Caffeine Meet Up, Kota Mojokerto
INDUSTRI kafe dengan menghadirkan ragam konsep kekinian, unik, dan nyaman di Kota Mojokerto belakangan terus menjamur. Tidak terkecuali Caffeine Meet Up. Kafe di Jalan Suronatan Baru Nomor 3, Kelurahan/Kecamatan Magersari ini bahkan menyajikan menu dan vibes berbeda.
Customer tak sekadar merasakan minuman kopi berkualitas, mereka juga diperkenankan belajar langsung menjadi barista profesional tanpa dipungut biaya. ’’Ada edukasi yang kami berikan kepada customer atau pelanggan. Mereka bisa belajar menjadi barista sekaligus merasakan kopi berkualitas dunia di sini,’’ ungkap owner Caffeine Meet Up Adi Budiardjo.
Kendati baru berdiri November 2024 lalu, kafe yang memanfaatkan teras rumah dan garasi mobil ini sudah menjadi jujukan pelanggan, terutama kalangan milenial, pegawai, dan masyarakat umum. ’’Untuk kopi yang kami sajikan ini bukan sekadar kopi lokal, tapi juga kopi impor yang selama ini belum diketahui banyak penikmat kopi,’’ terangnya.
Setidaknya kafe yang buka dari siang hingga malam hari ini menyediakan 22 varian minuman dan makanan, seperti kopi, teh, non-coffee, dan snack. Adi menuturkan, meski ruang kafe berdesain sederhana, dirinya tidak ingin menghadirkan kopi yang biasa saja. Salah satunya adalah kopi filter. Biji kopi jenis arabika ini sengaja didatangkan langsung dari Ethiopia. Selain memiliki kualitas terbaik, kopi ini dikenal dengan sensasi rasa berkelas, cita rasa unik, serta mengandung aroma buah-buahan dan bunga yang kuat. ’’Namun, sayangnya di Mojokerto, masih belum banyak yang tahu tentang kopi ini. Makanya, kami hadirkan di sini,’’ imbuhnya.
Sebelum disajikan kepada customer, proses pengolahan kopi dilakukan dengan profesional dan modern. Di bawah sentuhan kreatif sang barista, Andre Agasi, biji kopi yang dihaluskan melalui blade grinder dan blue grinder berhasil mengeluarkan kualitas aroma dan rasa istimewa. ’’Istilahnya ngopi di sini sambil belajar dan riset kopi nusantara dan luar negeri. Bisa mendapatkan ilmu barista dan lebih tahu banyak tentang kopi serta cara mengolahnya,’’ imbuhnya.
Caffeine Meet Up juga menyajikan menu best seller lainnya yang belakangan banyak diminati pelanggan. Di antaranya, es kopi susu vanila, es kopi susu gula aren, dan teh chamomile. ’’Yang ingin menu makanan atau sambelan di sini juga kami siapkan. Dan ini masakan rumahan tetangga yang sengaja kami siapkan khusus untuk customer,’’ paparnya.
Kendati menggunakan biji kopi arabika dan robusta pilihan, Adi justru tidak menonjolkan sisi komersial. Caffeine Meet Up hadir dengan tetap mengedepankan nilai edukasi dan sosial dalam menikmati kopi bagi para pelanggan setia. Nenci salah satunya. Perempuan karir ini sengaja memilih kafe yang berada di tengah permukiman tersebut karena menghadirkan nuansa berbeda.
Di samping erat memegang idealisme kopi, Caffeine Meet Up membuka ruang ilmu tentang dunia barista. ’’Di samping kualitas kopinya enak dan terjaga, di sini kita bisa melihat, belajar, dan praktik langsung menjadi seorang barista,’’ terangnya. (ris/fen)
Editor : Hendra Junaedi