Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sate Jeroan Abayat Kota Mojokerto, Sehari Habiskan 13 Kilogram Usus Ayam

Fendy Hermansyah • Rabu, 21 Februari 2024 | 22:22 WIB

GURIH: Penjual Sate Jeroan Abayat sedang melayani pesanan di Jalan KH. Wachid Hasyim, Kota Mojokerto, sebelah masjid dan Ponpes Sabilul Muttaqin, Selasa (20/2) siang.
GURIH: Penjual Sate Jeroan Abayat sedang melayani pesanan di Jalan KH. Wachid Hasyim, Kota Mojokerto, sebelah masjid dan Ponpes Sabilul Muttaqin, Selasa (20/2) siang.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Gorengan menjadi salah satu makanan favorit masyarakat.

Jajanan yang memberikan rasa gurih dan renyah pada setiap gigitan, terutama ketika masih hangat.

Salah satunya jajanan Sate Jeroan Abayat yang bisa kita temukan di Jalan Wachid Hasyim, Kota Mojokerto, tepat di sebelah Ponpes Sabilul Muttaqin.

Yudi Setiawan, 29, penjual sate jeroan Abayat mengaku sudah tiga tahun berjualan di lokasi tersebut. Dia berdagang setiap hari menggunakan rombong.

"Bahan-bahannya usus, ati, ampela, puyuh, dan tepung saja. Yang beli dari berbagai kalangan, mulai anak-anak sampai dewasa," ujarnya. 

Gorengan yang dijual mulai sate usus, ati, sate ampela, dan sate telor puyuh. Sate usus, ati dan ampela dijual Rp 2 ribu per 3 tusuk, sedangkan sate telur puyuh dijual Rp 1 ribu per tusuknya, sebutnya. 

Yang paling banyak diminati, kata Yudi, adalah sate usus. Oleh karena itu, dia selalu membeli usus lebih banyak daripada ati dan ampela. Usus biasanya 13 kg, kalau ati dan ampela biasanya hanya 100 biji. Dikirim dari pasar, ungkapnya. 

Yudi juga mengungkapkan, kendala dalam penjualan ini hanya ketika hujan turun saja, selain itu tidak ada kendala lain. Kendalanya ya pas hujan saja. Gak ada yang beli. Tapi kalau udah reda, ya, ramai lagi, tandasnya. (Firza Aulia Ningrum/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kuliner #kuliner mojokerto #mojokerto #sate