Bahkan di gedung dua, tersedia 100 tempat tidur belum berfungsi. Tapi, kita berharap semoga tidak ada lonjakan kasus lagi,” pungkasnya. 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Isolasi terpadu (isoter) di Desa Claket Kecamatan Pacet yang dibuka sepekan lalu, tak banyak diminati. Hingga Rabu (1/9), pondok sehat terpusat Satgas Covid-19 itu hanya diisi 9 orang saja.

Koordinator Pondok Sehat terpusat Satgas Covid-19 Budi Hariyanto menuturkan, sejak beroperasi Senin (23/8) lalu, pasien yang ditempatkan di lokasi tersebut tak lebih 50 orang. Maklum, pasien yang ditempatkan di isoter tersebut khusus pasien tanpa gejala (OTG). ”Sejak awal dioperasikan, isoter dibuka oleh Ibu Bupati, jumlah pasien yang kita rawat total sembilan  orang,” katanya.

Dari 9 orang menjalani perawatan, dikatakan Budi, dua di antaranya sudah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. Sementara, saat ini, tersisa 7 orang saja. Dua di antaranya berusia di bawah 17 tahun. ”Kasusnya mulai turun. Yang isolasi mandiri tinggal itu saja untuk OTG. Dari sembilan orang, dua lainnya sudah dipulangkan tadi (kemarin) pagi,” imbuhnya.

Baca Juga :  4.783 Pelajar Sudah Divaksinasi

Dia menambahkan, untuk pasien yang memiliki gejala ringan dipindahkan ke puskesmas masing-masing domisili. Dikatakannya, akibat sepinya pasien itu, ratusan tempat tidur yang disediakan Satgas Covid-19 hingga kini belum terjamah. Kepala UPT Puskesmas Pacet itu menyebut, tempat tidur yang disediakan total ada 202 bed. Kendati demikian, dia berharap tingkat keterisian Covid-19 tak bertambah banyak. ”Memang sangat banyak kapasitasnya. Bahkan di gedung dua, tersedia 100 tempat tidur belum berfungsi. Tapi, kita berharap semoga tidak ada lonjakan kasus lagi,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/