JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Menikmati hidangan di tengah suasana pegunungan yang sejuk menjadi pengalaman yang ditawarkan Warung Kadutan di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Berdiri sejak 2021, warung makan ini terus berkembang hingga membuka cabang kedua untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pengunjung, terutama saat akhir pekan.
Jam operasional Warung Kadutan cabang pertama buka pada Minggu–Jumat pukul 08.30–21.00 WIB, Sabtu pukul 08.30–22.00 WIB. Sementara, cabang kedua pada Senin–Jumat pukul 10.00–22.00 WIB, Sabtu pukul 09.00–23.00 WIB, dan Minggu pukul 08.00–21.00 WIB.
Baca Juga: DPRKP2 Mojokerto Khawatir Terjerat Pasal, Enggan Terima Aset dari Pengembang
Konsep yang diusung Warung Kadutan memadukan nuansa alam dengan bangunan bergaya tradisional. Dominasi material kayu pada gazebo dan area bersantai menciptakan suasana yang hangat dan estetik.
Pengunjung dapat memilih area indoor maupun outdoor sambil menikmati rindangnya pepohonan pinus yang mengelilingi lokasi.
Selain menyasar penikmat kuliner, Warung Kadutan juga dirancang sebagai tempat berkumpul keluarga. Tersedia area lesehan, tempat bermain anak, musala, toilet, hingga area parkir yang luas. Di kawasan warung, pengunjung juga dapat mencoba aktivitas berkuda yang menjadi salah satu daya tarik tambahan.
Meningkatnya jumlah pengunjung, khususnya pada Sabtu dan Minggu, menjadi alasan dibukanya cabang kedua. Lokasinya masih berada di kawasan Trawas dengan jarak sekitar lima menit dari cabang pertama, sehingga pengunjung dapat memilih lokasi yang paling nyaman tanpa harus pergi jauh.
Dari sisi kuliner, Warung Kadutan menawarkan beragam pilihan menu dengan harga yang ramah di kantong. Menu makanan dibanderol mulai Rp 6 ribu, sementara aneka minuman tersedia mulai Rp 5 ribu.
Baca Juga: Polda Jatim Tangani Pengembangan Kasus Vape Narkoba di Mojokerto
Pilihannya pun cukup beragam, mulai dari aneka penyetan, sate ayam, sate kelinci, bakso, mi instan, hingga camilan seperti pisang goreng, singkong goreng, tahu mercon, dan dimsum.
Salah satu menu yang banyak dikenal pengunjung adalah Mie Nyemek Kadutan. Menu tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi hidangan yang paling sering dicari. Tak jarang, menu ini habis lebih awal ketika jumlah pengunjung membludak pada akhir pekan. YOLANDA
Editor : Imron Arlado