alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Sunday, May 22, 2022

Sopir Buta Medan, Truk Dedak Terguling

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Truk penuh muatan terguling di tanjakan Jalan Raya Kemlagi-Mantup, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Selasa (1/2). Kecelakaan ditengarai akibat sopir truk pengangkut dedak itu buta medan.

Mulanya truk Mitsubishi Colt Diesel nopol K 9016 QD melintas dari arah Kemlagi menuju Lamongan sekitar pukul 03.00. Nahas, sesampainya di TKP, tepatnya seusai menaiki tanjakan utara jembatan, truk mendadak oleng. ’’Sopirnya kaget karena jalan itu kan setelah naik terus menikung begitu,’’ kata Kanitsabhara Polsek Dawarblandong Aiptu Khoiri yang turun ke lokasi.

Truk bermuatan munjung ini ambruk ke sisi kiri.

Beruntung pengemudi truk, Yudi, asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tak mengalami luka. Menurutnya, kecelakaan terjadi lantaran sopir truk tak mengenal medan curam yang dilewati. Di tambah, saat itu pengemudi mengaku dalam kondisi mengantuk. Akibatnya, setelah berhasil menanjak, truk kehilangan kendali hingga terguling. ’’Pas saya tanya, katanya ngantuk,’’ sebut dia.

Baca Juga :  Ketua RT Keluhkan Rumah Pagar Tinggi dan Berlapis

Selain itu, lanjutnya, kecelakaan tak lepas dari beban muatan truk yang melebihi kapasitas. Tingginya muatan mengakibatkan truk tak stabil sehingga gampang ambruk. ’’Truknya juga tidak apa-apa. Dedaknya dipindah terus truknya jalan lagi,’’ jelasnya.

Khoiri menyebut, jalur ektrem di tengah hutan itu juga minim penerangan. Kondisi gelap tersebut, menurutnya, kerap membuat para pengemudi mengalami kecelakaan. Pihaknya mengaku, sudah mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan di sepanjang jalur provinsi itu.

Selain itu, di titik-titik rawan, pihaknya juga meminta untuk dipasang patok pengaman jalan sekaligus pemantul cahaya. Khoiri menyebut, pemasangan lampu dan rambu tersebut dijanjikan tahun ini. ’’Waktu itu pas rapat dengan Dishub Provinsi kita minta untuk dipasang lampu dan rambu karena memang sangat berbahaya,’’ ungkapnya. (adi/abi)

Baca Juga :  Pengabdian Prof Kusnandi Rusmil, Pahlawan Kesehatan Indonesia

 

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Truk penuh muatan terguling di tanjakan Jalan Raya Kemlagi-Mantup, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Selasa (1/2). Kecelakaan ditengarai akibat sopir truk pengangkut dedak itu buta medan.

Mulanya truk Mitsubishi Colt Diesel nopol K 9016 QD melintas dari arah Kemlagi menuju Lamongan sekitar pukul 03.00. Nahas, sesampainya di TKP, tepatnya seusai menaiki tanjakan utara jembatan, truk mendadak oleng. ’’Sopirnya kaget karena jalan itu kan setelah naik terus menikung begitu,’’ kata Kanitsabhara Polsek Dawarblandong Aiptu Khoiri yang turun ke lokasi.

Truk bermuatan munjung ini ambruk ke sisi kiri.

Beruntung pengemudi truk, Yudi, asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tak mengalami luka. Menurutnya, kecelakaan terjadi lantaran sopir truk tak mengenal medan curam yang dilewati. Di tambah, saat itu pengemudi mengaku dalam kondisi mengantuk. Akibatnya, setelah berhasil menanjak, truk kehilangan kendali hingga terguling. ’’Pas saya tanya, katanya ngantuk,’’ sebut dia.

Baca Juga :  Hasil Pemilahan Dikelola Bank Sampah Induk

Selain itu, lanjutnya, kecelakaan tak lepas dari beban muatan truk yang melebihi kapasitas. Tingginya muatan mengakibatkan truk tak stabil sehingga gampang ambruk. ’’Truknya juga tidak apa-apa. Dedaknya dipindah terus truknya jalan lagi,’’ jelasnya.

Khoiri menyebut, jalur ektrem di tengah hutan itu juga minim penerangan. Kondisi gelap tersebut, menurutnya, kerap membuat para pengemudi mengalami kecelakaan. Pihaknya mengaku, sudah mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan di sepanjang jalur provinsi itu.

- Advertisement -

Selain itu, di titik-titik rawan, pihaknya juga meminta untuk dipasang patok pengaman jalan sekaligus pemantul cahaya. Khoiri menyebut, pemasangan lampu dan rambu tersebut dijanjikan tahun ini. ’’Waktu itu pas rapat dengan Dishub Provinsi kita minta untuk dipasang lampu dan rambu karena memang sangat berbahaya,’’ ungkapnya. (adi/abi)

Baca Juga :  Wali Kota Targetkan Rampung dalam Tiga Triwulan

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/