alexametrics
31.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Sektor Pendidikan di Kota Mojokerto, Digelontor Rp 185 Miliar

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengimbau kepala sekolah agar lebih gencar melakukan sosialisasi pendidikan gratis di wilayahnya. Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelontor ratusan miliar di sektor pendidikan.

Tahun ini, anggaran pendidikan di Kota Mojokerto mencapai Rp 185 miliar. Itu dialokasikan untuk berbagai program. Mulai dari seragam hingga kebutuhan sekolah lainnya. Sehingga, pendidikan gratis harus disosialisasikan secara masif. Tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada satuan pendidikan yang ada di Kota Mojokerto sampai di tingkat terbawah.

”Sehingga, tidak muncul lagi pertanyaan atau aduan dari masyarakat. Karena kita sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp185 miliar di bidang pendidikan dalam rangka memberikan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat Kota Mojokerto atau masyarakat yang bersekolah di Kota Mojokerto,” jelas wanita yang akrab disapa Ning Ita tersebut usai melakukan sidak di SMP Negeri 8 Kota Mojokerto, Rabu (1/9).

Baca Juga :  Siapkan Senjata, Antisipasi Gesekan Antarkelompok

Masih kata Ning Ita. Bantuan tersebut tak hanya untuk diperuntukkan sekolah negeri saja. Melainkan juga menyentuh beberapa sekolah swasta. Mulai dari jenjang TK hingga SMP yang masih menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Karenanya, dia berharap, bantuan yang langsung menyasar kepada masyarakat itu bisa tersampaikan secara langsung. ”Kalaupun misal pembagian itu ada keterlambatan waktu, ini kan bisa terkomunikasikan kepada masyarakat supaya tidak terjadi salah informasi,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid menerangkan, biaya anggaran yang mencapai Rp 185 miliar itu digunakan untuk berbagai macam program. Mulai dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sertifikasi pendidik, GTT/PTT, dan anggaran rehab sekolah. ” Termasuk anggaran untuk seragam juga ada kita alokasikan. Bahkan pelatihan guru juga kita gratiskan, jadi tidak hanya diperuntukkan siswa saja,” bebernya. 

Baca Juga :  Sukses Salurkan BPNT, BNI Dorong Realisasi Pencairan

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengimbau kepala sekolah agar lebih gencar melakukan sosialisasi pendidikan gratis di wilayahnya. Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelontor ratusan miliar di sektor pendidikan.

Tahun ini, anggaran pendidikan di Kota Mojokerto mencapai Rp 185 miliar. Itu dialokasikan untuk berbagai program. Mulai dari seragam hingga kebutuhan sekolah lainnya. Sehingga, pendidikan gratis harus disosialisasikan secara masif. Tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada satuan pendidikan yang ada di Kota Mojokerto sampai di tingkat terbawah.

”Sehingga, tidak muncul lagi pertanyaan atau aduan dari masyarakat. Karena kita sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp185 miliar di bidang pendidikan dalam rangka memberikan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat Kota Mojokerto atau masyarakat yang bersekolah di Kota Mojokerto,” jelas wanita yang akrab disapa Ning Ita tersebut usai melakukan sidak di SMP Negeri 8 Kota Mojokerto, Rabu (1/9).

Baca Juga :  Siapkan Senjata, Antisipasi Gesekan Antarkelompok

Masih kata Ning Ita. Bantuan tersebut tak hanya untuk diperuntukkan sekolah negeri saja. Melainkan juga menyentuh beberapa sekolah swasta. Mulai dari jenjang TK hingga SMP yang masih menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Karenanya, dia berharap, bantuan yang langsung menyasar kepada masyarakat itu bisa tersampaikan secara langsung. ”Kalaupun misal pembagian itu ada keterlambatan waktu, ini kan bisa terkomunikasikan kepada masyarakat supaya tidak terjadi salah informasi,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid menerangkan, biaya anggaran yang mencapai Rp 185 miliar itu digunakan untuk berbagai macam program. Mulai dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sertifikasi pendidik, GTT/PTT, dan anggaran rehab sekolah. ” Termasuk anggaran untuk seragam juga ada kita alokasikan. Bahkan pelatihan guru juga kita gratiskan, jadi tidak hanya diperuntukkan siswa saja,” bebernya. 

Baca Juga :  Dandim 0815 Bersama Forkopimda Sambangi Keluarga ABK KRI Nanggala-402

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/