alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Targetkan Madasa Jadi Ikon Mojokerto

PEMBANGUNAN Masjid Agung Darussalam Desa Gemekan, Sooko, bakal terus dilanjutkan untuk mewujudkan target Madasa (nama populer Masjid Agung Darussalam) sebagai ikon tempat ibadah Kabupaten Mojokerto.

Hal ini turut disambut baik oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, saat kedatangannya dalam acara Peringatan Isra Mikraj 1442 H di Madasa, Minggu (28/2) pagi.

Orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut juga sempat menilik beberapa sudut bangunan, dengan memberi beberapa arahan serta saran-saran penting pada tim yayasan masjid.

’’Acara ini sangat kita rindukan. Meski harus kita laksanakan di masa pandemi, dengan prokes yang ketat. Pemda bersama OPD terkait akan berupaya mencari cara dengan aturan yang berlaku, agar masjid kita ini bisa menjadi ikon Kabupaten Mojokerto. Pembangunan akan kita lanjutkan,’’ tegas Ikfina.

Baca Juga :  Hasil Cetakan Dikira Produk Fotokopian

Ketua Takmir Madasa H. Bunawi menyampaikan progres pembangunan masjid seluas 7.000 m2 tersebut. Bunawi ingin agar kelanjutan pembangunan Madasa bisa segera rampung.

’’Pembangunan sudah menyerap anggaran Rp20 miliar dari APBD, dan Rp1 miliar dari infak masyarakat. Kita masih memerlukan Rp 25 miliar untuk melanjutkan. Mohon kiranya agar pemda dapat memberikan bantuan agar pembangunan segera rampung,’’ jabar Bunawi.

Peringatan Isra Mikraj turut dihadiri Pj Sekdakab Didik Chusnul Yakin, Forkopimda, OPD, Forkopimca Sooko, serta KH Khusaini Ilyas yang membawakan tausiah bertema makna Isra Mikraj. (tik)

PEMBANGUNAN Masjid Agung Darussalam Desa Gemekan, Sooko, bakal terus dilanjutkan untuk mewujudkan target Madasa (nama populer Masjid Agung Darussalam) sebagai ikon tempat ibadah Kabupaten Mojokerto.

Hal ini turut disambut baik oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, saat kedatangannya dalam acara Peringatan Isra Mikraj 1442 H di Madasa, Minggu (28/2) pagi.

Orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut juga sempat menilik beberapa sudut bangunan, dengan memberi beberapa arahan serta saran-saran penting pada tim yayasan masjid.

’’Acara ini sangat kita rindukan. Meski harus kita laksanakan di masa pandemi, dengan prokes yang ketat. Pemda bersama OPD terkait akan berupaya mencari cara dengan aturan yang berlaku, agar masjid kita ini bisa menjadi ikon Kabupaten Mojokerto. Pembangunan akan kita lanjutkan,’’ tegas Ikfina.

Baca Juga :  Bupati Sidak Pelayanan RSUD R.A. Basoeni dan RSUD Prof dr Soekandar

Ketua Takmir Madasa H. Bunawi menyampaikan progres pembangunan masjid seluas 7.000 m2 tersebut. Bunawi ingin agar kelanjutan pembangunan Madasa bisa segera rampung.

’’Pembangunan sudah menyerap anggaran Rp20 miliar dari APBD, dan Rp1 miliar dari infak masyarakat. Kita masih memerlukan Rp 25 miliar untuk melanjutkan. Mohon kiranya agar pemda dapat memberikan bantuan agar pembangunan segera rampung,’’ jabar Bunawi.

- Advertisement -

Peringatan Isra Mikraj turut dihadiri Pj Sekdakab Didik Chusnul Yakin, Forkopimda, OPD, Forkopimca Sooko, serta KH Khusaini Ilyas yang membawakan tausiah bertema makna Isra Mikraj. (tik)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/