alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Pemkot Mojokerto Kekurangan Pegawai

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Ika Puspitasari telah mengambil sumpah jabatan terhadap 266 orang pegawai negeri sipil (PNS) Selasa (1/9). Meski mendapat tambahan tenaga baru, namun Pemkot Mojokerto masih kekurangan ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai formasi.

Wali Kota Ika Puspitasari (Ning Ita) menjelaskan, sebanyak 266 orang yang diambil sumpah jabatan merupakan hasil seleksi dari formasi pengadaan CPNS tahun 2018 dan sebelumnya. Mereka secara resmi menempati kursi jabatan fungsional pemkot per 1 September 2020. ”Diambil sumpah pada hari ini (Selasa, 1/9, Red), setelah menjalani masa CPNS selama satu tahun,” terangnya.

Ning Ita menyatakan, 266 PNS yang diambil sumpah jabatan secara daring tersebut terdiri dari lima formasi. Formasi terbesar berada di bawah dinas pendidikan (Dispendik) sebanyak 108 orang, kemudian dinas kesehatan (Dinkes) sejumlah 67 orang, RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo 55 orang, serta dinas perhubungan (Dishub) dan Inspektorat yang masing-masing mendapat formasi 4 orang. ”Dan ditambah formasi sebelum 2018 sebanyak 28 orang,” paparnya.

Baca Juga :  Terpaksa Tinggikan Lantai dengan Biaya Hutang

Kendati mendapat suplai pegawai baru, akan tetapi kebutuhan PNS di lingkup pemkot masih belum terpenuhi. Meskipun, di tahun ini pula, pemkot juga dipastikan akan mendapatkan tambahan dari hasil seleksi CPNS formasi tahun 2019.

Setidaknya, terdapat 287 peserta yang hingga saat ini harus saling bersaing dalam memperebutkan 126 kuota formasi yang di pemkot. Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini memaparkan, para peserta hanya tinggal merampungkan satu tahapan  untuk menyelesaikan rangkaian seleksi CPNS. ”Tapi, pelaksanannya tidak lagi di daerah-daerah seperti pada waktu SKD (seleksi kompetensi dasar) dulu. Karena adanya pandemi ini, skema itu (SKB) ditarik semuanya oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara),” tandasnya.

Sebanyak 287 orang CPNS formasi 2019 Kota Mojokerto bakal mendapatkan giliran melaksanakan SKB pada Senin (7/9) pekan depan. Sedangkan tempat ujian berbasis computer assisted test (CAT) diselenggarakan di Aula Mojopahit Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya di Jalan Letjen S. Parman, Waru, Sidoarjo.

Baca Juga :  Covid Serang DPRD, Dewan Hapus Agenda

Kendati demikian, lanjut Ning Ita, kuota ASN di pemkot juga masih kurang. Oleh sebab itu, pihaknya kembali mengusulkan kebutuhan sebanyak ratusan pegawai untuk 2021 mendatang. Pihaknya mengaku telah mengirim data melalui aplikasi e-formasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Setidaknya, berdasarkan perhitungan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) di pemkot, jumlah kebutuhan pegawai yang diusulkan sebanyak 237 formasi. Baik terdiri dari kursi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). ”Saya sudah mengusulkan tadi malam (31/8). Jadi dalam tiga tahun ini, insya Allah kebutuhan (327 formasi) itu bisa kita maksimalkan dari total kebutuhan 1.800 sekian,” pungkas dia.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Wali Kota Ika Puspitasari telah mengambil sumpah jabatan terhadap 266 orang pegawai negeri sipil (PNS) Selasa (1/9). Meski mendapat tambahan tenaga baru, namun Pemkot Mojokerto masih kekurangan ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai formasi.

Wali Kota Ika Puspitasari (Ning Ita) menjelaskan, sebanyak 266 orang yang diambil sumpah jabatan merupakan hasil seleksi dari formasi pengadaan CPNS tahun 2018 dan sebelumnya. Mereka secara resmi menempati kursi jabatan fungsional pemkot per 1 September 2020. ”Diambil sumpah pada hari ini (Selasa, 1/9, Red), setelah menjalani masa CPNS selama satu tahun,” terangnya.

Ning Ita menyatakan, 266 PNS yang diambil sumpah jabatan secara daring tersebut terdiri dari lima formasi. Formasi terbesar berada di bawah dinas pendidikan (Dispendik) sebanyak 108 orang, kemudian dinas kesehatan (Dinkes) sejumlah 67 orang, RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo 55 orang, serta dinas perhubungan (Dishub) dan Inspektorat yang masing-masing mendapat formasi 4 orang. ”Dan ditambah formasi sebelum 2018 sebanyak 28 orang,” paparnya.

Baca Juga :  Tetap Fresh dengan Vitamin Alami

Kendati mendapat suplai pegawai baru, akan tetapi kebutuhan PNS di lingkup pemkot masih belum terpenuhi. Meskipun, di tahun ini pula, pemkot juga dipastikan akan mendapatkan tambahan dari hasil seleksi CPNS formasi tahun 2019.

Setidaknya, terdapat 287 peserta yang hingga saat ini harus saling bersaing dalam memperebutkan 126 kuota formasi yang di pemkot. Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini memaparkan, para peserta hanya tinggal merampungkan satu tahapan  untuk menyelesaikan rangkaian seleksi CPNS. ”Tapi, pelaksanannya tidak lagi di daerah-daerah seperti pada waktu SKD (seleksi kompetensi dasar) dulu. Karena adanya pandemi ini, skema itu (SKB) ditarik semuanya oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara),” tandasnya.

Sebanyak 287 orang CPNS formasi 2019 Kota Mojokerto bakal mendapatkan giliran melaksanakan SKB pada Senin (7/9) pekan depan. Sedangkan tempat ujian berbasis computer assisted test (CAT) diselenggarakan di Aula Mojopahit Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya di Jalan Letjen S. Parman, Waru, Sidoarjo.

Baca Juga :  Covid Serang DPRD, Dewan Hapus Agenda
- Advertisement -

Kendati demikian, lanjut Ning Ita, kuota ASN di pemkot juga masih kurang. Oleh sebab itu, pihaknya kembali mengusulkan kebutuhan sebanyak ratusan pegawai untuk 2021 mendatang. Pihaknya mengaku telah mengirim data melalui aplikasi e-formasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Setidaknya, berdasarkan perhitungan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) di pemkot, jumlah kebutuhan pegawai yang diusulkan sebanyak 237 formasi. Baik terdiri dari kursi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). ”Saya sudah mengusulkan tadi malam (31/8). Jadi dalam tiga tahun ini, insya Allah kebutuhan (327 formasi) itu bisa kita maksimalkan dari total kebutuhan 1.800 sekian,” pungkas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/