JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Di Trawas Mojokerto terdapat tempat nongkrong yang unik dan tersembunyi di balik gang sempit, yaitu Djayatea.
Meskipun akses untuk menuju kafe harus melewati gang-gang kecil, tetapi jika sampai di tempat kafe perjalanan menerobos gang kecil akan terbayar dengan puas.
Baca Juga: Penetapan Penerima PIP di Mojokerto Masih Buram
Djayatea memiliki desain retro vintage dengan furniture kayu dan dekorasi ala vintage. Banyak para pengunjung mengatakan bahwa kafe ini mirip dengan kafe estetik di Hanoi, Vietnam.
Keunikan lain di kafe ini adalah lokasinya yang berada di satu area dengan Duren Bu Aminah, salah satu lapak penjual durian yang terkenal di Kampung Duren, Dusun Duyung.
Selain itu, Djayatea juga memiliki menu makanan dan minuman yang harganya sangat bersahabat. Untuk makanan ringan seperti cireng, dimsum, waffle, dan lainnya mulai dari Rp 10.000 - Rp 18.000. Makanan berat, disini tersedia sego mendho, mie medhok, ayam katsu, dan lainnya dengan harga mulai dari Rp 7.000 - Rp 18.500. Minuman disini tersedia berbagai jenis, mulai dari kopi, sinom, teh, dan lainnya dengan harga mulai dari Rp 8.000 - Rp 14.000.
Baca Juga: Terobos Rambu Larangan, Puluhan Kendaraan Angkutan Barang di Mojokerto Ditilang
Djayatea ini beralamat di Dusun Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Karena letaknya yang masuk gang, anda bisa mencari di Google Maps dengan kata kunci "Duren Bu Aminah".
Disini anda bisa memarkirkan kendaraan anda di area depan lapak durian, lalu berjalan memasuki gang menuju lokasi kafe. Kafe ini buka Selasa sampai Minggu, dengan jam buka yang berbeda. Untuk Selasa sampai Jum'at buka pukul 12.00-20.00 WIB, Sabtu dan Minggu buka pukul 05.00-22.00 WIB. FIRLY
Editor : Imron Arlado