JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tren mendaki gunung kini tidak lagi hanya dimiliki oleh para petualang ekstrem dengan fisik baja. Wisata minat khusus ini mulai bergeser menjadi pilihan liburan santai keluarga dan para pendaki pemula yang sekadar ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Bagi Anda yang berada di Jawa Timur dan ingin merasakan sensasi berdiri di puncak ketinggian tanpa harus menguras fisik secara ekstrem, Kabupaten Mojokerto menyimpan sederet jalur alternatif. Jalurnya aman, jalannya santai, tapi pemandangannya tetap juara.
Berikut adalah tiga rekomendasi destinasi pendakian ramah pemula di kawasan Mojokerto yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda:
1. Gunung Lorokan
Bagi Anda yang memiliki waktu terbatas atau baru pertama kali mencoba mendaki, Gunung Lorokan di kawasan Pacet adalah pilihan utama. Dengan ketinggian sekitar 1.100 mdpl, destinasi ini hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 30 hingga 40 menit dari basecamp menuju puncak. Jalurnya tergolong landai dan melewati perkebunan selada air milik warga setempat. Daya tarik utamanya adalah keberadaan mata air yang melimpah serta air terjun mini yang menyegarkan di dekat area berkemah.
2. Bukit Cendono
Bergeser sedikit, terdapat Bukit Cendono yang menyuguhkan petualangan asri dengan ketinggian 1.131 mdpl. Jalur pendakian di sini sudah tertata dengan rapi, membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 1 hingga 1,5 jam saja. Sepanjang perjalanan, pendaki akan dinaungi oleh rimbunnya hutan bambu dan jajaran pohon pinus yang teduh. Sesampainya di puncak, kelelahan akan terbayar lunas dengan hamparan padang sabana hijau luas berlatar pemandangan pegunungan yang megah.
3. Puthuk Siwur
Rekomendasi terakhir jatuh pada Puthuk Siwur, destinasi setinggi 1.429 mdpl yang terkenal dengan pengelolaannya yang sangat baik. Jalur trekking yang memakan waktu 1,5 hingga 2 jam ini dilengkapi dengan fasilitas pos bayangan yang menjual makanan, serta toilet di beberapa titik jalur. Selain hutan pinusnya yang instagenik, daya tarik utama Puthuk Siwur adalah panorama city light atau gemerlap lampu kota Mojokerto yang terlihat memukau pada malam hari dari area puncak.
Ketiga destinasi di atas membuktikan bahwa keindahan alam pegunungan Mojokerto kini bisa dinikmati oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga pendaki kasual, baik untuk sekadar kunjungan singkat sehari (tektok) maupun berkemah di akhir pekan. Tetap jaga kebersihan dan patuhi peraturan setempat saat berkunjung! DINA
Editor : Imron Arlado