Dirintis Anak Muda, KORAN (Kopi Watu Jaran) Jadi Spot Ngopi Terbaru di Tepi Sawah Trawas

Imron Arlado • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:36 WIB
KORAN (Kopi Jaran) menjadi salah satu pilihan tempat ngopi di kawasan Trawas. Lapak yang dirintis anak muda ini berada di tepi sawah dengan pemandangan Gunung Penanggungan dan Welirang
KORAN (Kopi Watu Jaran) menjadi salah satu pilihan tempat ngopi di kawasan Trawas. Lapak yang dirintis anak muda ini berada di tepi sawah dengan pemandangan Gunung Penanggungan dan Welirang

JAWA POS RADAR MOJOKERTO -  Nongkrong di tepi sawah sambil menikmati kopi dengan latar Gunung Penanggungan dan Welirang kini bisa menjadi pilihan baru bagi warga Trawas. Suasana tersebut ditawarkan Kopi Watu Jaran (KORAN), usaha minuman dan makanan yang dirintis anak muda di Dusun Bantal, Trawas.

Kopi Watu Jaran memiliki konsep yang cukup sederhana. Berbagai minuman dan makanan disiapkan dari atas motor milik Evin, pemuda berusia sekitar 20 tahun yang merintis usaha tersebut.

Evin mengatakan, Kopi Watu Jaran baru beroperasi sekitar dua minggu. Ide untuk kembali berjualan muncul ketika dirinya sedang memiliki waktu luang.“Awalnya gabut, lalu jualan,” ujar Evin. Sebelumnya, Evin juga pernah berjualan dengan konsep serupa di kawasan Titik Nol Trawas. Namun, seiring kawasan tersebut semakin ramai dan dipenuhi warung, dirinya memilih mencari lokasi baru.

Baca Juga: Korem 082/CPYJ Gelar Talkshow Perkokoh Keharmonisan dan Kesehatan Keluarga Persit

Kini, Kopi Watu Jaran hadir di area persawahan Dusun Bantal dengan tetap mempertahankan konsep kopi keliling menggunakan motor. Menurut Evin, konsep tersebut saat ini cukup banyak diminati dan mulai marak di kalangan anak muda Mojokerto.

Meski menggunakan konsep sederhana, pilihan yang ditawarkan cukup beragam. Untuk minuman, pengunjung bisa menemukan kopi racik, kopi gula aren, Tora Moka, Pop Ice, Nutrisari, hingga minuman cokelat dengan harga mulai Rp5 ribuan.

Sementara untuk makanan tersedia sejumlah pilihan seperti ayam remuk, ayam penyet, nasi goreng, telur penyet, mie nyemek, mie ayam geprek, bakmie, hingga seblak. Harganya pun relatif terjangkau, mulai dari Rp8 ribu hingga belasan ribu rupiah. Pilihan camilan juga tersedia bagi pengunjung yang sekadar ingin ngemil sambil nongkrong. 

Konsep tersebut membuat Kopi Watu Jaran banyak didatangi anak muda Trawas. Terutama mereka yang ingin melepas penat setelah seharian bekerja. Pengunjung dapat duduk santai di sekitar area persawahan sambil menikmati angin yang berembus dari kawasan pegunungan. 

Baca Juga: Rupiah Stabil di Rp17.836–Rp17.861 per Dolar AS, Pasar Tunggu Keputusan BI Rate

Meski mayoritas pengunjungnya anak muda, Kopi Watu Jaran terbuka bagi siapa saja. Baik untuk sekadar ngopi, makan, maupun menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Kopi Watu Jaran buka Senin hingga Jumat mulai pukul 15.00 sampai 22.00. Sedangkan Sabtu dan Minggu, tempat ini buka dua sesi, yakni pukul 05.00 hingga 09.00 dan kembali beroperasi pukul 15.00 sampai 22.00. YOLANDA 

Editor : Imron Arlado
view penanggungan Kopi Jaran Ngopi Tepi Sawah trawas umkm