JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Bagi pecinta alam yang ingin menikmati pengalaman mendaki Gunung Penanggungan dengan suasana berbeda, jalur pendakian via Sumber Lumpang bisa menjadi pilihan menarik. Berlokasi di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, jalur ini menawarkan trek yang rindang, panorama savana yang memanjakan mata, hingga area camping dengan pemandangan alam yang memukau.
Sebagai salah satu alternatif pendakian menuju Puncak Pawitra, jalur Sumber Lumpang menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan alam. Pengelola mengusung konsep pendakian yang nyaman sekaligus mengajak para pendaki untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan selama berada di kawasan gunung.
Baca Juga: Panen Tebu di Kota Mojokerto Dukung Swasembada Gula Nasional
Registrasi pendakian dilakukan secara offline di Basecamp Sumber Lumpang Camp Adventure yang berlokasi di Jalan Raya Duyung Trawas Hill, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Salah satu keunggulan jalur ini adalah lintasannya yang didominasi pepohonan rindang sehingga pendaki dapat menikmati udara yang sejuk sepanjang perjalanan. Selain itu, terdapat hamparan savana yang menjadi salah satu spot favorit untuk beristirahat maupun mengabadikan momen.
Bagi pendaki yang ingin bermalam, tersedia area camping di Pos 3 dan Pos 4. Lokasi tersebut menawarkan panorama matahari terbit dan terbenam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta fotografi alam maupun pemburu suasana pegunungan.
Jalur pendakian via Sumber Lumpang memiliki panjang sekitar 4–5 kilometer dengan estimasi waktu tempuh menuju puncak sekitar 4–5 jam, tergantung kondisi fisik dan ritme perjalanan masing-masing pendaki.
Karakter jalurnya cukup bervariasi. Perjalanan dari basecamp menuju Pos 2 cenderung landai sehingga nyaman dilalui. Memasuki Pos 3 hingga menuju puncak, jalur mulai menanjak dan lebih menantang sehingga pendaki disarankan mempersiapkan kondisi fisik dengan baik sebelum memulai pendakian.
Pendaki juga tidak perlu khawatir kehabisan air karena tersedia sumber mata air sebelum Pos 1 yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi ulang persediaan air minum.
Tarif Pendakian
Pengelola menetapkan tarif pendakian sebesar Rp20.000 per orang. Sementara itu, tarif parkir kendaraan dibedakan menjadi Rp10.000 untuk sepeda motor dan Rp20.000 untuk mobil.
Pendaftaran dibuka selama 24 jam, sehingga pendaki dapat menyesuaikan waktu keberangkatan sesuai rencana perjalanan masing-masing.
Fasilitas Basecamp
Untuk menunjang kenyamanan pendaki, pengelola menyediakan sejumlah fasilitas, antara lain:
- Area parkir kendaraan.
- Toilet.
- Warung.
- Loket pendaftaran.
- Tempat istirahat.
- Sumber air sebelum Pos 1 untuk mengisi ulang kebutuhan air.
Aturan yang Wajib Dipatuhi Pendaki
Demi menjaga keselamatan pendaki sekaligus kelestarian kawasan Gunung Penanggungan, pengelola mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi sejumlah aturan berikut.
- Melapor ke posko sebelum dan sesudah melakukan pendakian.
- Menggunakan pakaian yang nyaman dan sesuai untuk aktivitas mendaki.
- Memperhatikan rambu serta penunjuk arah di sepanjang jalur.
- Tidak memisahkan diri dari rombongan.
- Menghindari berfoto atau berswafoto di lokasi yang berbahaya.
- Menjaga kebersihan dengan membawa turun kembali sampah masing-masing.
- Tidak merusak tanaman maupun pepohonan di sepanjang jalur.
- Tidak menyalakan petasan.
- Memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan area perkemahan.
- Dilarang membawa maupun mengonsumsi minuman beralkohol dan narkoba.
- Berhati-hati selama perjalanan naik maupun turun gunung.
- Segera melapor ke posko apabila menemukan barang yang bukan milik pribadi atau rombongan.
- Pendaki wajib kembali melalui jalur Sumber Lumpang dan tidak diperkenankan turun melalui jalur pendakian lain.
Mengedepankan Pendakian yang Bertanggung Jawab
Selain menyediakan jalur yang nyaman, pengelola juga mengajak seluruh pendaki untuk menerapkan etika selama berada di kawasan Gunung Penanggungan. Pendaki diimbau menjaga kebersihan, menghormati lingkungan, serta menjaga sikap ketika melintasi area yang memiliki nilai sakral.
Prinsip yang diusung dalam pendakian melalui jalur Sumber Lumpang adalah "Jangan ambil apa pun kecuali gambar, jangan tinggalkan apa pun kecuali jejak kaki, dan jangan bunuh apa pun kecuali waktu."
Dengan fasilitas yang memadai, jalur yang nyaman, serta panorama alam yang memikat, jalur pendakian Gunung Penanggungan via Sumber Lumpang dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata alam di Mojokerto sekaligus belajar untuk mendaki secara aman dan bertanggung jawab. YOLANDA
Editor : Imron Arlado