alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Sukses dari Resep Sederhana

Tak Pernah lelah belajar dalam mengembangkan kemampuannya, Arianto kini meraup sukses di bidang kuliner. Mengawali usaha donatnya pada bulan Mei 2015 silam, hanya 5 tahun berselang, pria yang biasa dipanggil Arik tersebut saat ini memiliki 6 outlet donat berlabel Hachi Donuts.

MEMASARKAN kuliner dengan kompetitor merek terkenal tentu saja bukan hal yang mudah. Selain harus bersaing dengan brand yang sudah memiliki nama, serta manajemen yang sudah tertata rapi secara profesional menjadi pembeda dengan produk lokal kebanyakan.

Namun, Arik tak pernah putus asa untuk menyiasatinya. Dengan penuh percaya diri, ia terus mengembangkan produk donat buatannya. Nama yang dipakai untuk produknya juga merupakan hasil prmikiran dan idenya sendiri. ”Sejak awal saya memilih untuk memakai nama Hachi Donuts,” kata Arik.

Baca Juga :  Beredar Parfum Mainan Anak-Anak, Sekali Semprot Langsung Lemas

Arik mengawali membuka outlet donatnya dari sebuah pertokoan di Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Melihat perkembangan penjualan donatnya yang terus menanjak, tahun 2016 ia memberanikan diri membuka outlet di kawasan kawasan Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Outlet tersebut masih bertahan hingga kini. Kendati telah meraih sukses, namun Arik juga tak segan membagi ilmunya. Ia mengungkapkan, salah satu rahasia kesuksesannya adalah bahan baku yang digunakan.

”Untuk semua produk Hachi Donuts, secara khusus kita memakai bahan dari labu,” ungkap Arik. Resep sederhana inilah yang justru membuat Hachi Donuts kemudian dikenal mempunyai rasa yang khas. Resep keberhasilannya yang lain adalah membuat konsep produk yang bisa dipesan secara mendadak.

Baca Juga :  Jam Larangan Masuk Kota Masih Diabaikan

Konsep cara pemesanan ini ia buat setelah melihat banyaknya customer yang kerap bingung dengan bingkisan yang dibawa saat ada undangan ulang tahun atau acara lainnya. Dengan jeli ia memanfaatkan peluang tersebut.

”Kita juga bisa siapkan topping khusus mengikuti karakter yang dipesan,” pungkasnya. (nto)

 

 

Tak Pernah lelah belajar dalam mengembangkan kemampuannya, Arianto kini meraup sukses di bidang kuliner. Mengawali usaha donatnya pada bulan Mei 2015 silam, hanya 5 tahun berselang, pria yang biasa dipanggil Arik tersebut saat ini memiliki 6 outlet donat berlabel Hachi Donuts.

MEMASARKAN kuliner dengan kompetitor merek terkenal tentu saja bukan hal yang mudah. Selain harus bersaing dengan brand yang sudah memiliki nama, serta manajemen yang sudah tertata rapi secara profesional menjadi pembeda dengan produk lokal kebanyakan.

Namun, Arik tak pernah putus asa untuk menyiasatinya. Dengan penuh percaya diri, ia terus mengembangkan produk donat buatannya. Nama yang dipakai untuk produknya juga merupakan hasil prmikiran dan idenya sendiri. ”Sejak awal saya memilih untuk memakai nama Hachi Donuts,” kata Arik.

Baca Juga :  Gelar Webinar Public Speaking di Tengah Pandemi

Arik mengawali membuka outlet donatnya dari sebuah pertokoan di Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Melihat perkembangan penjualan donatnya yang terus menanjak, tahun 2016 ia memberanikan diri membuka outlet di kawasan kawasan Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Outlet tersebut masih bertahan hingga kini. Kendati telah meraih sukses, namun Arik juga tak segan membagi ilmunya. Ia mengungkapkan, salah satu rahasia kesuksesannya adalah bahan baku yang digunakan.

”Untuk semua produk Hachi Donuts, secara khusus kita memakai bahan dari labu,” ungkap Arik. Resep sederhana inilah yang justru membuat Hachi Donuts kemudian dikenal mempunyai rasa yang khas. Resep keberhasilannya yang lain adalah membuat konsep produk yang bisa dipesan secara mendadak.

Baca Juga :  Bantal Top Pillow, Bertahan di Tengah Pandemi
- Advertisement -

Konsep cara pemesanan ini ia buat setelah melihat banyaknya customer yang kerap bingung dengan bingkisan yang dibawa saat ada undangan ulang tahun atau acara lainnya. Dengan jeli ia memanfaatkan peluang tersebut.

”Kita juga bisa siapkan topping khusus mengikuti karakter yang dipesan,” pungkasnya. (nto)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/