Menjelajahi Pesona Wisata Pohon Akar Seribu, "Surga Tersembunyi" di Lereng Gunung Anjasmoro

Imron Arlado • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:49 WIB
Pohon Koang raksasa berumur ratusan tahun ini punya tinggi sekitar 30 meter dengan akar-akar eksotis yang memukau
Pohon Koang raksasa berumur ratusan tahun ini punya tinggi sekitar 30 meter dengan akar-akar eksotis yang memukau.
JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Wisata Pohon Akar Seribu terletak di Dusun Begagan, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Tempat ini terkenal karena pohon akar seribu berukuran raksasa berusia ratusan tahun dengan akar yang unik.

Tempat ini juga pernah viral dan ramai dikunjungi wisatawan pada tahun 2016 – 2017. Pohon ini diperkirakan sudah berusia lebih dari satu abad, yang membuatnya menjadi saksi bisu perjalanan waktu. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Anjasmoro, yang membuat suasana menjadi asri.

Tidak hanya dikelilingi oleh hutan, tetapi juga dialiri oleh sungai yang jernih. Kombinasi antara pepohonan besar, akar-akar raksasa, dan gemericik air sungai menjadikan tempat ini bak surga tersembunyi di Jawa Timur. Terdapat beberapa warung yang berada pada jalur wisata ini.

Baca Juga: Sebuah Bangunan di Pusat Kota Mojokerto yang Berhasil Menarik Perhatian Banyak Wisatawan Asing

Wisata Pohon Akar Seribu memang cocok bagi pelancong yang menyukai petualangan. Karena untuk menuju ke lokasi ini harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh kurang lebih 700 meter dari tempat parkir kendaraan. Setidaknya butuh waktu 30 menit untuk mencapai pohon akar seribu ini.

Pohon ini berjenis Koang atau Taliro ini diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 30 meter deang diameter sekitar 10 meter. Tak jarang para pengunjung berfoto di bawah atau bahkan naik di atas pohon. Tak sedikit pula pengunjung yang rata -rata masih remaja itu menjeburkan diri ke sungai untuk mandi. Jembatan terbuat dari bambu juga cukup eksotis untuk tempat berfoto.

Tiket masuk wisata ini sementara tidak ada, masih gratis, hanya parkir kendaraan, dan bayarnya seikhlasnya. Meskipun gratis, para pengunjung tak boleh sembarangan bertingkah. Salah satunya dilarang keras merusak akar-akar pohon Koang. AUREL

Editor : Imron Arlado
akar seribu gondang mojokerto aliran sungai wisata bersejarah wisata air