Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mojokerto Dilanda Cuaca Ekstrem, Objek Wisata dan Pendakian Berlakukan Sistem Buka Tutup

Martda Vadetya • Jumat, 31 Januari 2025 | 14:00 WIB
SESUAIKAN KONDISI: Jalur pendakian Gunung Penanggungan di wilayah Kabupaten Mojokerto berlakukan sistem buka tutup imbas adanya cuaca ekstrem.
SESUAIKAN KONDISI: Jalur pendakian Gunung Penanggungan di wilayah Kabupaten Mojokerto berlakukan sistem buka tutup imbas adanya cuaca ekstrem.

Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga Pekan Depan

KABUPATEN - Potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Mojokerto berdampak pada sektor wisata. Sejumlah objek wisata alam dan pendakian terpaksa memberlakukan sistem buka tutup bahkan tutup total.

Pengelola wisata mempertimbangkan surat edaran BMKG yang memprakirakan di Kabupaten Mojokerto dibayangi cuaca ekstrem hingga 5 Februari mendatang. Itu bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang, banjir hingga tanah longsor. ’’Karena itu, wisata pendakian di Gunung Penanggungan, kita berlakukan sistem buka tutup,’’ ujar Kasubsi Kepatuhan dan Komunikasi Perusahaan Perhutani KPH Pasuruan Ngatemin.

Perhutani KPH Pasuruan bakal menerapkan kebijakan operasional ini dengan menyesuaikan kondisi cuaca. ’’Kita terus koordinasi dengan petugas di pos pendakian. Seperti hari ini, Tanaria Park (di Pasuruan) ditutup sementara karena angin kencang. Sama seperti objek wisata lainnya, kita menyesuaikan cuaca,’’ tandasnya.

Sekretaris LMDH Sumber Lestari Gunung Penanggungan Khoirul Anam mengatakan, jalur pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng ditutup sementara. ’’Hari ini, cuaca buruk, para pendaki tidak diperkenankan naik. Sementara ini kita berlakukan sistem buka tutup secara kondisional,’’ ungkapnya.

Seluruh objek wisata alam dan pendakian di kawasan Tahura Raden Soerjo ditutup sementara. Objek wisata bakal dibuka jika cuaca sudah mendukung. ’’Semua wisata dan pendakian masih ditutup sejak awak musim hujan pekan pertama November 2024 lalu. Penutupan ini kita berlakukan sampai cuaca mendukung dan kondusif,’’ terang Kepala UPT Tahura R Soerjo Ahmad Wahyudi, terpisah. (vad/fen)

 

 

 

 

Adapun objek wisata alam di bawah naungan UPT Tahura R Soerjo yakni air terjun Watu Lumpang dan Coban Watu Ondo. Untuk wisata pendakian, di antaranya Bukit Watu Jengger dan Gunung Pundak. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#gunung penanggungan mojokerto #obyek wisata #pendakian #cuaca ekstrem