Fasilitas kafe ini bisa terbilang cukup lengkap, mulai dari tempat parkir yang luas, toilet bersih, free Wi-Fi, spot foto yang beragam, area outdoor dan indoor, juga musala untuk para pengunjung beragama Islam yang ingin menjalankan kewajiban beribadahnya.
Area indoor memiliki desain bergaya perdesaan Eropa yang dilengkapi dengan furniture dan ornamen kayu yang khas. Sedangkan untuk area outdoor, kafe ini menyajikan pemandangan rerumputan hijau yang asri dengan latar belakang Gunung Welirang dan Penanggungan, juga persawahan.
Area outdoor ini dipenuhi dengan spot foto menarik, salah satunya adalah kincir angin ala Belanda yang khas.
Sayangnya, penggunaan kamera profesional seperti DSLR, mirrorless, atau action cam sangat dibatasi karena dianggap sebagai sesi foto komersial sehingga akan dikenakan tarif, alasan lainnya yaitu untuk menjaga kenyamanan para pengunjung. Untuk menghindari denda yang tidak disengaja, para pengunjung diharap tidak membawa kamera profesional dan memilih untuk mengambil foto maupun video menggunakan kamera ponsel.
Baca Juga: Panen Biji Kangkung di Dawarblandong Mojokerto untuk Bahan Kosmetik Ekspor
Selain karena pemandangan alamnya, Rustic Market digemari banyak anak muda karena menunya yang sangat beragam, mulai dari perkopian dan non-kopi yang hangat maupun dingin, makanan berat, sup, dan camilan juga tersedia. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp20.000 sampai Rp70.000 saja.
Rustic Market adalah kafe yang menjadi pengingat bahwa meskipun bukan kawasan elit, Mojokerto selalu punya cara untuk membuat warganya bahagia, tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar kota hanya untuk mencari tempat nongkrong yang estetik, karena di Mojokerto, masih banyak hidden gem yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. KEYSHA
Editor : Imron Arlado