alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Ning Ita Lirik Potensi Wisata Petik Sayur Kota

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Program inkubasi wirausaha bidang pertanian menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi yang tengah gencar digarap oleh Pemkot Mojokerto. Bahkan, ke depannya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari juga optimistis jika program tersebut juga dapat mendukung pengembangan pariwisata Kota Mojokerto.

’’Jika program ini bisa berhasil, akan semakin banyak kelompok yang bergerak di bidang ketahanan pangan, khususnya pertanian di lahan sempit. Lebih jauh, ini juga bisa menjadi daya tarik pengunjung untuk wisata petik sayur. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Batu,’’ ujar Ning Ita, panggilan akrab wali kota, Selasa pagi (30/11).

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat sejumlah program serupa dari Pemkot Mojokerto melalui DKPP, yang dinilai telah sukses. Di antaranya, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Warga yang tergabung dalam program tersebut telah panen beberapa kali dan mendapat keuntungan dari hasil penjualannya.

Baca Juga :  Tiga Tahun Mengabdi, Ning Ita Banjir Penghargaan

Sementara terkait inkubasi wirausaha bidang pertanian, jumlah rumah tangga (ruta) yang memilih program tersebut sebanyak 69 ruta. Angka tersebut memang tidak banyak jika dibanding inkubasi wirausaha bidang lain.

Meskipun demikian, Ning Ita tetap mengapresiasi hal tersebut. ’’Saya sangat mengapresiasi pihak yang mau bergabung dalam gerakan yang sangat bagus ini. Di tengah tantangannya yang besar, tapi sejumlah masyarakat mau untuk turut ambil bagian,’’ ungkap Ning Ita di hadapan para peserta inkubasi wirausaha yang hadir di Pendopo Kecamatan Prajurit Kulon.

Pihaknya berkomitmen untuk senantiasa memfasilitasi para peserta. Mulai dari pelatihan, pendampingan, pemberian modal, hingga pemasaran. Hal tersebut demi kesuksesan para peserta. ’’Pemerintah dengan senang hati memfasilitasi. Semua keuntungan untuk masyarakat 100 persen. Melihat warga kota Mojokerto yang sukses berwirausaha, menjadi sejahtera adalah kebahagiaan kami,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Bangun Dermaga, Wisata Apung, dan Monumen Amukti Palapa

Sebagai pamungkas, Ia meminta peserta untuk serius dan sabar dalam setiap proses inkubasi wirausaha yang diberikan. Mengingat untuk menjadi sukses memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. (el/adv)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Program inkubasi wirausaha bidang pertanian menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi yang tengah gencar digarap oleh Pemkot Mojokerto. Bahkan, ke depannya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari juga optimistis jika program tersebut juga dapat mendukung pengembangan pariwisata Kota Mojokerto.

’’Jika program ini bisa berhasil, akan semakin banyak kelompok yang bergerak di bidang ketahanan pangan, khususnya pertanian di lahan sempit. Lebih jauh, ini juga bisa menjadi daya tarik pengunjung untuk wisata petik sayur. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Batu,’’ ujar Ning Ita, panggilan akrab wali kota, Selasa pagi (30/11).

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat sejumlah program serupa dari Pemkot Mojokerto melalui DKPP, yang dinilai telah sukses. Di antaranya, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Warga yang tergabung dalam program tersebut telah panen beberapa kali dan mendapat keuntungan dari hasil penjualannya.

Baca Juga :  Bangun Dermaga, Wisata Apung, dan Monumen Amukti Palapa

Sementara terkait inkubasi wirausaha bidang pertanian, jumlah rumah tangga (ruta) yang memilih program tersebut sebanyak 69 ruta. Angka tersebut memang tidak banyak jika dibanding inkubasi wirausaha bidang lain.

Meskipun demikian, Ning Ita tetap mengapresiasi hal tersebut. ’’Saya sangat mengapresiasi pihak yang mau bergabung dalam gerakan yang sangat bagus ini. Di tengah tantangannya yang besar, tapi sejumlah masyarakat mau untuk turut ambil bagian,’’ ungkap Ning Ita di hadapan para peserta inkubasi wirausaha yang hadir di Pendopo Kecamatan Prajurit Kulon.

Pihaknya berkomitmen untuk senantiasa memfasilitasi para peserta. Mulai dari pelatihan, pendampingan, pemberian modal, hingga pemasaran. Hal tersebut demi kesuksesan para peserta. ’’Pemerintah dengan senang hati memfasilitasi. Semua keuntungan untuk masyarakat 100 persen. Melihat warga kota Mojokerto yang sukses berwirausaha, menjadi sejahtera adalah kebahagiaan kami,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Eks Kadisperta Ditahan, Masih Berpotensi Muncul Tersangka Baru
- Advertisement -

Sebagai pamungkas, Ia meminta peserta untuk serius dan sabar dalam setiap proses inkubasi wirausaha yang diberikan. Mengingat untuk menjadi sukses memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. (el/adv)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/