alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Sunday, June 26, 2022

Diisi Plt Selama Tiga Bulan

Kekosongan Kursi Sekretaris DPRD
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kursi Sekretaris DPRD Kota Mojokerto telah mengalami kekosongan pejabat definitif pasca Mokhamad Effendy memasuki masa purnatugas, kemarin. Jabatan setingkat eselon II B ini akan diisi sementara dengan pejabat pelaksana tugas (plt) hingga tiga bulan ke depan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron mengatakan, pengisian Plt Sekretaris DPRD Kota Mojokerto akan dilakukan mulai hari ini. Namun, hingga kemarin sore, pihaknya mengaku masih menunggu keputusan Wali Kota Ika Puspitasari terkait pejabat yang akan ditunjuk untuk merangkap jabatan sebagai plt sekretaris dewan (sekwan). ”Mulai 1 Juni mulai menyiapkan plt untuk mengisi kekosongan sementara,” terangnya, Rabu (31/5).

Disebutkan Imron, Plt Sekretaris DPRD Kota Mojokerto yang ditunjuk akan menjalankan tugas hingga tiga bulan ke depan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, masa tugas plt diperpanjang atau dicabut sewaktu-waktu jika pejabat definitifnya ditetapkan.

Baca Juga :  Pelaksanaan UNBK SMA/SMK Bakal Dipantau CCTV

Karena itu, Pemkot Mojokerto juga bakal menggulirkan tahapan proses pengisian pada jabatan setingkat eselon II B itu. ”Kalau satu bulan prosesnya sudah selesai dan diisi orang lain. Maka plt bisa dicabut dengan SK yang terbaru,” tandas Imron.

Mekanisme pengisian jabatan Sekretaris DPRD Kota Mojokerto akan ditentukan Wali Kota Ika Puspitasari. Baik dilakukan dengan skema promosi jabatan melalui seleksi terbuka (selter) maupun mutasi pejabat atau job fit. ”Belum diputuskan, karena nanti melihat perkembangan lebih lanjut. Mau geser atau diisi yang baru, kami masih menunggu petunjuk,” ulasnya.

Mengingat, pengisian pejabat definitif pada jabatan sekwan lebih dulu akan dikomunikasikan dengan pimpinan DPRD Kota Mojokerto. Hal itu sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga :  Ajak Tokoh Lintas Agama Bersihkan Patung Dewa

Disebutkan dalam Pada pasal 205 ayat (2), sekretaris DPRD kabupaten/kota yang diangkat dan diberhentikan dengan keputusan bupati/wali kota atas persetujuan pimpinan DPRD kabupaten/kota. ”Setelah ada plt, baru nanti akan dibahas job fit atau selter. Dan prosesnya tidak bisa ujug-ujug, sehingga butuh waktu,” papar Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto ini.

Dengan purnatugasnya Mokhamad Effendy, maka menambah daftar jabatan eselon II B di lingkungan Pemkot Mojokerto menjadi 5 jabatan. Selain sekretaris DPRD, kekosongan pejabat definitif juga terjadi pada kursi Asisten Administrasi Umum Setdakot, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, serta dua kursi staf ahli. (ram/ron)

Kekosongan Kursi Sekretaris DPRD
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kursi Sekretaris DPRD Kota Mojokerto telah mengalami kekosongan pejabat definitif pasca Mokhamad Effendy memasuki masa purnatugas, kemarin. Jabatan setingkat eselon II B ini akan diisi sementara dengan pejabat pelaksana tugas (plt) hingga tiga bulan ke depan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron mengatakan, pengisian Plt Sekretaris DPRD Kota Mojokerto akan dilakukan mulai hari ini. Namun, hingga kemarin sore, pihaknya mengaku masih menunggu keputusan Wali Kota Ika Puspitasari terkait pejabat yang akan ditunjuk untuk merangkap jabatan sebagai plt sekretaris dewan (sekwan). ”Mulai 1 Juni mulai menyiapkan plt untuk mengisi kekosongan sementara,” terangnya, Rabu (31/5).

Disebutkan Imron, Plt Sekretaris DPRD Kota Mojokerto yang ditunjuk akan menjalankan tugas hingga tiga bulan ke depan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, masa tugas plt diperpanjang atau dicabut sewaktu-waktu jika pejabat definitifnya ditetapkan.

Baca Juga :  Asah Kreativitas dan Wujudkan Passion

Karena itu, Pemkot Mojokerto juga bakal menggulirkan tahapan proses pengisian pada jabatan setingkat eselon II B itu. ”Kalau satu bulan prosesnya sudah selesai dan diisi orang lain. Maka plt bisa dicabut dengan SK yang terbaru,” tandas Imron.

Mekanisme pengisian jabatan Sekretaris DPRD Kota Mojokerto akan ditentukan Wali Kota Ika Puspitasari. Baik dilakukan dengan skema promosi jabatan melalui seleksi terbuka (selter) maupun mutasi pejabat atau job fit. ”Belum diputuskan, karena nanti melihat perkembangan lebih lanjut. Mau geser atau diisi yang baru, kami masih menunggu petunjuk,” ulasnya.

Mengingat, pengisian pejabat definitif pada jabatan sekwan lebih dulu akan dikomunikasikan dengan pimpinan DPRD Kota Mojokerto. Hal itu sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga :  Ajarkan Siswa Cinta Budaya Indonesia dengan Busana Batik
- Advertisement -

Disebutkan dalam Pada pasal 205 ayat (2), sekretaris DPRD kabupaten/kota yang diangkat dan diberhentikan dengan keputusan bupati/wali kota atas persetujuan pimpinan DPRD kabupaten/kota. ”Setelah ada plt, baru nanti akan dibahas job fit atau selter. Dan prosesnya tidak bisa ujug-ujug, sehingga butuh waktu,” papar Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto ini.

Dengan purnatugasnya Mokhamad Effendy, maka menambah daftar jabatan eselon II B di lingkungan Pemkot Mojokerto menjadi 5 jabatan. Selain sekretaris DPRD, kekosongan pejabat definitif juga terjadi pada kursi Asisten Administrasi Umum Setdakot, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto, serta dua kursi staf ahli. (ram/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/