JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Selain hidangan khas seperti opor ayam dan ketupat, bakso dan mie ayam juga menjadi makanan yang banyak dicari masyarakat saat momen Lebaran. Kedua menu ini kerap menjadi pilihan alternatif setelah beberapa hari menyantap sajian bersantan di rumah.
Sejumlah pedagang bakso dan mie ayam mengaku mengalami lonjakan pembeli pada hari pertama hingga ketiga Idul fitri. Banyak warga memilih menikmati makanan berkuah tersebut sebagai selingan dari menu utama Lebaran yang cenderung berat dan kaya santan.
Tak heran, warung bakso dan mi ayam selalu dipadati pembeli saat hari-hari Lebaran.
Bakso dinilai menjadi favorit karena rasanya yang gurih dan kuahnya yang lezat. Sementara mie ayam dengan topping ayam berbumbu manis gurih serta tambahan pangsit atau bakso kecil menjadi pilihan keluarga, terutama anak-anak.
Selain rasanya yang digemari, harga bakso dan mie ayam yang cukup ramah di kantong turut menjadi alasan banyak orang memilihnya.
Setelah mengeluarkan biaya cukup besar untuk kebutuhan Lebaran, menu ini dianggap sebagai opsi hemat yang tetap memuaskan dan dapat dinikmati masyarakat.
Kombinasi cita rasa, kemudahan ditemukan, pertimbangan biaya, serta kebiasaan berkumpul bersama membuat bakso dan mie ayam bukan sekadar santapan biasa, melainkan bagian dari momen dan memori Lebaran bagi banyak masyarakat Indonesia.
Harga yang relatif terjangkau juga membuat kedua makanan ini diminati berbagai kalangan.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di ibu kota, tetapi juga di sejumlah daerah. Di beberapa kota, pedagang bakso dan mie ayam bahkan tetap membuka lapak saat hari raya karena tingginya permintaan.
Baca Juga: Luruskan Isu Stok BBM Hanya Aman 20 hari, Begini Penjelasan Bahlil
Ada pula yang memanfaatkan momen libur Lebaran dengan berjualan di lokasi wisata yang ramai dikunjungi.
Pengamat kuliner menilai, meningkatnya konsumsi bakso dan mie ayam saat Lebaran menunjukkan adanya variasi selera masyarakat. Setelah menikmati hidangan tradisional khas Idul fitri, sebagian warga mencari makanan yang lebih ringan dan segar di lidah.
Lebaran pun tidak hanya menjadi momentum berkumpul bersama keluarga, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha kecil, termasuk pedagang bakso dan mie ayam yang turut merasakan berkah di hari raya. SEPTIANA
Editor : Imron Arlado