Hal itu seperti yang tengah digeluti Ardianto, penjual kimbap di Dusun Sambirejo, RT05/RW06, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Dia mengaku mendapatkan ide jualan ini awalnya hanya iseng karena suka memasak.
’’Karena kan saya suka memasak trus ada makanan yang lagi viral ini terus saya ingin mencobanya,’’ tuturnya.
Ardianto menjual makanan kimbap ini sudah 6 bulan. ’’Dulu hanya jualan di alun-alun saja, sekarang di grand site Surodinawan dan alun-alun bukanya hanya hari minggu saja,’’ ungkap Ardianto. Dalam satu hari, dirinya bisa menjual 8 hingga 9 boks.
Tak hanya itu, Ardianto juga menjual dagangannya secara online dan menerima pesanan. Untuk pesanan satu loyangnya Rp 90 ribu, dan untuk ulang tahun seharga Rp 100 ribu-150 ribu tergantung pesanan.
Makanan kimbap ini banyak yang meminati dari kalangan anak-anak hingga dewasa.
’’Dulu awal-awal jualan di alun-alun peminatnya kebanyakan orang keturunan Tiongkok. Alhamdulillah sekarang banyak yang beli dari kalangan remaja hingga dewasa,’’ ucap Ardianto.
Varian kimbap pun beragam dari isian sosis, telur, timun, wortel, selada, nugget, dan ayam. Dan untuk harga pun sangat murah.
Harga per biji hanya Rp 1.500 untuk varian sayur, Rp 2000 untuk varian nugget, sosis, dan Rp 4000 untuk varian ayam. Sausnya pun beragam, mulai mayonaise, saus pedas, lada hitam, saus tomat, mentai, BBQ, saus keju. (Mia Chalimatus Syaidah/fen)
Editor : Fendy Hermansyah