Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Panorama Sungai Brantas Bawa "Cuan" bagi Pedagang Wisata Jogging Track Kota Mojokerto

Fendy Hermansyah • Selasa, 13 Februari 2024 | 07:17 WIB

MENARIK : Lanskap sungai Brantas tampak dari ponton di Jalan Hayam Wuruk,  Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (12/2/2024).
MENARIK : Lanskap sungai Brantas tampak dari ponton di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (12/2/2024).
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Sungai Brantas membawa keuntungan bagi pedagang area Jogging Track di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. 

Lantaran, sungai terpanjang di Jawa Timur itu punya panorama lanskap yang indah sehingga menarik untuk dikunjungi. 

Area pinggiran sungai berupa tanggul dan jogging track itu dijadikan wisata bagi masyarakat umum. Keberadaan ponton membuat orang yang datang bisa menikmati lanskap sungai yang apik. 

Pengunjung yang datang bisa melepas penat setelah melakukan perjalanan.

Selain menikmati keindahan sungai, pengunjung juga dapat menikmati minuman yang dijajakan pedagang setempaf dengan ditemani pemandangan sunset. 

Suasana tepi sungai brantas yang nyaman dan strategis menjadi pilihan bagi pedagang. Tempat tersebut juga dekat dengan musola dan toilet umum. 

Di sana, juga terdapat beberapa warung lesehan. Satu di antaranya sudah membuka lapak sejak siang hari. 

"Saya memilih berjualan di tempat ini karena dekat dengan rumah dan agar mudah untuk membuka maupun menutup warung. Saya juga berdagang mulai dari pagi sampai sore,” terang Andra, salah satu pedagang. 

Pria 33 tahun itu mengaku, area wisata Jogging Track itu membuat penghasilannya mengalami peningkatan.

Meski begitu, pedagang harus pandai membaca momen agar jualannya tetap diminati pengunjung. 

"Kalau warung sebelah timur dan barat gak jualan, saya tetap jualan karena pembeli akan mampir kalau warung lainnya sedang tutup,” ujarnya. 

Wisata tersebut selalu buka 24 jam dan pengunjung akan meningkat saat akhir pekan.

Selain cocok untuk menjadi tempat bersantai, di sana juga banyak yang berkumpul bersama teman maupun keluarga untuk sekedar menikmati angin sejuk tepi sungai. 

"Minggu pagi sekitar jam 06.00- 10.00 itu ada latihan dayung. Jadi, kebanyakan orang liburan ke sini untuk menonton latihan perahu dayung,” ujar Andra. 

Pedagang lesehan di sana tidak hanya menunggu pembeli datang, tetapi juga melakukan pemasaran dengan memanfaatkan media sosial.

Seperti membuat story WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Itu trik yang wajib diterapkan pedagang untuk membuat jualannya semakin diminati pembeli. (rik/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #brantas #wisata #jogging track #mojokerto #sungai