alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Wednesday, August 10, 2022

CJH Positif Covid-19, Keberangkatan Langsung Ditunda

Kloter Terakhir CJH Kabupaten dan Kota Mojokerto
MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari ini, CJH asal Kabupaten dan Kota Mojokerto sedianya bertolak ke Tanah Suci. Apabila ditemukan hasil tes PCR positif Covid-19, maka keberangkatannya akan ditunda tahun depan.

Kemarin, sebanyak 66 CJH asal Kota Mojokerto menjalani pemeriksaan tes swab PCR di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Hasil tes mereka dirilis pagi ini dan dibagikan bersamaan dengan Kartu Kesehatan Jamaah (KKJ) sebelum keberangkatan mereka ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

’’Ya, baru kita rilis besok (hari ini), lalu dibagikan bersamaan dengan KKJ-nya. Jika hasilnya ada yang positif, terpaksa naik haji tahun depan. Karena masuk kloter terakhir dan kita sudah memberitahu itu ke semua CJH,’’ ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily, kemarin.

Baca Juga :  Bupati Kunjungi PT. Lautan Natural Krimerendo

Sesuai jadwal, CJH kloter 38 ini akan dilepas ke Asrama Haji Sukolilo di Pendapa Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto, Jumat (1/7) siang. Mereka bakal berangkat ke Tanah Suci dilaksanakan keesokan harinya, Sabtu (2/7). ’’Kita berharap hasilnya negatif semua, sebab sudah tidak ada kloter lagi setelah ini,’’ ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Mojokerto Hilmi Faqih.

Sementara itu, kloter terakhir CJH Kabupaten Mojokerto sebanyak 57 CJH juga berangkat. Semua CJH sudah melaksanakan tes PCR di Labkesda Kabupaten, kemarin siang (30/6). ’’Besok pagi (hari ini) kita rilis, karena berangkatnya mereka malam,’’ kata Kabid P2P Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Agus Dwi Cahyono.

Baca Juga :  Baca, Ini Tiga Tugas Penting Wabup saat Bupati Mojokerto Ditahan KPK

Terpisah, Kasi PHU Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam menuturkan, kloter 38 menjadi kloter terakhir pada jamaah haji Kabupaten. Kloter ini gabungan antara CJH Kabupaten dan Kota Mojokerto. Jika ada CJH yang dinyatakan positif Covid-19, maka keberangkatan CJH tersebut ditunda tahun depan. ’’Karena sudah tidak ada kloter susulan lagi. Mudah-mudahan semua dinyatakan negatif,’’ tandasnya. (oce/fen)

Kloter Terakhir CJH Kabupaten dan Kota Mojokerto
MOJOKERTO RAYA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari ini, CJH asal Kabupaten dan Kota Mojokerto sedianya bertolak ke Tanah Suci. Apabila ditemukan hasil tes PCR positif Covid-19, maka keberangkatannya akan ditunda tahun depan.

Kemarin, sebanyak 66 CJH asal Kota Mojokerto menjalani pemeriksaan tes swab PCR di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Hasil tes mereka dirilis pagi ini dan dibagikan bersamaan dengan Kartu Kesehatan Jamaah (KKJ) sebelum keberangkatan mereka ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

’’Ya, baru kita rilis besok (hari ini), lalu dibagikan bersamaan dengan KKJ-nya. Jika hasilnya ada yang positif, terpaksa naik haji tahun depan. Karena masuk kloter terakhir dan kita sudah memberitahu itu ke semua CJH,’’ ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily, kemarin.

Baca Juga :  Siswa MI Salat Gaib untuk Korban Etnis Rohingya

Sesuai jadwal, CJH kloter 38 ini akan dilepas ke Asrama Haji Sukolilo di Pendapa Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto, Jumat (1/7) siang. Mereka bakal berangkat ke Tanah Suci dilaksanakan keesokan harinya, Sabtu (2/7). ’’Kita berharap hasilnya negatif semua, sebab sudah tidak ada kloter lagi setelah ini,’’ ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Mojokerto Hilmi Faqih.

Sementara itu, kloter terakhir CJH Kabupaten Mojokerto sebanyak 57 CJH juga berangkat. Semua CJH sudah melaksanakan tes PCR di Labkesda Kabupaten, kemarin siang (30/6). ’’Besok pagi (hari ini) kita rilis, karena berangkatnya mereka malam,’’ kata Kabid P2P Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Agus Dwi Cahyono.

Baca Juga :  Ujian Ulang Seleksi Perangkat Desa Ditangguhkan

Terpisah, Kasi PHU Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam menuturkan, kloter 38 menjadi kloter terakhir pada jamaah haji Kabupaten. Kloter ini gabungan antara CJH Kabupaten dan Kota Mojokerto. Jika ada CJH yang dinyatakan positif Covid-19, maka keberangkatan CJH tersebut ditunda tahun depan. ’’Karena sudah tidak ada kloter susulan lagi. Mudah-mudahan semua dinyatakan negatif,’’ tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/