JAWA POS RADAR MOJOKERTO– Kedai Josami di Jalan Raya Daplang, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto mendadak ramai di Tiktok. Kafe ini mengalami lonjakan pengunjung sejak 2024 lalu. Pengelola pun memperluas area kedai untuk menampung pengunjung.
Berdiri sejak 2021 silam, Josami mengusung konsep Eat, Coffee, and Chill dengan menyajikan beragam menu makanan dan minuman berharga terjangkau. Menu utama dibanderol mulai Rp 7 ribuan, sedangkan minuman dijual mulai Rp5 ribuan. Suasana pegunungan yang sejuk dengan panorama alam khas Trawas menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Baca Juga: Tempat Nongkrong di Mojokerto, Cafe-Cafe Ini Lagi Jadi Favorit Anak Muda
Owner Kedai Josami Linda mengatakan konsep harga terjangkau sengaja diterapkan agar seluruh kalangan dapat menikmati hidangan yang tersedia. "Agar semua orang bisa masuk ke Kedai Josami," ujarnya, Rabu (2/7).
Popularitas Josami mulai meningkat setelah sejumlah kontennya ramai di TikTok sekitar 2024. Sejak saat itu, penjualan meningkat sekitar lima kali lipat dibandingkan sebelum viral. Lonjakan tersebut turut berdampak pada meningkatnya jumlah pengunjung yang datang, khususnya saat Sabtu, Minggu, dan hari libur.
Meningkatnya jumlah pelanggan membuat pengelola memutuskan memperluas area kedai. Menurut Linda, langkah tersebut diambil agar pengunjung yang datang dari berbagai daerah tidak kecewa karena kehabisan tempat duduk. "Kasihan kalau yang dari jauh-jauh datang terus kita tidak menerima karena penuh tempatnya," katanya.
Selain menambah kapasitas tempat duduk, Josami juga memperkuat operasional dengan mempekerjakan enam karyawan tetap pada hari biasa. Saat akhir pekan dan hari libur nasional, kedai tersebut menambah sekitar empat pekerja paruh waktu untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung.
Menariknya, sebagian besar karyawan yang bekerja merupakan warga sekitar Trawas. Awalnya, pihak pengelola tidak secara khusus merekrut ibu rumah tangga. Namun, seiring berkembangnya usaha, banyak ibu-ibu yang membutuhkan pekerjaan dan bergabung menjadi bagian dari tim.
Baca Juga: Masa Liburan Sekolah, Guru di Mojokerto Diwajibkan Memperkuat Kompetensi
Seorang pelanggan, Mia, mengaku telah beberapa kali berkunjung ke Josami sejak sebelum kedai tersebut viral di media sosial. Menurutnya, suasana yang tenang menjadi alasan utama dirinya kembali datang. "Suasananya tenang meski dekat jalan raya. Pelayanannya cepat, harganya juga sepadan. Yang paling saya suka vibes-nya, itu yang membuat saya sering kembali ke sini," tuturnya, Rabu (2/7).
Di balik peningkatan jumlah pelanggan, keterbatasan lahan masih menjadi tantangan bagi Josami. Meski demikian, pengelola terus berupaya meningkatkan kenyamanan pengunjung agar tetap dapat menikmati suasana bersantai di kawasan pegunungan Trawas. YOLANDA
Editor : Imron Arlado