alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Insentif Nakes Covid-19, Dokter Terima Rp 15 Juta Per Bulan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dana insentif tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas menangani Covid-19 di Kota Mojokerto bakal segera disalurkan. Menyusul telah dikantonginya restu dari pemerintah pusat untuk mencairkan dana insentif yang sempat nyantol selama 4-5 bulan di 2020 lalu.

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Mojokerto drg Citra Mayangsari mengungkapkan, dana insentif bagi nakes sebenarnya telah turun sejak awal 2021 lalu.

Namun, pihaknya belum bisa langsung mencairkan, karena menunggu rekomendasi dari Kementerian Keuangan (Kemekeu). ”Alhamdulillah kemarin aturan dari Kemekeu sudah turun,” terangnya, Jumat (12/2). Dia menyebutkan, aturan tersebut menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk menyalurkan insentif yang telah melewati tahun anggaran.

Pasalnya, dana bagi tenaga medis yang akan disalurkan merupakan hak yang seharusnya diterima 2020 lalu. ”Makanya, sekarang kita sedang mengubah DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) untuk pergeseran dan segala macam. Kalau semuanya selesai, kita sudah bisa langsung cairkan,” bebernya.

Baca Juga :  Wali Kota Ajak Berperilaku Hidup Sehat di Pesantren

Citra menyebutkan, dana yang akan disalurkan tersebut merupakan insentif yang sempat mengalami keterlambatan pencairan dari pemerintah pusat. Masing-masing diperuntukkan bagi nakes yang menangani Covid-19 di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo yang belum terbayar selama empat bulan. Terhitung mulai September hingga Desember 2020.

Demikian pun dengan nakes di puskesmas yang terakhir kali menerima insentif di bulan Juli tahun lalu. Sehingga, kukurangan insentif selama lima bulan, mulai Agustus-Desember juga akan dipenuhi di tahun ini. ”Jadi, semua kekurangan di 2020 kita tuntaskan sekarang. Total kebutuhannya kurang lebih Rp 8 miliar-Rp 9 miliar. Baik untuk nakes di puskesmas dan rumah sakit,” ulasnya.

Masing-masing nakes akan menerima dana insentif dengan besaran yang berbeda. Nominalnya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01/07/MENKES/392/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santuan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19. Insentif tertinggi diterima dokter spesialis yang mendapat jatah maksimal Rp 15 juta per bulan. Sedangkan, dokter umum paling banyak menerima Rp 10 juta per bulan.

Baca Juga :  Pasien Mati di RS Emma Bukan Karena Covid-19

Sementara bagi perawat dan bidan berhak menerima Rp 7,5 juta, dan nakes lainnya Rp 5 juta per bulan. Mantan kepala Puskesmas Wates ini menambahkan, dana insentif akan disalurkan dengan ditransfer dan dirapel sesuai jumlah bulan yang belum terbayar. ”Misalnya, dokter sepesialis ya langsung Rp 15 juta dikali empat bukan. Jadi Rp 60 juta,” tandasnya.

Citra menyebut jika proses pencairan dilakukan paling cepat dalam seminggu ke depan. Dia mengaku saat ini sedang merampungkan proses pemberkasan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto. ”Insya Allah minggu ini sudah selesai. Nanti langsung kita transfer semuanya,” pungkas Citra. 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dana insentif tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas menangani Covid-19 di Kota Mojokerto bakal segera disalurkan. Menyusul telah dikantonginya restu dari pemerintah pusat untuk mencairkan dana insentif yang sempat nyantol selama 4-5 bulan di 2020 lalu.

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Mojokerto drg Citra Mayangsari mengungkapkan, dana insentif bagi nakes sebenarnya telah turun sejak awal 2021 lalu.

Namun, pihaknya belum bisa langsung mencairkan, karena menunggu rekomendasi dari Kementerian Keuangan (Kemekeu). ”Alhamdulillah kemarin aturan dari Kemekeu sudah turun,” terangnya, Jumat (12/2). Dia menyebutkan, aturan tersebut menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk menyalurkan insentif yang telah melewati tahun anggaran.

Pasalnya, dana bagi tenaga medis yang akan disalurkan merupakan hak yang seharusnya diterima 2020 lalu. ”Makanya, sekarang kita sedang mengubah DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) untuk pergeseran dan segala macam. Kalau semuanya selesai, kita sudah bisa langsung cairkan,” bebernya.

Baca Juga :  Pelanggar Turun, Seminggu Hanya Jaring 286 Orang

Citra menyebutkan, dana yang akan disalurkan tersebut merupakan insentif yang sempat mengalami keterlambatan pencairan dari pemerintah pusat. Masing-masing diperuntukkan bagi nakes yang menangani Covid-19 di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo yang belum terbayar selama empat bulan. Terhitung mulai September hingga Desember 2020.

Demikian pun dengan nakes di puskesmas yang terakhir kali menerima insentif di bulan Juli tahun lalu. Sehingga, kukurangan insentif selama lima bulan, mulai Agustus-Desember juga akan dipenuhi di tahun ini. ”Jadi, semua kekurangan di 2020 kita tuntaskan sekarang. Total kebutuhannya kurang lebih Rp 8 miliar-Rp 9 miliar. Baik untuk nakes di puskesmas dan rumah sakit,” ulasnya.

- Advertisement -

Masing-masing nakes akan menerima dana insentif dengan besaran yang berbeda. Nominalnya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01/07/MENKES/392/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santuan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19. Insentif tertinggi diterima dokter spesialis yang mendapat jatah maksimal Rp 15 juta per bulan. Sedangkan, dokter umum paling banyak menerima Rp 10 juta per bulan.

Baca Juga :  Wali Kota Ajak Berperilaku Hidup Sehat di Pesantren

Sementara bagi perawat dan bidan berhak menerima Rp 7,5 juta, dan nakes lainnya Rp 5 juta per bulan. Mantan kepala Puskesmas Wates ini menambahkan, dana insentif akan disalurkan dengan ditransfer dan dirapel sesuai jumlah bulan yang belum terbayar. ”Misalnya, dokter sepesialis ya langsung Rp 15 juta dikali empat bukan. Jadi Rp 60 juta,” tandasnya.

Citra menyebut jika proses pencairan dilakukan paling cepat dalam seminggu ke depan. Dia mengaku saat ini sedang merampungkan proses pemberkasan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto. ”Insya Allah minggu ini sudah selesai. Nanti langsung kita transfer semuanya,” pungkas Citra. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/